Menu

Mode Gelap
Saat Asosiasi Maskapai Menanti Perubahan TBA dari Pemerintah Antisipasi Kepadatan Gilimanuk, Menhub Dudy Tinjau Pelabuhan Celukan Bawang KCIC Gratiskan Tiket Bayi di Bawah 3 Tahun Selama Libur Sekolah, Perjalanan Keluarga dengan Whoosh Makin Nyaman Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang? Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

RAGAM

Kabut Tebal Hentikan Arus di Tol Giza–Alexandria

badge-check


 Kabut Tebal Hentikan Arus di Tol Giza–Alexandria Perbesar

Wartatrans.com, KAIRO — Kabut tebal menghentikan arus lalu lintas di jalan tol Giza–Alexandria, Mesir, Jumat pagi (26/12/2025). Jarak pandang yang hanya sekitar 10 meter membuat aparat keamanan menghentikan ratusan kendaraan demi mencegah kecelakaan beruntun.

Penghentian kendaraan dilakukan sejak pukul 09.00 waktu setempat. Hingga lebih dari setengah jam, kabut belum juga menipis sehingga kendaraan belum diizinkan melanjutkan perjalanan.
“Kalau dipaksakan sangat berbahaya. Jarak pandang cuma sekitar 10 meter, sering terjadi kecelakaan. Kami sudah menunggu sekitar setengah jam,” kata Diki Ahmad Zulkarnaen (50), warga negara Indonesia asal Bandung yang hendak menuju Alexandria.

Menurut Diki, kemacetan di ruas tol ini kerap berlangsung lama saat kabut turun. Antrean kendaraan bisa mencapai satu hingga dua jam, seiring terus bertambahnya mobil yang melintas di jalur tersebut.

Di tengah kemacetan, sebagian pengendara memanfaatkan waktu menunggu untuk beristirahat, buang hajat, atau membeli makanan dan minuman dari pedagang yang biasa berjualan di lokasi rawan kabut itu.

Tol Giza–Alexandria merupakan jalur utama sepanjang sekitar 200 kilometer dan termasuk salah satu ruas tersibuk di Mesir. Semakin lama kabut menyelimuti jalan, semakin banyak kendaraan yang terpaksa berhenti.

Diki mengatakan kabut tebal di ruas tol tersebut merupakan fenomena rutin saat musim dingin, yang berlangsung sekitar Oktober hingga Februari. “Kalau sudah masuk Januari, biasanya kabut makin tebal. Udara makin dingin, pandangan makin pendek,” ujar pria yang telah lama bermukim di Kairo itu.***

Laporan wartawan Wartatrans.com langsung dari Mesir : Muzafal Syah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Tindak Lanjut MoU, Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah dan PT Bio Energy Rimba Perkuat Pendampingan Petani

10 Juli 2026 - 03:44 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja

9 Juli 2026 - 20:30 WIB

KKP Lepasliarkan 21 Penyu Hijau Hasil Gagalkan Penyelundupan ke Perairan Bali

9 Juli 2026 - 16:27 WIB

Megaproyek PSEL Bali Rp3 Triliun Resmi Dimulai, Pemerintah Klaim Mampu Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

9 Juli 2026 - 14:16 WIB

Serap Aspirasi Peserta DPM, Poltekpel Surabaya Gelar Forum Konsultasi Publik

9 Juli 2026 - 13:08 WIB

Trending di RAGAM