Wartatrans.com, DEPOK — Wadah silaturahmi bagi insan pers di Kota Depok resmi terbentuk. Organisasi tersebut bernama Journalist Club Depok, yang dideklarasikan pada Rabu, 10 Desember 2025, di Jalan Nuri II, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.
Salah satu pencetus Journalist Club, Putra Gara, sastrawan dan jurnalis senior, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa kehadiran Jurnalis Club harus menjadi ruang kebangsaan yang terus bergerak dan mampu menginspirasi.

“Jurnalis Club ini berangkat dari ikatan emosional para jurnalis. Saat ini, Journalist Club sudah berdiri di 28 provinsi di Indonesia,” ujar Putra Gara.
Sementara Tora Kundera, Korda (Koordinator Daerah) Kota Depok menambahkan bahwa Journalist Club tidak hanya bersifat seremonial. Organisasi ini telah menyiapkan sejumlah program rutin, salah satunya Kajian Reboan, yang akan digelar setiap bulan.
“Seperti hari ini, kajian perdana, kita mengangkat tema “Pikiran HOS Tjokroaminoto: Islam dan Sosialisme”, sebagai upaya memperkaya perspektif dan wawasan kebangsaan para jurnalis,” ungkap Tora.
Lebih jauh Tora menambahkan, keberadaan Journalist Club bertujuan memperkuat keguyuban sekaligus menambah “logistik pemikiran” bagi para anggotanya.
“Pemikiran itu harus terus dirawat. Journalist Club tidak boleh berhenti, sebagaimana pengetahuan yang terus berkembang. Jika pemikiran berhenti, ia akan dilupakan oleh zaman,” katanya.
Tora juga menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran strategis dalam menentukan arah bangsa. Sejarah mencatat, Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, memanfaatkan peran jurnalis sebagai alat perjuangan untuk menyebarkan gagasan dan mempropagandakan kemerdekaan Indonesia.
“Jurnalis bukan hanya pencatat peristiwa, tetapi juga penentu arah kesadaran publik,” pungkasnya.***
(Septiadi)









