Menu ✖

Mode Gelap
Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat DAMRI Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang, Dukung Transportasi Publik Berkelanjutan IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi KPLP Tanjung Priok Fokus Tangani KMP Batu Mandi dan Antisipasi Pencemaran Laut Hari Santri Nasional Diperingati Sederhana, SICE EO Acungi Jempol WCCE 2026 Hasilkan Jakarta Vision, Indonesia Bidik Masa Depan Ekonomi Kreatif Dunia

SENI BUDAYA

Film Kupilih Jalur Langit, Drama Religi Tanpa Dakwah

badge-check


 Film Kupilih Jalur Langit, Drama Religi Tanpa Dakwah Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Membaca judulnya, pasti orang mengira sebuah film Drama serius dengan penuh derai air mata, tapi setelah menonton, kota disuguhi tontonan yang menghibur, haru biru dan penuh edukasi buat masyarakat yang menonton film Kupilih Jalur Langit.

 

Penonton tidak hanya disuguhi film Drama percintaan yang serius, religius namun juga penuh tawa tapi penonton tidak disuguhi komedi yang dipaksakan, kelucuan mengalir begitu saja. Sehingga kita tidak dipaksa untuk tertawa.

Diangkat dari kisah nyata Elizasifaa, Kupilih Jalur Langit mengisahkan dinamika kehidupan pasangan muda dalam mengarungi rumah tangga.

Kupilih Jalur Langit” hadir sebagai drama romantis religi yang menyentuh hati penonton. Tayang mulai 23 April 2026, film ini disutradarai oleh Archie Hekagery dan diproduksi oleh MD Pictures bersama Manara Films. Kisahnya diadaptasi dari cerita viral TikTok milik kreator @elizasifaa yang sebelumnya juga dikenal lewat karya populer.

cerita berfokus pada Amira, seorang santriwati cerdas dan penuh semangat yang diperankan oleh Zee Asadel. Ia merasa sangat bahagia saat dijodohkan dengan Furqon, seorang ustadz yang sudah lama ia kagumi. Pernikahan yang seharusnya menjadi awal kebahagiaan justru berubah menjadi sesuatu yang membingungkan bagi Amira.

Furqon, yang diperankan oleh Emir Mahira, menunjukkan sikap dingin sejak malam pertama pernikahan mereka. Ia tidak mampu bersikap seperti suami pada umumnya, seolah terjebak dalam bayangan masa lalu yang belum selesai. Kondisi ini membuat Amira bingung dan ragu.

Seiring berjalannya waktu, Amira mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi pada suaminya. Ia bertanya-tanya apakah Furqon memiliki masalah dalam dirinya atau justru masih mencintai perempuan lain dari masa lalu. Sosok Dara, yang diperankan oleh Ratu Rafa, perlahan menjadi bayangan yang mengganggu hubungan mereka

Tidak menyerah, Amira justru memilih jalan yang berbeda untuk mempertahankan rumah tangganya. Ia menggunakan “jalur langit”, yaitu dengan doa, kesabaran, dan keikhlasan. Baginya, cinta bukan hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang perjuangan dan keteguhan hati.

Film ini tidak hanya menyajikan kisah romantis, tetapi juga pesan tentang kesabaran, iman, dan kekuatan seorang istri dalam menghadapi ujian hidup. Dengan alur yang emosional dan dekat dengan realita, “Kupilih Jalur Langit” menjadi tontonan yang mampu mengajak penonton merenung tentang makna cinta dan kepercayaan.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Setelah Vakum Sejak 2010, Dewan Kesenian Aceh Tengah Diupayakan Aktif Kembali

21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Apresiasi Semarak Kebudayaan Kabupaten Bogor, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

21 Oktober 2026 - 12:56 WIB

BPW Oi DKI Jakarta Gelar JAKARTA Oi NGUMPUL (JOiN 2) 2026 di Kota Tua

21 Oktober 2026 - 08:51 WIB

ISI Padangpanjang Jadi Panggung Diplomasi Budaya, Seniman Lima Negara Ramaikan FKI XIII

19 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Brotherhood of SANFFEST, Sineas Mancanegara Berbagi Ilmu Film di Sejumlah Daerah

19 Oktober 2026 - 12:52 WIB

15 Tahun Sastra Bulan Purnama, Merawat Persahabatan dan Menghidupkan Puisi di Era Digital

18 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Seluruh Academia Sabet Tiga Standing Ovation, Persaingan Top 12 D’Academy 8 Kian Ketat

17 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Dari Panggung Spanyol, Anak-Anak Indonesia Suarakan Perdamaian Dunia, Teater Tanah Air Borong Empat Penghargaan

17 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Jakarta Kulminasi: Satu Hari Tanpa Bayangan, Ketika Seni Mengajak Warga Membaca Perubahan Kota

16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Nina Nugroho Sulap Tenun Makassar Jadi Busana Modern, Filosofi Kehormatan dan Harmoni Jadi Inspirasi

16 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Trending di SENI BUDAYA