Menu

Mode Gelap
Evakuasi KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, Layanan ke Cikarang Ditargetkan Beroperasi Rabu Siang KAI Daop 1 Minta Maaf, Sejumlah KA dari Gambir dan Pasar Senen Masih Terlambat hingga Dibatalkan Imbas KRL Tertemper Taksi Green SM di Bekasi, Ditjen Hubdat Panggil Manajemen Xanh Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Latihan Dalmas, Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Hari Buruh Internasional 2026 Tomi Hermawan: Radio Harus Jadi Kurator dan Sahabat Pendengar 74 Tahun Berlayar, PELNI Tunjukkan Capaian Transformasi Kuat

ANJUNGAN

Ini Persiapan PELNI Jelang Angkutan Libur Lebaran

badge-check


 Dirut PELNi (tengah) Perbesar

Dirut PELNi (tengah)

Wartatrans.com, JAKARTA – Angkutan libur Lebaran tinggal dua bulan lagi. PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PELNI sudah melakukan sejumlah persiapan setelah merampungkan rangkaian angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Utama PELNI Tri Andyani yang akrab disapa Anda menjabarkan, langkah yang sudah dipersiapkan adalah armada kapal.

“Kami mengupayakan kesiapan armada dengan tidak ada lagi yang dalam proses perawatan atau doking di galangan,” ungkap Anda di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Doking seluruh armada kata dia, sudah rampung sejak Oktober 2025 saat persiapan angkutan Nataru.

Selanjutnya doking berikutnya akan dilaksanakan usai angkutan libur Lebaran yakni perawatan annual.

Namun, pihaknya juga memonitor apa saja yang mungkin harus dilakukan seperti perbaikan kecil usai angkutan Nataru dan dilakukan runing repare.

“Kita cek lagi toilet misalnya ada yang rusak, kasur yang tidak layak, ini semua diperbaiki dan atau diganti, agar kenyamanan penumpang tetap terjaga,” ujarnya.

Dengan begitu, sepanjang Januari dan Februari ini, menurut Anda, perusahaan benar-benar menyiapkan diri agar siap untuk melayani angkutan libur Lebaran.

Dispensasi Jumlah Angkutan Penumpang

Selain armada, pihaknya juga mulai menelisik kembali data jumlah embarkasi dan debarkasi penumpang.

“Tujuannya adalah untuk mempersiapkan permohonan dispensasi jumlah penumpang pada angkutan libur Lebaran nanti,” ulasnya.

Pada angkutan Lebaran, jumlah penumpang yang tinggi kata dia, terjadi di Indonesia bagian Barat dan Tengah. Ini berbeda dengan saat angkutan Nataru, di mana penumpang tertinggi ada di Indonesia bagian Barat dan Timur.

“Biasanya kami menijau data tren lima tahun ke belakang, embarkasi dan debarkasi mana saja yang tinggi untuk selanjutnya diajukan dispensasi jumlah penumpang ke Kementerian Perhubungan,” imbuh Anda.

Usai pengajuan dispensasi, PELNI akan menunggu keputusan Kemenhub, berapa besaran dispensasi yang diberikan pada saat angkutan libur Lebaran nanti.

Mereka biasanya akan mengecek data yang tersedia, sebelum memutuskan pemberian jumlah dispensasi penumpang.

Kemenhub juga memeriksa kondisi kapal, ketersediaan perlengkapan keselamatan, dan hal penting lainnya yang tersedia di kapal PELNI.

“Misalnya kami mengajukan dispensasi 50-75% dari kapasitas, nanti Kemenhub yang memutuskan berapa jumlah yang diberikan,” katanya.  (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

74 Tahun Berlayar, PELNI Tunjukkan Capaian Transformasi Kuat

28 April 2026 - 19:39 WIB

Jasa Raharja Pastikan Jaminan Asuransi Korban Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 17:57 WIB

BKKP Luncurkan Inovasi SMM Fast di Priok, Dorong Transformasi BLU dan WBBM

28 April 2026 - 16:59 WIB

Garuda Siapkan 200 Ribu Kursi Penerbangan Harga Menarik di GOTF 2026

28 April 2026 - 16:24 WIB

Kinerja Awal Tahun Menguat, Arus Peti Kemas Teluk Bayur Naik 5,3%

28 April 2026 - 12:41 WIB

KSOP Cirebon Kerja Sama dengan 2 SMK, Tingkatkan Kualitas SDM Pelayaran

28 April 2026 - 11:44 WIB

Fundamental Solid, IPCM Catat Kinerja Positif di Laporan Keuangan Q1 2026

27 April 2026 - 19:39 WIB

Tingkatkan Standar Keselamatan Kerja, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan & Sertifikasi Ahli K3 Umum

27 April 2026 - 19:04 WIB

Tangguh Di Tengah Tekanan Global, IPCC Catat Kinerja Keuangan Positif pada Q1 2026

27 April 2026 - 18:48 WIB

InJourney Hospitality dan Kampus Udayana MoU Kolaborasi Alih Pengetahuan

27 April 2026 - 18:35 WIB

Trending di EKOBIS