Menu

Mode Gelap
31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Prabowo Targetkan Bangun 30-50 Pabrik Etanol, Dorong Implementasi BBM E20 KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat

ANJUNGAN

Insiden Kapal KM Putri Sakinah di Perairan Selat Padar

badge-check


 Labuan Bajo Perbesar

Labuan Bajo

Wartatrans.com, JAKARTA – Kecelakaan pelayaran yang terjadi pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, yaitu insiden kapal KM. Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, 26 Desember 2025.

Saat ini menurut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Capt. Budi Mantoro, telah berada dalam koordinasi Basarnas serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) setempat.

“Penanganan dilakukan sesuai standar operasi, mengedepankan keselamatan dan pencarian korban,” ucap Capt. Budi, Rabu (31/12/2025).

Pihaknya juga terus memonitor dan berkoordinasi intensif dengan Basarnas, TNI/Polri, serta instansi terkait.

“Setiap kejadian ditangani secara profesional, dan masyarakat kami imbau untuk selalu menaati aturan keselamatan pelayaran,” tegasnya.

Seperti diketahui, tiga korban kapal tenggelam, pelatih Tim B sepak bola Wanita Valencia CF di Spanyol, Martin Carreras, dan dua anak laki-lakinya belum ditemukan.

Tim SAR gabungan kembali menemukan serpihan kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penemuan tersebut terjadi pada hari kelima operasi pencarian, Selasa (30/12/2025) pagi.

Serpihan yang ditemukan adalah bagian dinding kapal. Serpihan kapal itu ditemukan terapung di laut di sekitar lokasi kejadian.

Kapal pinisi Putri Sakinah tenggelam di Selat Pulau Padar, Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 20.30 Wita. Terdapat 11 orang di kapal wisata itu.

Selain Martin dan keluarga berjumlah enam orang, terdapat juga empat kru dan satu pemandu wisata.

Tujuh orang berhasil dievakuasi dengan selamat, yakni kru kapal, pemandu wisata, istri dan putri bungsunya. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat

18 Juli 2026 - 09:27 WIB

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sambut HUT Ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

17 Juli 2026 - 21:24 WIB

Wujudkan Kepedulian Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Program TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

17 Juli 2026 - 21:17 WIB

Dari Kolong Tol untuk Ketahanan Pangan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Panen Perdana TJSL Ikan Nila

17 Juli 2026 - 21:11 WIB

ASDP Percepat Sterilisasi 6 Pelabuhan demi Layanan Modern Berstandar Keselamatan Tinggi

17 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

Pemerintah Percepat Penanganan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan

16 Juli 2026 - 15:51 WIB

Trending di ANJUNGAN