Menu ✖

Mode Gelap
FIFGROUP Raih 2 Penghargaan dalam Ajang Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2026 Bukan Sekadar Transportasi Murah, Ini Alasan Commuter Line Jadi Pilihan Warga Perayaan Ulang Tahun Panglima Langit Bareng Anak Yatim-piatu serta Perayaan Maulid Nabi Muhammad  Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, Krisna Mukti Blak-blakan Akui Sedang Cari Job KAI Commuter Luncurkan KMT Edisi Khusus Comifuro 23, Dibanderol Rp60 Ribu Hadapi Libur Nataru, Ditjen Hubla Uji Petik 2.140 Kapal

PERON

Bukan Sekadar Transportasi Murah, Ini Alasan Commuter Line Jadi Pilihan Warga

badge-check


 Bukan Sekadar Transportasi Murah, Ini Alasan Commuter Line Jadi Pilihan Warga Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Jumlah pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek terus meningkat. Sepanjang 2025, layanan kereta rel listrik (KRL) yang dikelola KAI Commuter tersebut melayani lebih dari 349,31 juta perjalanan pengguna, naik 6,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 328,15 juta pengguna.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang terjangkau dan memiliki kepastian waktu perjalanan, terutama di kawasan perkotaan dengan tingkat mobilitas yang semakin tinggi.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan Commuter Line tidak hanya menjadi pilihan untuk menunjang aktivitas harian masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat dari sisi penghematan biaya dan waktu perjalanan.

Menurutnya, dukungan pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) membuat tarif Commuter Line tetap terjangkau sehingga masyarakat dapat menekan pengeluaran transportasi bulanan dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat memanfaatkan Commuter Line untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mengakses pusat kegiatan ekonomi dan layanan publik.

Berdasarkan data KAI Commuter, jumlah pengguna di wilayah Jabodetabek pada 2024 mencapai sekitar 328,15 juta orang, meningkat 12,81 persen dibandingkan 2023 yang tercatat sekitar 290,89 juta orang. Tren pertumbuhan berlanjut pada 2025 dengan kenaikan sebesar 6,45 persen.

Karina menjelaskan, keunggulan Commuter Line juga terletak pada kepastian perjalanan melalui pengaturan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) dan frekuensi perjalanan yang terjadwal. Hal tersebut membantu pekerja, pelajar, serta pengguna rutin mengatur waktu keberangkatan dan aktivitas sehari-hari.

“Hal ini membantu pengguna Commuter Line dari kalangan pekerja, pelajar, dan pengguna harian dalam merencanakan jadwal aktivitas secara lebih terukur dan efisien,” jelas Karina.

Selain efisiensi waktu, penggunaan Commuter Line dinilai dapat menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, terutama ketika menghadapi kemacetan di jalan raya pada jam sibuk.

Karina menyebut kemacetan tidak hanya memperpanjang waktu perjalanan, tetapi juga memicu pemborosan energi, menurunkan produktivitas, serta meningkatkan pengeluaran masyarakat.

“Masalah kemacetan sendiri, dari berbagai penelitian disebutkan bahwa masalah tersebut berdampak pada pemborosan energi, penurunan produktivitas, hingga berdampak pada pengeluaran penduduk lebih besar. Keberadaan Commuter Line menjadi bagian yang menjawab masalah tersebut,” lanjutnya.

Dari sisi lingkungan, penggunaan Commuter Line yang mengandalkan tenaga listrik melalui rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) juga berkontribusi dalam menekan emisi karbon dan polusi udara di kawasan metropolitan.

KAI Commuter menyebut emisi karbon yang dihasilkan dari penggunaan Commuter Line berada pada kisaran 19 hingga 41 gram CO₂ per penumpang-kilometer. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan mobil pribadi yang menghasilkan sekitar 170 hingga 192 gram CO₂ per penumpang-kilometer serta sepeda motor sebesar 90 hingga 110 gram CO₂ per penumpang-kilometer.

“Dengan menggunakan Commuter Line, per orang hanya menghasilkan emisi sebesar ±19 hingga 41 gram CO₂/km. Angka tersebut jauh di bawah angka penggunaan mobil pribadi yang menghasilkan emisi sebesar ±170 hingga 192 gram CO₂/km, atau sepeda motor yang menghasilkan emisi sebesar ±90 hingga 110 gram CO₂/Km setiap orangnya,” tambah Karina.

Untuk menjaga pertumbuhan pengguna sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan, KAI Commuter terus melakukan pembenahan pada berbagai aspek operasional. Upaya tersebut mencakup peningkatan keandalan sarana, modernisasi fasilitas stasiun, integrasi antarmoda, serta efisiensi operasional yang memperhatikan aspek lingkungan.

“Oleh karena itu, KAI Commuter berkomitmen untuk terus berinovasi, mulai dari peningkatan keandalan sarana, modernisasi prasarana stasiun, integrasi antarmoda, hingga efisiensi operasional yang berwawasan lingkungan,” ujar Karina.

Ke depan, KAI Commuter juga berupaya memperluas aksesibilitas layanan dan meningkatkan kemudahan transaksi digital agar masyarakat semakin mudah menggunakan transportasi publik.

“Ke depannya, KAI Commuter akan terus memperluas aksesibilitas layanan serta meningkatkan kemudahan transaksi digital demi menghadirkan pengalaman bertransportasi publik yang seamless, aman, dan menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.(fahmi)

 

Baca Lainnya

KAI Commuter Luncurkan KMT Edisi Khusus Comifuro 23, Dibanderol Rp60 Ribu

31 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Jelang Libur Nataru, Menhub Dudy Instruksikan Rampcheck Seluruh Moda Transportasi

31 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Lima KA Bersejarah KAI Layani 1,25 Juta Pelanggan Sepanjang Januari–September 2026

30 Oktober 2026 - 23:50 WIB

Menhub Dudy Dorong USABC Investasi di Sektor Transportasi

30 Oktober 2026 - 11:03 WIB

KAI Daop 1 Pangkas Ribuan Pohon, Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api

30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

KAI Siapkan Extra Seat 50 Persen, Penumpang Bisa Beli Kursi Kosong di Sebelahnya

30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Normal di Tengah Demo Jakarta

28 Oktober 2026 - 11:00 WIB

KAI Sediakan 124 Unit Fasilitas Air Minum Gratis di Stasiun, Penumpang Bisa Isi Ulang Tumbler

28 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Antisipasi Gangguan saat Musim Hujan, KAI Perkuat Perawatan Jalur Kereta

27 Oktober 2026 - 22:28 WIB

KAI Daop 1 Perketat Pengamanan Listrik KRL Hadapi Ancaman Petir dan Pohon Tumbang

27 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Trending di PERON