Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

ANJUNGAN

Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

badge-check


 Pelindo Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Menjelang Lebaran 2026, Pelindo memperkuat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Koordinasi tersebut melibatkan Polda Metro Jaya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok, serta asosiasi-asosiasi terkait.

Langkah ini dilakukan menyusul prediksi meningkatnya mobilitas kendaraan dibandingkan tahun lalu selama periode mudik dan arus balik Lebaran yang berpotensi berdampak pada kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama serta kawasan pelabuhan sebagai salah satu simpul penting distribusi logistik nasional.

Direktur Lalu Lintas Polda Metrojaya, Kombes. Pol. Komarudin, S.I.K,. M.M, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan simulasi rekayasa lalu lintas jelang hari raya Idulfitri.

“Kami telah menyiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas serta pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang guna memastikan arus mudik dan balik dapat berjalan dengan aman dan lancar, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, termasuk akses menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Komarudin.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Capt. Heru Susanto mengatakan, koordinasi lintas sektoral antara Pelindo dengan asosiasi harus selalu terjaga, terutama jika dikaitkan dengan antisipasi arus barang yang akan dikeluarkan jelang hari raya Idulfitri.

“Koordinasi lintas sektor dan stakeholder terus kami galakan terutama dengan rekan-rekan asosiasi yang berkegiatan di kawasan pelabuhan, agar pengaturan arus barang tetap terjaga selama periode arus mudik dan balik,” kata Heru.

Dukungan juga disampaikan oleh pelaku usaha angkutan barang, Suwarna Chiu dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Jakarta menyebut pihaknya berkomitmen untuk bersinergi mendukung langkah-langkah yang sudah ditetapkan demi kelancaran arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok.*m

“Untuk kami, kelancaran adalah faktor utama. Jadi, kami tentunya mendukung tiap keputusan yang dibuat, dan kami selalu siap berkoordinasi, baik dengan regulator maupun operator pelabuhan,” jelas Suwarna.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting menyampaikan bahwa Pelabuhan Tanjung Priok memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran arus logistik selama periode Lebaran.

“Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk memastikan operasional pelabuhan tetap optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat,” ungkap Hendri.

Hendri kemudian menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan sejumlah strategi, antara lain pengelolaan traffic dan kapasitas terminal untuk mengendalikan tingkat penumpukan peti kemas, pengaturan jadwal sandar kapal, serta optimalisasi operasional terminal dengan menyiapkan sejumlah buffer area atau area penyangga bagi kendaraan logistik yang menunggu giliran masuk ke kawasan pelabuhan, di antaranya di kawasan Ex Inggom, Ex JICT 2, inner road pelabuhan, serta kawasan Tanah Merdeka.

Di samping itu, Pelindo juga mengoptimalkan pemanfaatan Terminal Booking System (TBS) untuk mengatur jadwal kedatangan kendaraan logistik secara lebih tertib dan efisien, serta mengaktifkan Crisis Management Center (CMC) dan Business Continuity Management System (BCMS) guna memastikan keberlangsungan operasional selama periode angkutan Lebaran.

“Seluruh langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan arus logistik tetap berjalan lancar sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan sekitar pelabuhan selama masa angkutan Lebaran,” tutup Hendri.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Ketersediaan Pasokan Energi Nasional, Semester I-2026 PELNI Angkut 335.415 Metrik Ton Batubara

2 Juli 2026 - 16:20 WIB

BKKP-Institusi Pendidikan Maritim Perkuat Sinergi

2 Juli 2026 - 14:26 WIB

Upacara Hari Ke-80 Bhayangkara di Jakarta Utara Berlangsung Khidmat, Perkuat Sinergitas Polri Bersama TNI, Pemerintah, dan Masyarakat

2 Juli 2026 - 13:11 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Kemenhub Dukung Penuh Program Green and Smart Port Initiatives ASRI 2026

2 Juli 2026 - 10:34 WIB

KKP Perkuat Literasi Hukum Nelayan Perbatasan untuk Cegah Penangkapan Ikan Lintas Negara

2 Juli 2026 - 10:22 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Digital PR Award 2026 Berkat Strategi Komunikasi Digital yang Inovatif

1 Juli 2026 - 17:36 WIB

Citilink Buka 5 Rute Baru Hubungkan Kalimantan, Yogya, dan Batam

1 Juli 2026 - 14:43 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pemkot Jakarta Utara Tanam 665 Pohon

1 Juli 2026 - 13:11 WIB

Trending di ANJUNGAN