Menu

Mode Gelap
Tanta Ginting Tertantang Perankan Tan Malaka, Belajar Sejarah hingga Bangun Chemistry dengan Arswendy Bening Swara Citilink Salurkan 91,5 Ton Bantuan Gempa NTT melalui Delapan Penerbangan KKP Terbitkan Izin Pemanfaatan Air Laut untuk 16 Pembangkit PLN Nusantara Power JPL 183 Rangkasbitung Ditutup Permanen 4 September, Warga Dialihkan ke JPO Ditjen Intram dan JICA Perkuat Integrasi Transportasi Publik Jabodetabek, Dorong Warga Tinggalkan Kendaraan Pribadi ASDP Sterilisasi Pelabuhan Merak, Perkuat Keselamatan dan Keamanan Kawasan

SENI BUDAYA

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

badge-check


 Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Kabar duka menyelimuti dunia seni rupa Indonesia. Pelukis yang dikenal dengan gaya khas “Garis Liris”, Titis Djabarudin, meninggal dunia pada Jumat, 10 April 2026 pukul 21.15 WIB.

Kepergian almarhumah menjadi kehilangan besar, khususnya bagi kalangan perupa yang mengenal kedalaman rasa dan ketekunan estetik dalam karya-karyanya. Semasa hidupnya, Titis dikenal sebagai sosok yang menghadirkan garis bukan sekadar elemen visual, melainkan sebagai bahasa batin—lirih, reflektif, dan sarat makna.

Gaya “Garis Liris” yang melekat pada dirinya menjadi penanda kuat dalam perjalanan berkaryanya. Melalui goresan yang tampak sederhana, ia mampu menyampaikan emosi yang dalam—tentang alam, kehidupan, hingga pergulatan batin manusia. Karyanya kerap menghadirkan kesan hening, namun justru menyimpan resonansi yang panjang bagi penikmatnya.

Selain sebagai pelukis, Titis Djabarudin juga dikenal sebagai figur yang tekun dalam proses kreatif dan dekat dengan lingkungan komunitas seni. Ia menjadi inspirasi bagi banyak perupa muda, terutama dalam hal kesetiaan terhadap gaya personal dan keberanian menempuh jalur estetik yang tidak arus utama.

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan. Para seniman, kurator, hingga penikmat seni mengenang almarhumah sebagai pribadi yang bersahaja, namun memiliki kedalaman visi artistik yang kuat.

Semoga Allah SWT merahmati almarhumah, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Karya-karya dan jejak estetiknya akan tetap hidup, menjadi bagian penting dalam lanskap seni rupa Indonesia.*** (Dulloh)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tanta Ginting Tertantang Perankan Tan Malaka, Belajar Sejarah hingga Bangun Chemistry dengan Arswendy Bening Swara

27 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Ketua Fraksi PKS DPRD Depok: Depok Darurat LGBT

27 Agustus 2026 - 17:51 WIB

DDII Kota Depok Mendukung Gerakan Dakwah di Parlemen Depok

27 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia  Kota Depok Lakukan Silaturahmi Dakwah ke Sekretaris Fraksi PKS dan Anggota DPRD Kota Depok

27 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Cegah Penyalahgunaan Disduk Capil Garut Musnahkan Blanko KTP-el Yang Rusak 

27 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026

27 Agustus 2026 - 11:21 WIB

PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman

27 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Trending di RAGAM