Menu ✖

Mode Gelap
Kunjungi Aceh, Kepala BGN Sudaryono Tinjau MBG di Aceh Besar, Soroti Gizi dan Ketepatan Sasaran Kabut Asap Kepung Papua Barat, 193 Titik Panas Terdeteksi, Ratusan Warga Terserang ISPA Kebakaran Hutan Meluas, Prabowo Turun Tangan: Kerahkan 60 Ribu Personel dan Siapkan 70 Ribu Polisi Hutan Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan

PERISTIWA

Jurnalis Club Depok Resmi Terbentuk, Dorong Pemikiran Kritis Melalui Diskusi Kebangsaan

badge-check


 Jurnalis Club Depok Resmi Terbentuk, Dorong Pemikiran Kritis Melalui Diskusi Kebangsaan Perbesar

Wartatrans.com, DEPOK — Wadah silaturahmi bagi insan pers di Kota Depok resmi terbentuk. Organisasi tersebut bernama Journalist Club Depok, yang dideklarasikan pada Rabu, 10 Desember 2025, di Jalan Nuri II, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Salah satu pencetus Journalist Club, Putra Gara, sastrawan dan jurnalis senior, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa kehadiran Jurnalis Club harus menjadi ruang kebangsaan yang terus bergerak dan mampu menginspirasi.

“Jurnalis Club ini berangkat dari ikatan emosional para jurnalis. Saat ini, Journalist Club sudah berdiri di 28 provinsi di Indonesia,” ujar Putra Gara.

Sementara Tora Kundera, Korda (Koordinator Daerah) Kota Depok menambahkan bahwa Journalist Club tidak hanya bersifat seremonial. Organisasi ini telah menyiapkan sejumlah program rutin, salah satunya Kajian Reboan, yang akan digelar setiap bulan.

“Seperti hari ini, kajian perdana, kita mengangkat tema “Pikiran HOS Tjokroaminoto: Islam dan Sosialisme”, sebagai upaya memperkaya perspektif dan wawasan kebangsaan para jurnalis,” ungkap Tora.

Lebih jauh Tora menambahkan, keberadaan Journalist Club bertujuan memperkuat keguyuban sekaligus menambah “logistik pemikiran” bagi para anggotanya.

“Pemikiran itu harus terus dirawat. Journalist Club tidak boleh berhenti, sebagaimana pengetahuan yang terus berkembang. Jika pemikiran berhenti, ia akan dilupakan oleh zaman,” katanya.

Tora juga menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran strategis dalam menentukan arah bangsa. Sejarah mencatat, Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, memanfaatkan peran jurnalis sebagai alat perjuangan untuk menyebarkan gagasan dan mempropagandakan kemerdekaan Indonesia.

“Jurnalis bukan hanya pencatat peristiwa, tetapi juga penentu arah kesadaran publik,” pungkasnya.***

(Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kunjungi Aceh, Kepala BGN Sudaryono Tinjau MBG di Aceh Besar, Soroti Gizi dan Ketepatan Sasaran

14 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Kabut Asap Kepung Papua Barat, 193 Titik Panas Terdeteksi, Ratusan Warga Terserang ISPA

14 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Prabowo Turun Tangan: Kerahkan 60 Ribu Personel dan Siapkan 70 Ribu Polisi Hutan

14 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional

13 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

13 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara

13 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster

13 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Situ Gede Tasikmalaya Mengering, 230 Hektare Sawah Terdampak dan Hampir 100 Ribu Jiwa Dilanda Krisis Air

13 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Disorot, Teken 9 Siteplan Summarecon di Atas Tanah Warisan yang Masih Bersengketa

13 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Waduk Jatiluhur Menyusut, Dasar Waduk Jadi Kebun Warga, Ancaman Krisis Air Mengintai Jakarta

13 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Trending di RAGAM