
Wartatrans.com, JAKARTA – Dalam upaya menjaga stabilitas dan standar keamanan operasional pelabuhan sebagai salah satu objek vital nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menjalani Asesmen Sistem Manajemen Pengamanan yang dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Rangkaian kegiatan asesmen ini diselenggarakan secara komprehensif selama tiga hari di wilayah kerja IPC TPK.
Direktur Keuangan, SDM & Manajemen Risiko IPC TPK, Yanuar Evyanto, menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dengan BNPT dalam memperkuat sistem keamanan pelabuhan. “Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran tim asesor dari BNPT di lingkungan IPC TPK. Asesmen ini merupakan langkah strategis yang sangat penting bagi kami untuk memastikan bahwa seluruh prosedur pengamanan di terminal peti kemas telah memenuhi standar nasional dalam pencegahan ancaman keamanan,” ujar Yanuar.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan agenda pembukaan resmi yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mendalam mengenai implementasi sistem pengamanan yang saat ini berlaku dan diterapkan di wilayah operasi IPC TPK Tanjung Priok. Memasuki hari kedua asesmen, tim dari BNPT yang didampingi oleh manajemen IPC TPK melakukan tinjauan lapangan (site visit) secara langsung untuk memverifikasi prosedur keamanan. Peninjauan ini difokuskan pada lima area operasional utama, yakni Terminal Tanjung Priok Zona 1, Terminal Tanjung Priok Zona 2, Terminal Tanjung Priok Zona 3, Terminal Tanjung Priok Internasional, dan Terminal Tanjung Priok Domestik. Tinjauan lapangan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesesuaian antara paparan prosedur dan implementasi riil.
Rangkaian kegiatan asesmen ini ditutup pada hari ketiga dengan agenda penyampaian hasil asesmen dari tim BNPT kepada jajaran manajemen IPC TPK. Agenda penyampaian hasil ini sekaligus menjadi penutup dari seluruh rangkaian tinjauan dan evaluasi sistem manajemen pengamanan pelabuhan yang telah dilakukan di lingkungan terminal selama tiga hari tersebut.
“Kami berharap hasil evaluasi yang diberikan oleh BNPT dapat segera kami tindak lanjuti untuk menyempurnakan pedoman dan prosedur keamanan yang ada. Ke depannya, IPC TPK berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan iklim operasional terminal yang aman, kondusif, dan bebas dari ancaman, sehingga dapat memberikan jaminan keamanan mutlak bagi seluruh pengguna jasa serta mendukung kelancaran rantai pasok logistik di Indonesia,” tutup Yanuar.(ahmad)
























