Menu

Mode Gelap
Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat Kembang Api di Jembatan Esplanade, Singapura: Harapan Baru Menyambut 2026 Presiden Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemerintah Tangani Dampak Bencana Sanggar Seni Surawisesa Gelar Diskusi Nasab Leluhur Awali Tahun 2026 KA Bandara Adi Soemarmo Catat Okupansi 129 Persen Selama Nataru, jadi Pilihan Utama Masyarakat Madiun Refleksi Awal Tahun, Noyo Gimbal View Dipadati Wisatawan

ANJUNGAN

Insiden Kapal KM Putri Sakinah di Perairan Selat Padar

badge-check


					Labuan Bajo Perbesar

Labuan Bajo

Wartatrans.com, JAKARTA – Kecelakaan pelayaran yang terjadi pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, yaitu insiden kapal KM. Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, 26 Desember 2025.

Saat ini menurut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Capt. Budi Mantoro, telah berada dalam koordinasi Basarnas serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) setempat.

“Penanganan dilakukan sesuai standar operasi, mengedepankan keselamatan dan pencarian korban,” ucap Capt. Budi, Rabu (31/12/2025).

Pihaknya juga terus memonitor dan berkoordinasi intensif dengan Basarnas, TNI/Polri, serta instansi terkait.

“Setiap kejadian ditangani secara profesional, dan masyarakat kami imbau untuk selalu menaati aturan keselamatan pelayaran,” tegasnya.

Seperti diketahui, tiga korban kapal tenggelam, pelatih Tim B sepak bola Wanita Valencia CF di Spanyol, Martin Carreras, dan dua anak laki-lakinya belum ditemukan.

Tim SAR gabungan kembali menemukan serpihan kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penemuan tersebut terjadi pada hari kelima operasi pencarian, Selasa (30/12/2025) pagi.

Serpihan yang ditemukan adalah bagian dinding kapal. Serpihan kapal itu ditemukan terapung di laut di sekitar lokasi kejadian.

Kapal pinisi Putri Sakinah tenggelam di Selat Pulau Padar, Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 20.30 Wita. Terdapat 11 orang di kapal wisata itu.

Selain Martin dan keluarga berjumlah enam orang, terdapat juga empat kru dan satu pemandu wisata.

Tujuh orang berhasil dievakuasi dengan selamat, yakni kru kapal, pemandu wisata, istri dan putri bungsunya. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyeberangan Merak–Bakauheni Terpantau Aman dan Lancar, Cuaca Bersahabat

2 Januari 2026 - 05:51 WIB

Pelindo Berbagi Kasih di Akhir Tahun, Santuni 150 Anak Yatim Piatu di Kota Makassar

1 Januari 2026 - 18:14 WIB

Arus Balik Libur Nataru Dimulai, ASDP Siaga di Lintasan Utama

1 Januari 2026 - 18:05 WIB

Hadiah Tahun Baru 2026, Klinik Utama SMM Raih Akreditasi Paripurna dari Kemenkes

1 Januari 2026 - 17:51 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Jaga Stabilitas Arus Kapal dan Barang Sepanjang 2025 di Tengah Tantangan Logistik

1 Januari 2026 - 17:47 WIB

Trending di ANJUNGAN