Menu

Mode Gelap
Ribuan Ojol Antre KPR DP 0%: Janji Gacor Perumahan Informal  Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000

SENI BUDAYA

Vinessa Inez Mengaku Bukan Wanita Sesempurna Aisyah di Film Dalam Sujudku 

badge-check


 Vinessa Inez Mengaku Bukan Wanita Sesempurna Aisyah di Film Dalam Sujudku  Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Aktris Vinessa Inez mengaku dengan jujur tidak mungkin bisa menjadi sesempurna Aisyah di Film Dalam Sujudku. “Saya bukan wanita sempurna, apalagi sesempurna Aisyah di Film Dalam Sujudku yang tetap menerima suaminya, padahal sang suami telah mengkhianati kepercayaannya dengan menikahi wanita lain. 1000 satu wanita yang memiliki hati mulia seperti Aisyah,” ujar Vinessa Inez ketika ditemui usai Jumpa Pers Peluncuran Film Dalan Sujudku di Jakarta Jumat (10/4/2026)

Diakui ibu muda ini memerankan wanita yang dikhianati suami tercinta bukan perkara gampang . Ia mengaku peran tersebut menuntut penghayatan emosi yang tidak mudah demi menyampaikan pesan moral film secara kuat kepada penonton.

Di dalam cerita, Aisyah digambarkan sebagai perempuan yang sabar, tulus, dan penuh kesetiaan. Namun, karakter tersebut justru menjadi tantangan tersendiri bagi Vinessa karena dinilai sangat bertolak belakang dengan kepribadiannya sehari-hari.

“Aisyah itu perempuan yang sangat salehah dan sabarnya luar biasa, seperti buku sejarah. Sementara aku merasa kesabaranku belum sampai ke tahap itu, masih setipis tisu,” kata Vinessa.

Dalam alur film, Aisyah hadir sebagai simbol kekuatan perempuan yang kerap disalahartikan sebagai kelemahan. Ia menjadi salah satu tokoh sentral dengan konflik batin yang kuat, terutama dalam menghadapi persoalan hubungan dan pilihan hidup.

Film Dalam Sujudku sendiri dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 16 April 2026, dengan mengangkat kisah penuh emosi yang menyelami sisi psikologis para karakternya.

 

Untuk mendalami perannya, Vinessa menjalani serangkaian proses persiapan yang cukup intens, mulai dari reading hingga sesi workshop dan coaching. Hal itu dilakukan agar ia mampu membangun ikatan emosional yang kuat dengan karakter Aisyah.

Ia bahkan mengaku terbawa perasaan selama proses produksi berlangsung. Emosi yang dirasakan Aisyah kerap ikut terbawa hingga ke kehidupan sehari-harinya.

“Sejak reading pertama sudah mulai terasa, dan selama syuting emosi itu terus ikut terbawa,” ujarnya.

Meski demikian, Vinessa memastikan dirinya kini telah mampu melepaskan emosi karakter tersebut. Ia menyebut proses berdamai dengan peran menjadi bagian penting setelah syuting rampung.

“Sekarang sudah bisa dilepas. Tapi selama proses itu memang masih terus terasa,” tutupnya.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jose Rizal Manua Dukung Keberatan Seniman Aceh atas Judul Film Malahayati: Pasukan 1000 Janda

28 Juni 2026 - 15:56 WIB

Trending di SENI BUDAYA