Wartatrans.com, JAKARTA – Mulai 1 Juli 2026, sebanyak tiga maskapai penerbangan yakni Long Air, Hainan Airlines, dan Saudia Airlines akan memproses keberangkatan jemaah umrah melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Soekarno-Hatta.
“Tahap berikutnya mulai 8 Juli 2026 mencakup jemaah umrah yang berangkat dengan maskapai Scoot dan Turkish Airlines,” jelas General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, Jumat (26/6/2026).

Selanjutnya, mulai 15 Juli 2026 jemaah umrah akan terbang dengan maskapai Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates dan Etihad Airways.
Sejalan dengan Surat Edaran Nomor SE DJPU 12 Tahun 2026, maskapai penerbangan
yang melayani jemaah umrah rombongan akan menerapkan skema split operation secara
bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Heru menjelaskan, tahapan ini untuk memastikan proses transisi operasional berjalan optimal serta memberikan waktu bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyesuaikan
proses pelayanan kepada jemaah.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor
Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta itu, terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi
jemaah umrah.
“Penerapan dilakukan secara bertahap agar layanan bagi jemaah umrah berjalan lancar. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai, PPIU, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan setiap tahapan dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Sebelumnya, Terminal 2F telah melayani keberangkatan jemaah umrah melalui sejumlah
tahapan pengoperasian. Terminal ini pertama kali melayani penerbangan charter Lion Air pada
2022.
Kemudian berkembang dengan layanan penerbangan charter dan reguler Garuda
Indonesia pada 2025.
“Berbagai penyempurnaan fasilitas dan skema operasional terus dilakukan hingga akhirnya terminal ini siap melayani keberangkatan jemaah umrah rombongan secara
lebih luas mulai Juli 2026,” kata Heru. (omy)































