Menu ✖

Mode Gelap
Menhub Dudy Pastikan Penanganan dan Pemenuhan Hak-Hak Penumpang KMP Batumandi Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkab Fakfak Gelar Gerakan Pangan Murah Peringati Hari Pangan Sedunia ke-46 Whoosh Dukung Sport Tourism, Permudah Pelari Bandung ke Jakarta ASDP Gerak Cepat Tangani Tenggelamnya KMP Batumandi Usai Terbakar Kemenpar: Penerbangan Shenzhen–Jakarta Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Tiongkok Dua Tahun Prabowo-Gibran, KKP Perkuat Konservasi Laut dan Pengawasan IUU Fishing

SENI BUDAYA

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

badge-check


 Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Kabar duka menyelimuti dunia seni rupa Indonesia. Pelukis yang dikenal dengan gaya khas “Garis Liris”, Titis Djabarudin, meninggal dunia pada Jumat, 10 April 2026 pukul 21.15 WIB.

Kepergian almarhumah menjadi kehilangan besar, khususnya bagi kalangan perupa yang mengenal kedalaman rasa dan ketekunan estetik dalam karya-karyanya. Semasa hidupnya, Titis dikenal sebagai sosok yang menghadirkan garis bukan sekadar elemen visual, melainkan sebagai bahasa batin—lirih, reflektif, dan sarat makna.

Gaya “Garis Liris” yang melekat pada dirinya menjadi penanda kuat dalam perjalanan berkaryanya. Melalui goresan yang tampak sederhana, ia mampu menyampaikan emosi yang dalam—tentang alam, kehidupan, hingga pergulatan batin manusia. Karyanya kerap menghadirkan kesan hening, namun justru menyimpan resonansi yang panjang bagi penikmatnya.

Selain sebagai pelukis, Titis Djabarudin juga dikenal sebagai figur yang tekun dalam proses kreatif dan dekat dengan lingkungan komunitas seni. Ia menjadi inspirasi bagi banyak perupa muda, terutama dalam hal kesetiaan terhadap gaya personal dan keberanian menempuh jalur estetik yang tidak arus utama.

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan. Para seniman, kurator, hingga penikmat seni mengenang almarhumah sebagai pribadi yang bersahaja, namun memiliki kedalaman visi artistik yang kuat.

Semoga Allah SWT merahmati almarhumah, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Karya-karya dan jejak estetiknya akan tetap hidup, menjadi bagian penting dalam lanskap seni rupa Indonesia.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Suasana Panas Terjadi Saat Pembacaan Vonis Bupati Pati Non Aktif Sudewo

21 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Setelah Vakum Sejak 2010, Dewan Kesenian Aceh Tengah Diupayakan Aktif Kembali

21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Fikri Hudi Oktiarwan Ajak Santri Teguhkan Khittah Kebangsaan dan Perkuat Persatuan

21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kemenhub-Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi di Sektor Transportasi

21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Para Pakar Bicara Blok Andaman Berpotensi Gerus Kewenangan Khusus Aceh

21 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Wahyoe Liluk Winarto Kembali Menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Semarang

21 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, KKP Pulihkan Usaha Perikanan Pascabencana Sumatra

21 Oktober 2026 - 13:55 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Apresiasi Semarak Kebudayaan Kabupaten Bogor, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal

21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Trending di RAGAM