Wartatrans.com, KAIRO — Kabut tebal menghentikan arus lalu lintas di jalan tol Giza–Alexandria, Mesir, Jumat pagi (26/12/2025). Jarak pandang yang hanya sekitar 10 meter membuat aparat keamanan menghentikan ratusan kendaraan demi mencegah kecelakaan beruntun.
Penghentian kendaraan dilakukan sejak pukul 09.00 waktu setempat. Hingga lebih dari setengah jam, kabut belum juga menipis sehingga kendaraan belum diizinkan melanjutkan perjalanan.
“Kalau dipaksakan sangat berbahaya. Jarak pandang cuma sekitar 10 meter, sering terjadi kecelakaan. Kami sudah menunggu sekitar setengah jam,” kata Diki Ahmad Zulkarnaen (50), warga negara Indonesia asal Bandung yang hendak menuju Alexandria.

Menurut Diki, kemacetan di ruas tol ini kerap berlangsung lama saat kabut turun. Antrean kendaraan bisa mencapai satu hingga dua jam, seiring terus bertambahnya mobil yang melintas di jalur tersebut.
Di tengah kemacetan, sebagian pengendara memanfaatkan waktu menunggu untuk beristirahat, buang hajat, atau membeli makanan dan minuman dari pedagang yang biasa berjualan di lokasi rawan kabut itu.
Tol Giza–Alexandria merupakan jalur utama sepanjang sekitar 200 kilometer dan termasuk salah satu ruas tersibuk di Mesir. Semakin lama kabut menyelimuti jalan, semakin banyak kendaraan yang terpaksa berhenti.
Diki mengatakan kabut tebal di ruas tol tersebut merupakan fenomena rutin saat musim dingin, yang berlangsung sekitar Oktober hingga Februari. “Kalau sudah masuk Januari, biasanya kabut makin tebal. Udara makin dingin, pandangan makin pendek,” ujar pria yang telah lama bermukim di Kairo itu.***
Laporan wartawan Wartatrans.com langsung dari Mesir : Muzafal Syah.











