Menu

Mode Gelap
5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026 10 Hari, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 20.335 Jemaah Umrah dari Terminal 2F 6 Maskapai Ajukan Buka Rute ini dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86

Uncategorized

Erik Fitriadi: Kemajuan Papua Perlu Dibarengi Penguatan Dialog dan Perlindungan Warga Sipil

badge-check


 Erik Fitriadi: Kemajuan Papua Perlu Dibarengi Penguatan Dialog dan Perlindungan Warga Sipil Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Perkembangan pembangunan di Papua dalam beberapa tahun terakhir mendapat apresiasi dari penggiat demokrasi dan hak asasi manusia (HAM), Erik Fitriadi. Menurutnya, berbagai program pemerintah yang

menyentuh sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga konektivitas wilayah telah membawa perubahan positif bagi masyarakat Papua.

Pandangan tersebut disampaikan Erik saat menjadi narasumber dalam Diskusi Publik Merah Putih Strategic Institute (MPSI) bertajuk “Perlindungan Warga Sipil, Stigmatisasi Konflik, dan Tantangan Pembangunan Papua” yang digelar di Graha MPSI, Jakarta Timur, Jumat (12/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Erik menilai pembangunan yang berlangsung di Papua menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pemerataan kesejahteraan di kawasan timur Indonesia. Berbagai fasilitas publik yang terus dibangun dinilai telah membuka akses masyarakat terhadap layanan dasar yang lebih baik.

“Perbaikan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.

Meski demikian, Erik menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik. Ia menilai aspek sosial harus menjadi perhatian utama agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Menurutnya, rasa aman, perlindungan warga sipil, serta tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap negara merupakan elemen penting yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan.

“Pembangunan akan semakin kuat apabila masyarakat merasa dilibatkan, dihargai, dan memiliki kepercayaan terhadap proses yang sedang berjalan,” kata Erik.

Ia juga menekankan pentingnya memperluas ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat Papua, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga kelompok perempuan. Keterlibatan berbagai pihak dinilai dapat memastikan kebijakan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Selain itu, Erik mengingatkan agar seluruh pihak menghindari stigma negatif terhadap Papua maupun masyarakatnya. Menurutnya, pelabelan yang tidak tepat justru dapat menghambat upaya membangun suasana yang kondusif dan harmonis.

“Mayoritas masyarakat Papua menginginkan kehidupan yang damai dan sejahtera. Karena itu, pendekatan yang mengedepankan penghormatan, komunikasi, dan kebersamaan perlu terus diperkuat,” ujarnya.

Erik optimistis Papua memiliki peluang besar menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian timur. Potensi sumber daya alam, budaya, serta generasi mudanya dinilai menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan daerah tersebut.

Ia berharap pembangunan yang terus berjalan dapat diiringi dengan penguatan perlindungan warga sipil dan peningkatan kepercayaan publik sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

“Pada akhirnya, pembangunan Papua bukan hanya tentang menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membangun harapan, rasa aman, dan kualitas hidup masyarakat. Jika pembangunan fisik dan sosial berjalan beriringan, fondasi kemajuan Papua akan semakin kokoh,” pungkasnya.***  (Byl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

13 Juli 2026 - 12:36 WIB

Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86

13 Juli 2026 - 12:15 WIB

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1 Miliar kepada Ahli Waris ABK yang Hilang di Laut

13 Juli 2026 - 11:34 WIB

40 Tahun Berpisah, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Angkatan 1986 Perkuat Silaturahmi dan Gagas Aksi Sosial

12 Juli 2026 - 21:57 WIB

Titiek Soeharto Apresiasi BUBK Kebumen, Produksi Udang Siklus ke-8 Diproyeksi Capai 254,5 Ton

12 Juli 2026 - 19:58 WIB

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan

12 Juli 2026 - 15:01 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di RAGAM