Menu ✖

Mode Gelap
MRA Indonesia–Portugal Buka Peluang Awak Kapal Perikanan Indonesia Bekerja di Level Global KAI Layani 394 Juta Pelanggan, Integrasi Kereta dan Transportasi Kota Makin Luas KKP Catat Kinerja Positif, Produksi Perikanan Capai 26,25 Juta Ton Kereta Api Terhubung dengan LRT, BRT hingga Bandara, Ini Data Pelanggan KAI Group Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2 Suasana Panas Terjadi Saat Pembacaan Vonis Bupati Pati Non Aktif Sudewo

SENI BUDAYA

Dari Sakit ke Karya: Dudin Lahirkan Lagu Religi dari Perenungan

badge-check


 Dari Sakit ke Karya: Dudin Lahirkan Lagu Religi dari Perenungan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Rasa sakit tak selalu berujung pada keterpurukan. Bagi Dudin, justru dari titik itulah proses kreatifnya menemukan arah. Melalui perenungan mendalam, ia menyalurkan pengalaman batinnya menjadi karya musik religi yang sarat makna spiritual.

Dudin mengaku, masa-masa sulit yang dialaminya menjadi ruang untuk lebih dekat dengan diri sendiri sekaligus dengan Sang Pencipta. Dalam keheningan, ia merangkai kegelisahan menjadi lirik, dan mengubahnya menjadi lagu-lagu yang menyentuh.

“Ketika sakit datang, saya tidak ingin larut. Saya memilih merenung, mencoba memahami apa yang sebenarnya ingin diajarkan dari semua ini,” ujar Dudin saat ditemui, belum lama ini.

Dari proses tersebut, lahirlah sejumlah lagu religi, di antaranya “Bersabar dalam Ketaatan” dan “Doa Hamba”. Kedua karya itu, menurutnya, merupakan refleksi perjalanan spiritual yang ia jalani—tentang kesabaran, keikhlasan, dan penyerahan diri kepada Tuhan.

“Lagu-lagu ini bukan sekadar karya, tapi bagian dari perjalanan saya. Ada doa, ada harapan, dan ada upaya untuk tetap kuat dalam ketaatan,” katanya.

Dudin berharap, karya-karya tersebut dapat menjadi penguat bagi pendengarnya, terutama mereka yang tengah menghadapi ujian hidup. Baginya, musik bukan hanya hiburan, tetapi juga medium penyembuhan dan pengingat akan makna kehidupan.

“Kalau lagu ini bisa menemani orang lain melewati masa sulitnya, itu sudah lebih dari cukup bagi saya,” ucapnya.*** (Daus)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Setelah Vakum Sejak 2010, Dewan Kesenian Aceh Tengah Diupayakan Aktif Kembali

21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Apresiasi Semarak Kebudayaan Kabupaten Bogor, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 12:56 WIB

BPW Oi DKI Jakarta Gelar JAKARTA Oi NGUMPUL (JOiN 2) 2026 di Kota Tua

21 Oktober 2026 - 08:51 WIB

ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII

19 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Brotherhood of SANFFEST, Sineas Mancanegara Berbagi Ilmu Film di Sejumlah Daerah

19 Oktober 2026 - 12:52 WIB

15 Tahun Sastra Bulan Purnama, Merawat Persahabatan dan Menghidupkan Puisi di Era Digital

18 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Seluruh Academia Sabet Tiga Standing Ovation, Persaingan Top 12 D’Academy 8 Kian Ketat

17 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Dari Panggung Spanyol, Anak-Anak Indonesia Suarakan Perdamaian Dunia, Teater Tanah Air Borong Empat Penghargaan

17 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Jakarta Kulminasi: Satu Hari Tanpa Bayangan, Ketika Seni Mengajak Warga Membaca Perubahan Kota

16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Nina Nugroho Sulap Tenun Makassar Jadi Busana Modern, Filosofi Kehormatan dan Harmoni Jadi Inspirasi

16 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Trending di SENI BUDAYA