Menu

Mode Gelap
KAI Intensifkan Pengembalian Barang Penumpang Pascakecelakaan Bekasi Timur, Tersisa 58 Item Catatan Halimah Munawir: Pemberontakan Sunyi Ki Hajar Dewantara Melalui Pendidikan InJourney Airports Januari-April Tambah 53 Rute Penerbangan, Perkuat Konektivitas Kolagen Tuna Menjalari Industri Makanan dan Kecantikan Mantap! Nilai Ekspor Industri Tuna Tembus US$ 1 Miliar Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Tragedi KRL–Argo Bromo Anggrek

PERON

KCIC dan KAI Pusatkan Akses KA Feeder Whoosh di Sisi Barat Stasiun Bandung

badge-check


 KCIC dan KAI Pusatkan Akses KA Feeder Whoosh di Sisi Barat Stasiun Bandung Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KCIC bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan penataan ulang akses penumpang KA Feeder Whoosh di Stasiun Bandung dengan memusatkan seluruh aktivitas keberangkatan dan kedatangan melalui ruang tunggu baru di sisi barat stasiun, tepatnya di depan Masjid Al Mu’min.

Untuk menuju area tersebut, penumpang dapat mengakses Pintu Utara Stasiun Bandung melalui Jalan Kebon Kawung. Ruang tunggu baru ini memiliki area yang lebih luas dan fasilitas lebih modern dengan kapasitas lebih dari 300 tempat duduk, meningkat dari sebelumnya sekitar 200 tempat duduk di ruang tunggu lama di sisi timur.

Setelah kebijakan ini diberlakukan, seluruh aktivitas ruang tunggu, boarding, drop off, dan pick up KA Feeder akan terpusat di area baru. Dengan demikian, akses lama KA Feeder di sisi timur dan selatan Stasiun Bandung tidak lagi melayani keberangkatan maupun kedatangan. Penyesuaian akses ini mulai diterapkan pada awal Maret 2026.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan informasi tersebut penting diketahui seluruh penumpang agar tidak mengalami keterlambatan saat menuju ruang tunggu KA Feeder, mengingat jadwal KA Feeder telah diselaraskan dengan keberangkatan Kereta Cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang.

“Kami mengimbau penumpang Whoosh yang akan menggunakan KA Feeder dari Stasiun Bandung agar mulai menyesuaikan keluar dan masuk kendaraan ke Stasiun Bandung melalui Pintu Utara dari Jalan Kebon Kawung,” ujar Eva.

Untuk mendukung kelancaran transisi, KCIC bersama KAI akan memasang rambu dan penunjuk arah di sejumlah titik strategis di Stasiun Bandung serta menyiagakan petugas tambahan selama masa peralihan. Petugas juga akan ditempatkan di area ruang tunggu lama untuk mengarahkan penumpang ke lokasi baru.

“Penataan akses dilakukan untuk menciptakan pergerakan penumpang yang lebih tertib, aman, dan efisien, khususnya pada jam sibuk. Dengan sentralisasi akses ini, alur penumpang menjadi lebih tertata serta dapat meningkatkan kenyamanan integrasi KA Feeder dengan Kereta Cepat Whoosh, seiring tingginya mobilitas penumpang,” kata Eva.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Intensifkan Pengembalian Barang Penumpang Pascakecelakaan Bekasi Timur, Tersisa 58 Item

2 Mei 2026 - 21:02 WIB

Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Tragedi KRL–Argo Bromo Anggrek

2 Mei 2026 - 17:22 WIB

KAI Perbarui Penanganan Korban Bekasi Timur: 76 Pelanggan Pulang, 24 Masih Dirawat

2 Mei 2026 - 16:47 WIB

KAI Services Hadirkan Kuliner Khas Daerah di Perjalanan KA Sangkuriang Bandung–Banyuwangi

2 Mei 2026 - 16:03 WIB

Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api, 4 Penumpang Meninggal Dunia

2 Mei 2026 - 10:26 WIB

Perlintasan Sebidang Masih Rawan, Pengamat Ungkap Tanggung Jawab dan Solusi Tekan Kecelakaan

2 Mei 2026 - 09:06 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tingkatkan Keselamatan Perlintasan Sebidang

2 Mei 2026 - 08:40 WIB

KAI Tegaskan Penataan Perlintasan Sebidang, 1.089 Titik Liar Jadi Prioritas Keselamatan

1 Mei 2026 - 19:17 WIB

Operasional KA Jarak Jauh Berangsur Pulih, Hampir Seluruh Perjalanan Berjalan Tepat Waktu

1 Mei 2026 - 19:10 WIB

Frontliner KAI Services Bagikan Service Kompensasi bagi Penumpang Terdampak Keterlambatan

1 Mei 2026 - 13:06 WIB

Trending di PERON