Menu

Mode Gelap
KA Ekonomi Kerakyatan Pasar Senen–Lempuyangan Laris Manis, Okupansi Konsisten 100 Persen Razan Ikhsyan: Catatan Ramadhan di Madinah (3) PTP Nonpetikemas Terima Penghargaan di Ajang 15th Anugerah BUMN 2026 Dampak Perbaikan Dermaga Bajoe, ASDP Alihkan Operasional Lintasan Siwa–Kolaka Menhub Dudy Beberkan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Transportasi Angleb InJourney Airports Hadirkan Customer Experience di Ramadhan dan Libur Lebaran

PERISTIWA

Jurnalis Club Depok Resmi Terbentuk, Dorong Pemikiran Kritis Melalui Diskusi Kebangsaan

badge-check


 Jurnalis Club Depok Resmi Terbentuk, Dorong Pemikiran Kritis Melalui Diskusi Kebangsaan Perbesar

Wartatrans.com, DEPOK — Wadah silaturahmi bagi insan pers di Kota Depok resmi terbentuk. Organisasi tersebut bernama Journalist Club Depok, yang dideklarasikan pada Rabu, 10 Desember 2025, di Jalan Nuri II, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Salah satu pencetus Journalist Club, Putra Gara, sastrawan dan jurnalis senior, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa kehadiran Jurnalis Club harus menjadi ruang kebangsaan yang terus bergerak dan mampu menginspirasi.

“Jurnalis Club ini berangkat dari ikatan emosional para jurnalis. Saat ini, Journalist Club sudah berdiri di 28 provinsi di Indonesia,” ujar Putra Gara.

Sementara Tora Kundera, Korda (Koordinator Daerah) Kota Depok menambahkan bahwa Journalist Club tidak hanya bersifat seremonial. Organisasi ini telah menyiapkan sejumlah program rutin, salah satunya Kajian Reboan, yang akan digelar setiap bulan.

“Seperti hari ini, kajian perdana, kita mengangkat tema “Pikiran HOS Tjokroaminoto: Islam dan Sosialisme”, sebagai upaya memperkaya perspektif dan wawasan kebangsaan para jurnalis,” ungkap Tora.

Lebih jauh Tora menambahkan, keberadaan Journalist Club bertujuan memperkuat keguyuban sekaligus menambah “logistik pemikiran” bagi para anggotanya.

“Pemikiran itu harus terus dirawat. Journalist Club tidak boleh berhenti, sebagaimana pengetahuan yang terus berkembang. Jika pemikiran berhenti, ia akan dilupakan oleh zaman,” katanya.

Tora juga menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran strategis dalam menentukan arah bangsa. Sejarah mencatat, Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, memanfaatkan peran jurnalis sebagai alat perjuangan untuk menyebarkan gagasan dan mempropagandakan kemerdekaan Indonesia.

“Jurnalis bukan hanya pencatat peristiwa, tetapi juga penentu arah kesadaran publik,” pungkasnya.***

(Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Razan Ikhsyan: Catatan Ramadhan di Madinah (3)

11 Maret 2026 - 23:13 WIB

Komunitas TDA Gelar Sharing Inspirasi dan Buka Puasa Bersama di Takengon

11 Maret 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Mengajak Wartawan Ikut Membangun Wilayahnya

11 Maret 2026 - 14:35 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siap Mendukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

11 Maret 2026 - 11:22 WIB

Walikota Semarang Agustina Wilujeng Melantik Sekaligus 354 Pejabat Eselon III dan IV

11 Maret 2026 - 11:10 WIB

Komnas HAM RI Dalami Aksi Demo dan Segel Kantor Komnas HAM Sulteng

11 Maret 2026 - 10:55 WIB

Mantap, Tenaga Ahli Meruorah Terjun jadi Penguji di UKK SMK Negeri 1 Labuan Bajo

11 Maret 2026 - 10:04 WIB

Berbagi di Bulan Ramadhan: Pelindo Solusi Digital Hadirkan Kegembiraan di Panti Asuhan Bersama Anak Yatim

11 Maret 2026 - 06:21 WIB

Zakat Pekerja IPC TPK Jangkau Mustahik di Palestina dan Jakarta Utara

11 Maret 2026 - 05:52 WIB

Razan Ikhsyan: Catatan Ramadan dari Madinah, Syahdunya Kota Nabi (2)

11 Maret 2026 - 00:04 WIB

Trending di RAGAM