Menu ✖

Mode Gelap
FIFGROUP Raih 2 Penghargaan dalam Ajang Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2026 Bukan Sekadar Transportasi Murah, Ini Alasan Commuter Line Jadi Pilihan Warga Perayaan Ulang Tahun Panglima Langit Bareng Anak Yatim-piatu serta Perayaan Maulid Nabi Muhammad  Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, Krisna Mukti Blak-blakan Akui Sedang Cari Job KAI Commuter Luncurkan KMT Edisi Khusus Comifuro 23, Dibanderol Rp60 Ribu Hadapi Libur Nataru, Ditjen Hubla Uji Petik 2.140 Kapal

ANJUNGAN

Jelang Libur Nataru, Menhub Dudy Instruksikan Rampcheck Seluruh Moda Transportasi

badge-check


 Rampcheck armada kereta Perbesar

Rampcheck armada kereta

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan agar mengintensifkan pengawasan keselamatan transportasi melalui ramp check atau pemeriksaan kelaikan sarana transportasi di seluruh moda menjelang masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru 2026/2027).

Pemeriksaan dilakukan pada semua moda transportasi seperti angkutan jalan, penyeberangan, kapal laut, pesawat udara, dan kereta api untuk memastikan penuhi persyaratan keselamatan dan laik beroperasi.

“Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Natal dan Tahun Baru dapat menggunakan transportasi umum, yang selamat, aman dan laik operasi, sehingga pemeriksaan keselamatan harus dilakukan secara menyeluruh,” tegas Menhub Dudy, di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Ramp check merupakan langkah pencegahan untuk mengidentifikasi potensi gangguan keselamatan sebelum sarana transportasi dioperasikan, baik di jalan raya, perairan, udara, maupun jalur kereta api.

Menhub meminta seluruh jajaran Kemenhub bersama operator transportasi menindaklanjuti setiap temuan pemeriksaan agar masyarakat memeroleh layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan.

Pada sektor transportasi darat, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyiapkan pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum, khususnya bus yang melayani perjalanan masyarakat selama Nataru.

Sebagai bahan evaluasi, pada periode Nataru sebelumnya, telah dilaksanakan sebanyak 112.104 kali rampcheck secara keseluruhan, jauh melampaui target awal sebanyak 15.000 kali pemeriksaan.

Untuk mendukung pengawasan tersebut, Kemenhub mengoptimalkan penggunaan aplikasi MitraDarat yang telah digunakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) serta dinas perhubungan provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Sistem ini mendukung pencatatan hasil rampcheck secara digital dan terintegrasi dengan data perizinan angkutan, sehingga proses pengawasan dan tindak lanjut terhadap kendaraan yang belum memenuhi persyaratan dapat dilakukan secara lebih terukur.

Pada sektor transportasi laut dan penyeberangan, disiapkan uji kelaiklautan terhadap 2.140 kapal, yang dijadwalkan berlangsung pada 1–30 November 2026 dengan melibatkan 132 Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Sasaran pemeriksaan mencakup 511 kapal penumpang, 63 kapal Ro-Ro penumpang, 460 kapal Ro-Ro penyeberangan, 123 kapal cepat, 162 kapal tradisional, dan 821 kapal wisata.

Pemeriksaan kapal mencakup aspek keselamatan, pengawakan, garis muat dan pemuatan, kesehatan penumpang, pencegahan pencemaran, serta manajemen keamanan kapal.

Khusus kapal wisata, uji petik dilakukan sebelum kapal beroperasi sebagai bagian dari persyaratan pengajuan Surat Persetujuan Berlayar (SPB), sehingga masyarakat memperoleh perlindungan keselamatan sejak sebelum keberangkatan.

Pada sektor transportasi udara, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menjadwalkan ramp inspection di 20 bandar udara melalui tiga fase pengawasan mulai 1 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027.

Selain pemeriksaan pesawat, Kemenhub menyiapkan inspeksi kesiapan keselamatan pada 223 bandara, terdiri atas 12 bandara yang diperiksa Direktorat Bandar Udara dan 211 bandara oleh Kantor Otoritas Bandar Udara.

Pengawasan meliputi keselamatan area pergerakan pesawat, fasilitas panduan visual penerbangan, sistem kelistrikan, serta kesiapan fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), disertai pengawasan navigasi penerbangan pada 18 lokasi prioritas.

Pada sektor perkeretaapian, melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian menjadwalkan rampcheck Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada minggu kedua November hingga minggu pertama Desember 2026.

Pemeriksaan tersebut dilengkapi inspeksi keselamatan sarana dan prasarana perkeretaapian serta rencana pelaksanaan pemeriksaan menggunakan kereta inspeksi bersama operator pada Desember 2026.

Berdasarkan data perkiraan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), frekuensi perjalanan kereta api selama periode Nataru diperkirakan mencapai 376 perjalanan KA antarkota per hari, 426 perjalanan KA perkotaan regional per hari, dan 2.107 perjalanan KA perkotaan komuter per hari.

Menhub menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan angkutan Nataru membutuhkan kedisiplinan seluruh operator transportasi serta koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait. (omy)

Baca Lainnya

Bukan Sekadar Transportasi Murah, Ini Alasan Commuter Line Jadi Pilihan Warga

31 Oktober 2026 - 13:01 WIB

KAI Commuter Luncurkan KMT Edisi Khusus Comifuro 23, Dibanderol Rp60 Ribu

31 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Hadapi Libur Nataru, Ditjen Hubla Uji Petik 2.140 Kapal

31 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Lima KA Bersejarah KAI Layani 1,25 Juta Pelanggan Sepanjang Januari–September 2026

30 Oktober 2026 - 23:50 WIB

Citilink Kolaborasi dengan Krispy Kreme, Hadirkan Penerbangan Lebih Berkesan

30 Oktober 2026 - 20:08 WIB

ASDP Bebaskan 100% Tarif Jasa Kepelabuhanan di Libur Nataru

30 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Perkuat Standar Keamanan Objek Vital Nasional, IPC TPK Jalani Asesmen BNPT

30 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Dorong Green Port, Terminal Teluk Lamong Datangkan Alat Bongkar Muat Bertenaga Listrik

30 Oktober 2026 - 16:59 WIB

AirNav Indonesia Paparkan Inovasi Navigasi Penerbangan di AS

30 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Trending di BANDARA