Menu

Mode Gelap
KCIC Hadirkan Promo Tiket Whoosh Mulai Rp 200 Ribu Sambut Libur Isra Miraj 2026 KAI Daop 7 Madiun Salurkan Rp778 Juta untuk Program Bina Lingkungan Sepanjang 2025 Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Bencana, Bayi Lahir Selamat di RSUD Datu Beru Takengon KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 158.959 Kursi Selama Libur Panjang Isra Miraj Sambut Libur Panjang Isra’ Mi’raj, KAI Daop 6 Kerahkan KA Tambahan KAI Siapkan 649.780 Tempat Duduk pada Libur Panjang Isra Mikraj, Mobilitas Liburan Kian Lancar

PERISTIWA

Jurnalis Club Depok Resmi Terbentuk, Dorong Pemikiran Kritis Melalui Diskusi Kebangsaan

badge-check


					Jurnalis Club Depok Resmi Terbentuk, Dorong Pemikiran Kritis Melalui Diskusi Kebangsaan Perbesar

Wartatrans.com, DEPOK — Wadah silaturahmi bagi insan pers di Kota Depok resmi terbentuk. Organisasi tersebut bernama Journalist Club Depok, yang dideklarasikan pada Rabu, 10 Desember 2025, di Jalan Nuri II, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Salah satu pencetus Journalist Club, Putra Gara, sastrawan dan jurnalis senior, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa kehadiran Jurnalis Club harus menjadi ruang kebangsaan yang terus bergerak dan mampu menginspirasi.

“Jurnalis Club ini berangkat dari ikatan emosional para jurnalis. Saat ini, Journalist Club sudah berdiri di 28 provinsi di Indonesia,” ujar Putra Gara.

Sementara Tora Kundera, Korda (Koordinator Daerah) Kota Depok menambahkan bahwa Journalist Club tidak hanya bersifat seremonial. Organisasi ini telah menyiapkan sejumlah program rutin, salah satunya Kajian Reboan, yang akan digelar setiap bulan.

“Seperti hari ini, kajian perdana, kita mengangkat tema “Pikiran HOS Tjokroaminoto: Islam dan Sosialisme”, sebagai upaya memperkaya perspektif dan wawasan kebangsaan para jurnalis,” ungkap Tora.

Lebih jauh Tora menambahkan, keberadaan Journalist Club bertujuan memperkuat keguyuban sekaligus menambah “logistik pemikiran” bagi para anggotanya.

“Pemikiran itu harus terus dirawat. Journalist Club tidak boleh berhenti, sebagaimana pengetahuan yang terus berkembang. Jika pemikiran berhenti, ia akan dilupakan oleh zaman,” katanya.

Tora juga menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran strategis dalam menentukan arah bangsa. Sejarah mencatat, Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, memanfaatkan peran jurnalis sebagai alat perjuangan untuk menyebarkan gagasan dan mempropagandakan kemerdekaan Indonesia.

“Jurnalis bukan hanya pencatat peristiwa, tetapi juga penentu arah kesadaran publik,” pungkasnya.***

(Septiadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Rp778 Juta untuk Program Bina Lingkungan Sepanjang 2025

14 Januari 2026 - 11:36 WIB

Evakuasi Ibu Hamil di Tengah Bencana, Bayi Lahir Selamat di RSUD Datu Beru Takengon

14 Januari 2026 - 06:58 WIB

Pelindo Hadir di Tengah Banjir Tanjung Priok, Ringankan Beban Warga Lewat Bantuan Pangan

13 Januari 2026 - 16:47 WIB

Polsek Kawasan Muara Baru Sigap Bantu Warga Terdampak Genangan Rob dan Hujan

13 Januari 2026 - 16:39 WIB

KIP Perintahkan KPU Memberikan Informasi Salinan Ijasah Sarjana Jokowi ke Publik

13 Januari 2026 - 14:36 WIB

Trending di NASIONAL