Menu

Mode Gelap
Jelang MotoGP Mandalika 2026: Ada 27 Penerbangan Tambahan ke Lombok Gempa di Kepulauan Seribu, BMKG: Guncangan Jauh Hingga Ratusan KM Menunggu Penerbangan Sambil Menikmati Kopi Sanger, Kolaborasi Pelita Air dan Port & Co Hadirkan Pengalaman Berbeda Gempa M6,5 Guncang Laut Jawa, Getaran Dirasakan di Jakarta hingga Jawa Tengah KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Pati Ditetapkan Sebagai Kejadian Luar Biasa, Korban Bertambah Banyak

ANJUNGAN

Ini Persiapan PELNI Jelang Angkutan Libur Lebaran

badge-check


 Dirut PELNi (tengah) Perbesar

Dirut PELNi (tengah)

Wartatrans.com, JAKARTA – Angkutan libur Lebaran tinggal dua bulan lagi. PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PELNI sudah melakukan sejumlah persiapan setelah merampungkan rangkaian angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Utama PELNI Tri Andyani yang akrab disapa Anda menjabarkan, langkah yang sudah dipersiapkan adalah armada kapal.

“Kami mengupayakan kesiapan armada dengan tidak ada lagi yang dalam proses perawatan atau doking di galangan,” ungkap Anda di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Doking seluruh armada kata dia, sudah rampung sejak Oktober 2025 saat persiapan angkutan Nataru.

Selanjutnya doking berikutnya akan dilaksanakan usai angkutan libur Lebaran yakni perawatan annual.

Namun, pihaknya juga memonitor apa saja yang mungkin harus dilakukan seperti perbaikan kecil usai angkutan Nataru dan dilakukan runing repare.

“Kita cek lagi toilet misalnya ada yang rusak, kasur yang tidak layak, ini semua diperbaiki dan atau diganti, agar kenyamanan penumpang tetap terjaga,” ujarnya.

Dengan begitu, sepanjang Januari dan Februari ini, menurut Anda, perusahaan benar-benar menyiapkan diri agar siap untuk melayani angkutan libur Lebaran.

Dispensasi Jumlah Angkutan Penumpang

Selain armada, pihaknya juga mulai menelisik kembali data jumlah embarkasi dan debarkasi penumpang.

“Tujuannya adalah untuk mempersiapkan permohonan dispensasi jumlah penumpang pada angkutan libur Lebaran nanti,” ulasnya.

Pada angkutan Lebaran, jumlah penumpang yang tinggi kata dia, terjadi di Indonesia bagian Barat dan Tengah. Ini berbeda dengan saat angkutan Nataru, di mana penumpang tertinggi ada di Indonesia bagian Barat dan Timur.

“Biasanya kami menijau data tren lima tahun ke belakang, embarkasi dan debarkasi mana saja yang tinggi untuk selanjutnya diajukan dispensasi jumlah penumpang ke Kementerian Perhubungan,” imbuh Anda.

Usai pengajuan dispensasi, PELNI akan menunggu keputusan Kemenhub, berapa besaran dispensasi yang diberikan pada saat angkutan libur Lebaran nanti.

Mereka biasanya akan mengecek data yang tersedia, sebelum memutuskan pemberian jumlah dispensasi penumpang.

Kemenhub juga memeriksa kondisi kapal, ketersediaan perlengkapan keselamatan, dan hal penting lainnya yang tersedia di kapal PELNI.

“Misalnya kami mengajukan dispensasi 50-75% dari kapasitas, nanti Kemenhub yang memutuskan berapa jumlah yang diberikan,” katanya.  (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

Potensi Rp8.000 Triliun Industri Olahraga dan Tantangan Monetisasi

11 September 2026 - 21:36 WIB

Strategi Urai Kepadatan dan Perkuat Layanan Ketapang-Gilimanuk jadi Bahasan Menarik

11 September 2026 - 19:06 WIB

Kunjungi AirNav Indonesia, Presiden ICAO Apresiasi Fasilitas New JATSC

11 September 2026 - 18:57 WIB

FIFASTRA Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

11 September 2026 - 18:31 WIB

Perkuat Konektivitas, DAMRI Hubungkan BIJB Kertajati dengan Bandung dan Indramayu

11 September 2026 - 18:18 WIB

IPCM Ajak Generasi Muda Melek Investasi, Wujudkan Generasi Cerdas Finansial

11 September 2026 - 18:10 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Operasional, IPC TPK Sabet Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

11 September 2026 - 18:01 WIB

Dukung Pencarian Jurnalis, Pelindo Banten Buka Akses Pelabuhan Ciwandan untuk Kapal SAR Basarnas

11 September 2026 - 13:49 WIB

ASDP Ungkap Penyebab Antrean Ketapang-Gilimanuk

11 September 2026 - 12:33 WIB

Trending di ANJUNGAN