Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

ANJUNGAN

Dampak Perbaikan Dermaga Bajoe, ASDP Alihkan Operasional Lintasan Siwa–Kolaka

badge-check


 Dermaga Bajoe Perbesar

Dermaga Bajoe

Wartatrans.com, BAJOE –  PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sesuaikan operasional layanan penyeberangan dengan mengalihkan sementara lintasan Bajoe – Kolaka ke lintasan Siwa – Kolaka periode 1 April hingga 1 Juni 2026.

Kebijakan ini diterapkan seiring dengan perbaikan struktur movable bridge di Dermaga 1 Pelabuhan Bajoe guna meningkatkan keandalan infrastruktur pelabuhan serta menjamin keselamatan operasional kapal saat proses sandar.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, langkah perbaikan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan dan meningkatkan kualitas layanan penyeberangan yang andal bagi masyarakat.

“Perbaikan movable bridge ini merupakan upaya strategis untuk memastikan infrastruktur pelabuhan tetap dalam kondisi prima. Kami berkomitmen menjaga kesinambungan layanan dengan melakukan penyesuaian operasional yang terukur, sehingga mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik tetap berjalan optimal,” tutur Heru, Rabu (11/3/2026).

Pengalihan lintasan ini juga telah ditetapkan melalui Surat Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor AP.201/1/16/DJPD/2026 yang mengatur pelaksanaan operasional penyeberangan selama masa perbaikan berlangsung.

Dalam ketentuan tersebut ditegaskan bahwa layanan pada lintasan Siwa – Kolaka tetap memberlakukan struktur tarif yang sama dengan lintasan Bajoe – Kolaka, sehingga pengguna jasa tidak mengalami perubahan biaya perjalanan.

Sebagai bagian dari kesiapan operasional selama masa pengalihan lintasan, ASDP menyiapkan sejumlah armada kapal yang dioperasikan operator swasta untuk melayani rute Siwa – Kolaka.

Di antaranya yakni KMP Mishima, KMP Masagena, KMP Kota Bumi, KMP Permata NST, KMP Raja Dilaut, dan KMP Fais. Selain itu, KMP Kota Bumi juga diproyeksikan mulai memperkuat layanan pada minggu kedua Maret 2026.

General Manager ASDP Cabang Bajoe Anom Sedayu menjelaskan, perusahaan terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan proses pengalihan lintasan berjalan lancar, aman, dan tetap menjaga kelancaran arus penyeberangan.

“Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo dan stakeholder terkait, untuk menjaga keselamatan operasional akan diberlakukan pembatasan berat kendaraan maksimal 30 ton. Pengaturan jadwal operasional kapal serta pola perjalanan saat ini masih didiskusikan bersama seluruh pihak terkait agar pola operasi yang diterapkan nantinya dapat berjalan efektif,” ujar Anom.

Sepanjang periode Januari 2025 hingga Februari 2026, Pelabuhan Bajoe tercatat telah melayani lebih dari 28 ribu penumpang dan sekitar 56 ribu unit kendaraan.

Tingginya volume pergerakan tersebut menunjukkan peran strategis Pelabuhan Bajoe dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi sekaligus mendukung kelancaran arus logistik.

Dengan pematangan kesiapan operasional dan koordinasi yang solid bersama seluruh pemangku kepentingan, ASDP optimistis proses pengalihan lintasan ini dapat berjalan optimal sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pelabuhan.

Ke depan, penguatan fasilitas di Pelabuhan Bajoe diharapkan mampu menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat.

Informasi Harga Tiket
1. Penumpang
a. Ekonomi Dewasa : Rp102.000
b. Ekonomi Anak : Rp9.600
2. Kendaraan
a. Golongan I : Rp130.410
b. Golongan II : Rp255.300
c. Golongan III : Rp496.590
d. Golongan IV Penumpang : Rp1.792.525
e. Golongan IV Barang : Rp1.742.605
f. Golongan V Penumpang : Rp3.329.680
g. Golongan V Barang : Rp2.954.200
h. Golongan VI Penumpang : Rp5.646.305
i. Golongan VI Barang : Rp4.706.545
j. Golongan VII : Rp5.720.045
k. Golongan VIII : Rp8.052.905
l. Golongan IX : Rp11.914.405

Catatan: Tarif belum termasuk biaya asuransi dan pas masuk pelabuhan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bergerak Bersama, KMP Ile Labalekan ASDP Turut Antarkan Bantuan untuk Pulihkan NTT

16 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Hendak Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT dengan Kapal? PELNI Bebaskan Biaya Kirim

16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Gempa NTT, Ketahanan Transportasi Antarpulau menjadi Tantangan

15 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Pastikan  Kondisi Infrastruktur Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Pascagempa Flores, ASDP Perkuat Keselamatan Kapal dan Pelabuhan

15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Pascagempa NTT, PELNI Pastikan Kapal di Maumere Tetap Operasional

15 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Pascagempa di NTT, Menhub Dudy Pastikan Keselamatan dan Kelancaran Operasional Transportasi dan Sarpras

15 Agustus 2026 - 12:05 WIB

KM Bunda Maria Kandas di Perairan Paceda, Seluruh Penumpang Selamat dan Berhasil Dievakuasi

15 Agustus 2026 - 08:02 WIB

PTP Nonpetikemas Edukasi Perkuat Budaya Safety Driving di Terminal Kijing

15 Agustus 2026 - 07:34 WIB

PELNI dan Jamdatun Kembali Perkuat Sinergi

14 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Trending di ANJUNGAN