Menu

Mode Gelap
EAZI Percepat Layanan Logistik Nasional, Terminal Teluk Lamong Sabet Radar Surabaya Awards 2026 Sertifikat Laik Fungsi Jembatan Musi V Terbit, Tol Palembang–Betung Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026 Salman Yoga Akan Baca Puisi Bahasa Gayo pada Peluncuran Antologi “Bahasa Ibu, Bahasa Darahku” di TIM Jakarta Salman Yoga S, Penyair Gayo yang Membawa Bahasa Ibu ke Panggung Sastra Nusantara Pemerhati Sosial Politik Ingatkan UUPA Jangan Jadi Karpet Merah bagi Pemodal Tambang Di Aceh Komisi III DPRD Sulteng Akan Turun ke PT CPM, Tiga Persoalan Jadi Sorotan

RAGAM

Haji Fikri Tegaskan Peran Strategis Pemuda dalam Membangun Bangsa Berlandaskan Nilai Agama dan Pancasila

badge-check


 Haji Fikri Tegaskan Peran Strategis Pemuda dalam Membangun Bangsa Berlandaskan Nilai Agama dan Pancasila Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos, menegaskan bahwa pemuda Indonesia, khususnya pemuda Islam, memiliki peran yang sangat strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan materi diacara Talkshow Pemuda Peduli Generasi yang dilakaanakan di kantor DPDT PKS Kabupaten Bogor, Minggu (26/7/2026).

Haji Fikri yang dikenal sebagai salah satu politisi senior PKS Kabupaten Bogor saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang beriman, berakhlak, berilmu, serta mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

Sebelum mengemban amanah di DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Fikri juga pernah dipercaya sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor, pengalaman yang menurutnya semakin menguatkan keyakinan bahwa pembangunan daerah dan bangsa tidak dapat dilepaskan dari peran aktif generasi muda.

“Pemuda merupakan kekuatan utama yang menentukan arah masa depan bangsa. Sejarah Indonesia membuktikan bahwa setiap perubahan besar selalu diawali oleh semangat dan keberanian para pemuda, mulai dari Sumpah Pemuda, perjuangan kemerdekaan, hingga berbagai gerakan pembangunan nasional. Karena itu, pemuda Indonesia harus menjadi pelopor kemajuan sekaligus penjaga persatuan bangsa,” ujar Haji Fikri.

Menurutnya, pembangunan karakter pemuda harus berpijak pada tiga fondasi utama, yakni nilai-nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Ketiga fondasi tersebut harus berjalan seiring agar melahirkan generasi yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kekuatan moral dan spiritual.

Ia menjelaskan bahwa nilai Ketuhanan Yang Maha Esa harus menjadi sumber keimanan dan ketakwaan. Nilai kemanusiaan mendorong lahirnya kepedulian sosial dan semangat gotong royong, sedangkan nilai persatuan menjadi perekat bangsa di tengah keberagaman. Sementara itu, musyawarah dan keadilan sosial menjadi landasan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang demokratis, harmonis, dan sejahtera.

Sebagai seorang Muslim, lanjut Haji Fikri, pemuda Islam memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Islam mengajarkan manusia sebagai khalifah di muka bumi yang berkewajiban menjaga keadilan, menebarkan kasih sayang, membangun peradaban, serta menampilkan akhlak mulia melalui kejujuran, amanah, kerja keras, disiplin, dan kepedulian terhadap sesama.

Di hadapan lebih dari 200 peserta yang hadir hari ini, Haji Fikri mengingatkan bahwa tujuan bernegara sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia, hanya dapat diwujudkan apabila generasi muda berpartisipasi aktif dalam pembangunan di berbagai bidang.

Dalam menghadapi era digital, Haji Fikri mengajak para pemuda untuk menjadi generasi yang cerdas dan bijaksana dalam menggunakan teknologi informasi. Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana menyebarkan ilmu, inspirasi, dan persatuan, bukan menjadi ruang penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun paham radikalisme dan intoleransi.

“Pemuda harus menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi. Bangun kreativitas, kuasai teknologi, ciptakan inovasi, tumbuhkan semangat kewirausahaan, dan jadilah pribadi yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Haji Fikri menilai bahwa pembangunan karakter pemuda di Jawa Barat harus berpijak pada nilai-nilai budaya Sunda yang menjunjung tinggi prinsip silih asih, silih asah, dan silih asuh. Nilai tersebut mengajarkan pentingnya saling menyayangi, saling mencerdaskan, dan saling membimbing dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, falsafah Sunda “Someah Hade ka Semah”, semangat gotong royong, tata krama, penghormatan kepada orang tua, serta kehidupan masyarakat yang religius merupakan modal sosial yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Dengan memadukan nilai-nilai Islam, Pancasila, UUD 1945, dan budaya Sunda, Jawa Barat diyakini mampu melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, sekaligus tetap berakar pada jati diri bangsa.

Sebagai Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Haji Fikri menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, pembangunan lingkungan yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas.

Menutup pemaparannya, Haji Fikri mengajak seluruh peserta untuk menjadikan ilmu, akhlak, dan pengabdian sebagai bekal utama dalam membangun negeri.

“Indonesia membutuhkan pemuda yang religius, nasionalis, berintegritas, inovatif, dan peduli terhadap sesama. Pemuda yang mampu memadukan nilai-nilai agama, semangat Pancasila, amanat UUD 1945, serta kearifan budaya daerah akan menjadi generasi emas yang membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, adil, makmur, bermartabat, dan diridai Allah SWT,”pungkas Haji Fikri.*** (Dull)

Baca Lainnya

EAZI Percepat Layanan Logistik Nasional, Terminal Teluk Lamong Sabet Radar Surabaya Awards 2026

2 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Pemerhati Sosial Politik Ingatkan UUPA Jangan Jadi Karpet Merah bagi Pemodal Tambang Di Aceh

2 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Komisi III DPRD Sulteng Akan Turun ke PT CPM, Tiga Persoalan Jadi Sorotan

2 Agustus 2026 - 20:15 WIB

DAMRI Siapkan Layanan ke Kalianda, Perkuat Konektivitas Lampung Selatan

2 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Pelindo Regional 4 Bangun Kolaborasi Lewat Program Break The Silo

2 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Catatan Halimah Munawir: Persahabatan Bukan Gelas Beling

2 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Syahrial Abadi, Sang Inisiator Jembatan Enang-Enang, Sakit; Ratusan Warga Panjatkan Doa Kesembuhan

1 Agustus 2026 - 23:02 WIB

PJBW Gandeng ATR/BPN Bogor I, Alissia Borriello dan Akbar Bhakti Turun Langsung Berbagi di Cibinong

1 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Kinerja Positif Semester I 2026, Laba Bersih FIF Rp2,37 Triliun

1 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Bersama Danantara, IDSurvey Akselerasi Transformasi Menjadi Perusahaan TIC Berkelas Dunia

31 Juli 2026 - 22:48 WIB

Trending di NASIONAL