Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter berhasil mengamankan terduga pelaku pelecehan seksual di dalam rangkaian KRL Commuter Line yang videonya sempat viral di media sosial. Penindakan dilakukan setelah korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pada Ahad (22/2/2026).
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penelusuran melalui sistem CCTV Analytic. Penelusuran dilakukan berdasarkan ciri-ciri terduga pelaku yang disampaikan korban.

“Setelah menerima laporan, kami melakukan penelusuran melalui sistem CCTV Analytic sesuai dengan ciri-ciri yang diberikan korban. Selanjutnya kami melakukan konfirmasi kepada korban untuk memastikan kesesuaian identitas terduga pelaku, sebelum dimasukkan ke dalam daftar cekal (blacklist),” ujar Leza dalam keterangannya.
Sistem keamanan kemudian memberikan notifikasi saat terduga pelaku kembali memasuki area stasiun dan naik Commuter Line pada Jumat (27/2). Petugas langsung berkoordinasi di lapangan untuk mengamankan yang bersangkutan dan membawanya ke Stasiun Bojonggede guna menjalani pemeriksaan awal.
Setelah pemeriksaan dan menghadirkan korban untuk proses konfirmasi, KAI Commuter mendampingi korban dalam pelaporan serta menyerahkan terduga pelaku ke Polres Depok untuk proses hukum lebih lanjut.
“KAI Commuter juga akan memberikan pendampingan kepada korban, baik secara hukum maupun psikologis, sebagai bentuk dukungan dan penguatan,” tambah Leza.
KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan prima dan rasa aman bagi seluruh pengguna, serta memastikan keberpihakan kepada korban dalam setiap penanganan kasus serupa. Perusahaan juga menyampaikan keprihatinan dan permohonan maaf kepada korban atas ketidaknyamanan yang dialami.
“Kami mengimbau seluruh pengguna untuk peduli terhadap situasi sekitar saat menggunakan Commuter Line, berani bertindak dan melaporkan segala bentuk pelecehan seksual kepada petugas, melalui call center 021-121 maupun media sosial resmi KAI Commuter,” tutupnya.(fahmi)
































