Menu

Mode Gelap
ASDP Pastikan Penanganan Optimal bagi Korban Insiden KMP Aceh Hebat 2 Juara Pilah Sampah Dapat Potongan Pajak: Strategi Baru DKI Tekan 40% Sampah dari Hotel, Restoran, Kafe Insiden Kebakaran KMP Aceh Hebat 2, ASDP Prihatin Mendalam dan Fokus Pendampingan Korban Luka MRT Jakarta Tutup Sementara Stasiun Dukuh Atas dan Bundaran HI Dampak Unjuk Rasa Dukung Pengembangan SDM, BPSDMP Teken MoU dengan 9 Pemda Percikan Mutia: Menjadi Perekat, Bukan Pemecah

ANJUNGAN

ASDP Pastikan Penanganan Optimal bagi Korban Insiden KMP Aceh Hebat 2

badge-check


 Armada KMP Aceh Hebat 2 Perbesar

Armada KMP Aceh Hebat 2

Wartatrans.com, BANDA ACEH – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memprioritaskan penanganan dan pemulihan korban insiden kebakaran yang terjadi di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

“Fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh korban memperoleh layanan medis terbaik serta dukungan penuh selama masa perawatan,” tutur Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo.

Dia menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan serta pemulihan korban menjadi perhatian utama perusahaan.

“Kami menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam atas insiden yang terjadi. Atas nama manajemen ASDP, kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada para korban, keluarga, dan seluruh pihak yang terdampak. Saat ini fokus kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik serta pendampingan yang diperlukan selama proses pemulihan,” ujar Heru.

Sejak kejadian berlangsung, ASDP terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak rumah sakit, tenaga medis, pemerintah daerah, dan instansi terkait guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Hingga Jumat malam ini, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.

GM ASDP Cabang Banda Aceh Andri Setiawan menyampaikan perkembangan terkini bahwa dua korban masih menjalani observasi dan penanganan lanjutan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Delapan korban tengah menjalani tindakan operasi dan perawatan medis lanjutan, sementara lima korban lainnya telah menyelesaikan tindakan operasi dan saat ini menjalani perawatan intensif di ICU maupun HCU di bawah pengawasan ketat tim medis.

Berdasarkan laporan medis terbaru, seluruh korban yang dirawat telah mendapatkan asesmen dan penanganan sesuai tingkat cedera yang dialami.

“Sebagian korban masih memerlukan tindakan medis lanjutan dan observasi intensif guna memastikan kondisi mereka terus membaik,” ujarnya.

Selain memastikan layanan medis berjalan optimal, ASDP juga memberikan perhatian khusus kepada keluarga korban.

Perusahaan telah menjalin komunikasi secara aktif dengan keluarga masing-masing korban serta memfasilitasi kebutuhan pendampingan selama proses perawatan berlangsung.

Sejumlah anggota keluarga telah berada di rumah sakit untuk mendampingi korban, sementara keluarga lainnya sedang dalam perjalanan menuju Banda Aceh dan terus mendapatkan informasi perkembangan kondisi korban secara berkala.

“Kami memahami bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam proses pemulihan. Karena itu, kami berupaya memastikan keluarga korban mendapatkan akses informasi yang memadai dan dapat mendampingi anggota keluarganya selama menjalani perawatan,” tambah Heru.

ASDP juga memastikan seluruh kebutuhan penanganan korban menjadi prioritas perusahaan. Manajemen terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan kondisi korban melalui koordinasi langsung dengan pihak rumah sakit dan tenaga medis yang menangani.

Di saat yang sama, ASDP tetap mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh pihak berwenang guna mengetahui penyebab insiden secara menyeluruh.

Hasil investigasi dan evaluasi nantinya akan menjadi bagian penting dalam penguatan sistem keselamatan dan peningkatan standar operasional perusahaan.

“Keselamatan dan keamanan pengguna jasa akan selalu menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat budaya keselamatan, meningkatkan kesiapsiagaan operasional, serta memastikan seluruh proses penanganan korban dilakukan secara maksimal, cepat, dan bertanggung jawab,” tutup Heru. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insiden Kebakaran KMP Aceh Hebat 2, ASDP Prihatin Mendalam dan Fokus Pendampingan Korban Luka

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Terima Hibah Aset Tanah Pemkab Timor Tengah Selatan

12 Juni 2026 - 11:05 WIB

Pelindo Regional 4 & Kejati Sulsel Perkuat Tata Kelola Perusahaan

12 Juni 2026 - 06:45 WIB

Percepat Pemeriksaan Petikemas, Bea Cukai, KSOP dan Pelindo Dukung Kelancaran Logistik Nasional

12 Juni 2026 - 06:37 WIB

Angkutan Penyeberangan Tertekan Rupiah Melemah, Minta Penyesuaian Tarif

11 Juni 2026 - 15:58 WIB

KSOP Cirebon Kerja Sama dengan 3 Lembaga Pendidikan, Tingkatkan Kualitas SDM Maritim

11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Rute Baru Gold Star Line Tambah Direct Connectivity IPC TPK ke Tiongkok Selatan

11 Juni 2026 - 12:32 WIB

Kemenhub Gandeng Finnet, MaritimHub Kini Hadirkan Sistem Pembayaran Digital Terintegrasi

11 Juni 2026 - 12:25 WIB

EAZI Percepat Layanan Kapal, TPK Nilam Raih Rekor Arus Petikemas Tertinggi Tahun 2026

10 Juni 2026 - 21:59 WIB

Ombudsman RI Apresiasi Pelayanan Publik Pelindo di Makassar, Dorong Penguatan Budaya Antimaladministrasi

10 Juni 2026 - 21:49 WIB

Trending di ANJUNGAN