Menu

Mode Gelap
Catatan Halimah Munawir: Pemberontakan Sunyi Ki Hajar Dewantara Melalui Pendidikan InJourney Airports Januari-April Tambah 53 Rute Penerbangan, Perkuat Konektivitas Kolagen Tuna Menjalari Industri Makanan dan Kecantikan Mantap! Nilai Ekspor Industri Tuna Tembus US$ 1 Miliar Ratusan Buket Bunga Penuhi Stasiun Bekasi Timur, Warga Doakan Korban Tragedi KRL–Argo Bromo Anggrek KAI Perbarui Penanganan Korban Bekasi Timur: 76 Pelanggan Pulang, 24 Masih Dirawat

BANDARA

InJourney Airports Januari-April Tambah 53 Rute Penerbangan, Perkuat Konektivitas

badge-check


 Bandara InJourney Airports Perbesar

Bandara InJourney Airports

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) pada tahun ini mengakselerasi pengembangan rute penerbangan di berbagai bandara guna memperkuat konektivitas udara nasional.

Pada Januari – April 2026, sudah terdapat 53 rute penerbangan baru dioperasikan di berbagai bandara yang terdiri dari rute yang belum pernah dioperasikan sebelumnya serta penambahan layanan penerbangan baru.

Jumlah rute pada periode tersebut meningkat 15 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dengan penambahan 46 rute penerbangan.

Contoh rute yang belum pernah dioperasikan sebelumnya adalah Bandara Sam Ratulangi Manado – Bandara Naha Tahuna, yang kini dilayani Wings Air mulai Mei 2026.

Sementara itu, rute baru maskapai untuk menambah layanan penerbangan di rute eksisting semisal Garuda Indonesia pada Mei 2026 mulai membuka penerbangan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali – Bandara Mozes Kilangin Timika.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan, pengembangan jaringan penerbangan ini merupakan langkah konkret dan nyata di mana InJourney Airports menjadikan bandara sebagai agent of development untuk mendukung pertumbuhan dan pemerataan perekonomian serta kontribusi pada sektor pariwisata nasional.

“Konektivitas bandara menjadi kunci penting kemudahan mobilitas masyarakat, serta kelancaran arus barang dan logistik. InJourney Airports akan selalu merespons tantangan yang ada untuk memastikan konektivitas udara melalui peran Bandara tetap terjaga dan berkelanjutan,” urai Pahlevi, Sabtu (2/5/2026).

Tantangan saat ini menurutnya, antara lain akibat konflik Timur Tengah yang menyebabkan harga avtur yang tinggi, sehingga berdampak pada sentimen meningkatnya harga tiket pesawat Udara.

“Dalam merespons hal tersebut, InJourney Airports terus berupaya untuk memperkuat kolaborasi dengan ekosistem aviasi khususnya Airlines, Regulator, operator Bandara serta stakeholders lainnya untuk menjalankan berbagai strategi pengembangan rute agar bandara-bandara dapat terus meningkatkan jumlah rute penerbangan demi memenuhi permintaan konsumen dan meningkatkan persaingan pasar yang kompetitif,” ungkapnya.

Pengembangan jaringan penerbangan

Pada 14 – 16 April 2026, InJourney Airports turut serta dalam Routes Asia sebagai upaya pengembangan jaringan penerbangan di Asia Pasifik di tengah tantangan yang ada.

Di dalam ajang tersebut, InJourney Airports menggelar pertemuan strategis dengan 28 maskapai dan 16 bandara.

Adapun maskapai yang baru saja membuka rute penerbangan di bandara InJourney Airports adalah T’way Air rute Bandara Soekarno-Hatta – Bandara Incheon (Korea Selatan) mulai 29 April 2026

Kemudian pada Mei 2026 maskapai Scoot akan membuka rute Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung – Bandara Changi Singapura, dan pada Juni 2026 rute Bandara Supadio Pontianak – Bandara Changi.

Spring Airlines mulai Juni 2026 direncanakan melayani rute dari Guangzhou dan Shenzen ke Bandara Soekarno-Hatta.

Sejumlah maskapai juga memiliki peluang besar membuka rute di berbagai bandara InJourney Airports, yang akan diumumkan dalam waktu dekat seperti Centrum Air yang akan melayani rute Taskent, Uzbekistan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali serta Greater Bay Airlines yang akan terbang perdana Hongkong menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

“Di pasar rute internasional, target kami dalam 2 tahun adalah menambah frekuensi penerbangan rute eksisting dan membuka rute-rute baru. Ini sebagai dasar membangun konektivitas penerbangan jarak jauh (long haul) secara langsung atau direct flight dari bandara-bandara di Indonesia,” kata Pahlevi.

InJourney Airports bersama para pemangku kepentingan terus menjalankan berbagai strategi untuk meningkatkan jumlah layanan rute penerbangan baik domestik maupun internasional sepanjang tahun ini. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenhub Perkuat Keamanan Pesawat Udara

2 Mei 2026 - 15:39 WIB

Hari ketujuh, 34.657 Jemaah Haji Diberangkatkan ke Madinah

27 April 2026 - 19:35 WIB

INACA: Indonesia Aero Summit 2026 Bahas Sustainable Aviation Ecosystem

27 April 2026 - 14:43 WIB

Keberangkatan Jemaah Haji Dimulai, OTP Penerbangan Garuda Indonesia 100% pada Kloter 1 di 5 Embarkasi

22 April 2026 - 21:11 WIB

Menhub Dudy, Menhaj, dan Menteri Imigras Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter Pertama 2026

22 April 2026 - 19:46 WIB

Kemenhub Dorong Kolaborasi Regional Keselamatan Penerbangan

21 April 2026 - 20:08 WIB

Bandara Soekarno-Hatta dan Kertajati Siap Layani Keberangkatan Jemaah Haji 2026

21 April 2026 - 17:27 WIB

Perkuat Sistem Keselamatan, AirNav-ICAO Teken Kerja Sama Strategis

20 April 2026 - 12:54 WIB

Bandara Soekarno-Hatta Siap Layani 35.285 Jemaah Haji dari Terminal 2F

20 April 2026 - 10:42 WIB

Menhub Dudy Tinjau Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Pastikan Siap Layani Jemaah Haji 2026

20 April 2026 - 05:44 WIB

Trending di BANDARA