Menu

Mode Gelap
Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau Mobilitas Sumatra Meningkat, KA Rajabasa Layani 534.748 Pelanggan hingga Juli 2026 InJourney Airports Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT TOD MRT, Ketika Stasiun Membentuk Ekonomi Baru Ibu Kota Dari Tim Alfa hingga Ubi Bombing, Upaya Padamkan Karhutla Way Kambas Jelang Kedatangan Kapal Garibaldi, Pangkalan TNI AL Bergerak 2 Fungsi

SENI BUDAYA

Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl.

badge-check


 Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl. Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA —-  Siapa bilang hanya drumer kondang bisa mempengaruhi calon konsumen, buktinya Dica Melo drummer belia berbakat. Sejak dikontrak menjadi brand ambassador stick drumer produk global Meinl dari Jerman dua tahun lalu, penjualan produk meningkat tajam.

“Kehadiran Dica jadi brand ambassador produk kami, pengaruh penjualan meningkat tajam. Ini yang menjadi alasan kami untuk kembali mengontrak untuk setahun kedepan,” ujar Hendra SK

Head of Marketing Communication Trimusika Grup di Lippo Mall Nusantara Jakarta. Jumat (15/4/2026)

Hendra mengakui dqqi tengah persaingan industri musik yang semakin ketat, pendekatan pemasaran pun ikut berevolusi. Tak lagi hanya mengandalkan musisi senior, sejumlah brand global kini mulai melirik talenta muda sebagai ujung tombak baru—sebuah langkah yang terbukti efektif dalam menjangkau generasi berikutnya

Langkah konkret terlihat dari keputusan memperpanjang kontrak endorsement drummer muda, Dica, oleh brand alat musik global Meinl.

Hendra menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan hasil evaluasi menyeluruh.

“Hari ini kita melakukan signing kontrak perpanjangan dari Camelo untuk endorse stick, brush, dan perkusi dari Meinl,” ujarnya.

Menurut Hendra, faktor seperti karakter, performa, hingga kedekatan dengan audiens menjadi pertimbangan utama. Sosok Dica dinilai mampu merepresentasikan generasi muda, khususnya Gen Alpha, yang kini mulai mendominasi pasar.

Perubahan strategi ini bukan tanpa alasan. Selama ini, dominasi musisi senior dinilai membatasi jangkauan pasar.

“Kalau hanya menyasar senior, yang kenal hanya generasi itu saja. Kita ingin menjangkau yang lebih muda,” jelas Hendra.

Menariknya, keputusan ini terbukti berdampak langsung pada penjualan. Kolaborasi sebelumnya dengan Dica disebut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan sales—indikasi kuat bahwa pendekatan berbasis generasi muda semakin relevan di era digital.

Dalam industri yang kompetitif, memilih talent bukan sekadar popularitas. Hendra menekankan pentingnya “value” dan diferensiasi.

Salah satu strategi unik adalah menghadirkan drummer perempuan muda—segmen yang masih relatif jarang di industri musik.

“Drummer wanita itu masih sedikit, dan itu jadi nilai lebih. Kita cari yang benar-benar muda, energik, dan punya karakter kuat,” ungkapnya.

Pendekatan ini bukan hanya soal representasi, tetapi juga menciptakan identitas brand yang lebih inklusif dan segar.

Kerja sama ini juga membuka peluang jangka panjang bagi talent. Jika menunjukkan konsistensi, seorang endorser berpotensi naik ke lini produk lain dari Meinl, seperti cymbal hingga berbagai instrumen profesional lainnya.

Hal ini menjadi semacam “jalur karier” dalam dunia endorsement—di mana performa dan dedikasi dapat membuka peluang lebih besar.

Sebagai brand global, Meinl dikenal luas lewat berbagai lini produknya, antara lain:

Cymbal (simbal): Produk unggulan yang sudah menjadi top of mind di kalangan drummer

Stick drum: Dirancang dengan berbagai jenis kayu dan finishing untuk kenyamanan maksimal

Perkusi dunia: Mulai dari Latin, Afrika, hingga India

Meinl Sonic Energy: Instrumen meditasi dan sound healing seperti gong dan alat frekuensi

Menariknya, lini Sonic Energy kini menjadi sorotan. Tren sound healing yang berkembang di Indonesia membuka peluang pasar baru.

“Sonic Energy ini berkaitan dengan frekuensi, pengaruhnya ke otak, dan kesehatan. Sekarang sedang tren,” jelas Hendra.

Fenomena ini menunjukkan bahwa industri musik tidak lagi terbatas pada hiburan, tetapi juga merambah ke ranah wellness dan gaya hidup.

Di balik strategi besar ini, ada sosok Dica drummer muda yang perjalanannya terbilang singkat namun impresif.

Baru sekitar lima tahun belajar drum, Dica kini telah menjalin kerja sama hampir tiga tahun dengan brand besar.

“Perasaan aku senang banget. Aku memang sudah nyaman banget pakai stiknya,” ungkapnya.

Kesempatan ini menjadi motivasi besar baginya untuk terus berkembang.

“Aku nggak mau cepat puas. Aku akan terus latihan supaya bisa jadi drummer yang lebih baik.”

Dalam perjalanan bermusiknya, Dica mengaku terinspirasi oleh Gilang Ramadhan—salah satu drummer legendaris Indonesia.

Dari sisi teknis, ia menyoroti kenyamanan sebagai alasan utama menggunakan produk icj Meinl.

“Dulu tangan aku sering luka. Tapi sejak pakai ini, jadi lebih aman dan nyaman,” jelasnya, terutama karena kondisi tangannya yang sensitif.

Kolaborasi antara brand global dan talenta muda seperti Dica menjadi cerminan perubahan arah industri musik.

Dengan strategi yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan terhadap tren seperti Gen Alpha hingga sound healing, masa depan industri ini tampak semakin dinamis.

Satu hal yang jelas: di era sekarang, bukan hanya soal siapa yang paling lama berkarya—tetapi siapa yang paling mampu terhubung dengan generasi berikutnya.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

25 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Sandrinna Michelle Ungkap Serunya Bangun Chemistry di Sinetron *Seindah Masa Remaja

24 Agustus 2026 - 10:55 WIB

FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

23 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Guruh Sukarno Putra Galang Dana untuk Anak Penyintas Kanker Lewat “Untuk Indonesia”

22 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Naga Kemuliaan di Tangan Tanah: Yoyo dan Rika Hidupkan Filosofi Borobudur melalui Lukisan Gerabah

21 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bumi Atsanti, Ruang Harmoni dan Kearifan Lokal Tumbuh di Tengah Sawah Borobudur

21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Ketua BFLF Dampingi Putri Pariwisata Aceh 2026 Raih Dukungan Forkopimda Lhokseumawe

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung

20 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Maknai Kemerdekaan RI, InJourney Group Hadirkan Kesenian Rakyat

18 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Trending di EKOBIS