Menu

Mode Gelap
Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen Ramainya WNA Naik Whoosh Sepanjang 2026, Malaysia Jadi Penumpang Terbanyak HUT ke-23, KAI Services Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Keamanan Pangan Lewat Sertifikasi ISO 22000 Pegawai KSOP Utama Tanjung Priok Raih Medali Emas ISKA, Harumkan Nama Kemenhub

SENI BUDAYA

Film Kupilih Jalur Langit, Drama Religi Tanpa Dakwah

badge-check


 Film Kupilih Jalur Langit, Drama Religi Tanpa Dakwah Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Membaca judulnya, pasti orang mengira sebuah film Drama serius dengan penuh derai air mata, tapi setelah menonton, kota disuguhi tontonan yang menghibur, haru biru dan penuh edukasi buat masyarakat yang menonton film Kupilih Jalur Langit.

 

Penonton tidak hanya disuguhi film Drama percintaan yang serius, religius namun juga penuh tawa tapi penonton tidak disuguhi komedi yang dipaksakan, kelucuan mengalir begitu saja. Sehingga kita tidak dipaksa untuk tertawa.

Diangkat dari kisah nyata Elizasifaa, Kupilih Jalur Langit mengisahkan dinamika kehidupan pasangan muda dalam mengarungi rumah tangga.

Kupilih Jalur Langit” hadir sebagai drama romantis religi yang menyentuh hati penonton. Tayang mulai 23 April 2026, film ini disutradarai oleh Archie Hekagery dan diproduksi oleh MD Pictures bersama Manara Films. Kisahnya diadaptasi dari cerita viral TikTok milik kreator @elizasifaa yang sebelumnya juga dikenal lewat karya populer.

cerita berfokus pada Amira, seorang santriwati cerdas dan penuh semangat yang diperankan oleh Zee Asadel. Ia merasa sangat bahagia saat dijodohkan dengan Furqon, seorang ustadz yang sudah lama ia kagumi. Pernikahan yang seharusnya menjadi awal kebahagiaan justru berubah menjadi sesuatu yang membingungkan bagi Amira.

Furqon, yang diperankan oleh Emir Mahira, menunjukkan sikap dingin sejak malam pertama pernikahan mereka. Ia tidak mampu bersikap seperti suami pada umumnya, seolah terjebak dalam bayangan masa lalu yang belum selesai. Kondisi ini membuat Amira bingung dan ragu.

Seiring berjalannya waktu, Amira mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi pada suaminya. Ia bertanya-tanya apakah Furqon memiliki masalah dalam dirinya atau justru masih mencintai perempuan lain dari masa lalu. Sosok Dara, yang diperankan oleh Ratu Rafa, perlahan menjadi bayangan yang mengganggu hubungan mereka

Tidak menyerah, Amira justru memilih jalan yang berbeda untuk mempertahankan rumah tangganya. Ia menggunakan “jalur langit”, yaitu dengan doa, kesabaran, dan keikhlasan. Baginya, cinta bukan hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang perjuangan dan keteguhan hati.

Film ini tidak hanya menyajikan kisah romantis, tetapi juga pesan tentang kesabaran, iman, dan kekuatan seorang istri dalam menghadapi ujian hidup. Dengan alur yang emosional dan dekat dengan realita, “Kupilih Jalur Langit” menjadi tontonan yang mampu mengajak penonton merenung tentang makna cinta dan kepercayaan.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sapuan Kuas Jadi Wasiat Budaya, Perhelatan Mural #Sinergi Sukowati 2 Digelar di Sragen

3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jose Rizal Manua Dukung Keberatan Seniman Aceh atas Judul Film Malahayati: Pasukan 1000 Janda

28 Juni 2026 - 15:56 WIB

Trending di SENI BUDAYA