Menu

Mode Gelap
Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera Gubernur Pramono Kaji Pembangunan Flyover di Pejompongan, Universitas Pancasila, dan Bintaro 13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati Cost Sharing ala Carpooling: Solusi Atasi Kemacetan, Biaya Energi dan Emisi Karbon 265 Anak Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Jalani Khitan Gratis, Senyum Warnai Masa Pemulihan KKP Bangun Kolaborasi Nasional Percepat Program Prioritas untuk Ketahanan Pangan

PERON

KAI Daop 1 Jakarta Klarifikasi Insiden Penumpang di Stasiun Cikarang, Tegaskan Komitmen Humanis

badge-check


 KAI Daop 1 Jakarta Klarifikasi Insiden Penumpang di Stasiun Cikarang, Tegaskan Komitmen Humanis Perbesar

BT, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memberikan klarifikasi terkait insiden penumpang yang diminta keluar dari area Stasiun Cikarang pada Rabu (29/10) dini hari. Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial dan memicu reaksi publik, khususnya terkait perlakuan terhadap kelompok rentan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa pihaknya telah menelusuri kejadian tersebut secara internal. Ia menyesalkan tindakan petugas keamanan yang dinilai kurang berempati.

“Kami memastikan seluruh penumpang yang memiliki tiket resmi berhak mendapatkan pelayanan yang layak. Apabila ada tindakan petugas di lapangan yang tidak sesuai prosedur, KAI akan melakukan pembinaan dan evaluasi agar hal serupa tidak terulang kembali,” ujar Ixfan dalam keterangan resminya, Selasa (4/11/2025).

Ia menegaskan bahwa meski sterilisasi area stasiun di luar jam operasional adalah bagian dari prosedur, pendekatan yang digunakan harus tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Petugas, katanya, harus bersikap humanis, terutama terhadap lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

“Petugas di lapangan kami ingatkan untuk selalu mengutamakan sikap humanis, tanggap, dan empati. Lansia, ibu hamil, dan anak-anak justru menjadi prioritas pelayanan, bukan sebaliknya,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap petugas terkait. Selain itu, KAI akan:

1. Menyesuaikan SOP sterilisasi agar lebih fleksibel pada kondisi tertentu.
2. Memberikan pelatihan ulang kepada petugas keamanan dan pelayanan pelanggan.
3. Menyiagakan petugas pada jam nonoperasional untuk memantau kenyamanan penumpang.

KAI menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan transportasi yang inklusif, aman, dan nyaman. Masyarakat juga diimbau untuk menyampaikan masukan melalui Contact Center 121 atau WhatsApp 08111-2111-121.

“Kritik dan masukan kami jadikan bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan,” tutup Ixfan.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Wisata Siapkan Revitalisasi Wisata Heritage, Stasiun Jakarta Kota Jadi Langkah Awal

3 Juli 2026 - 07:33 WIB

Komut KAI Wisata Kunjungi Stasiun Jakarta Kota, Luncurkan Inisiatif Pelestarian 5 Stasiun Bersejarah

3 Juli 2026 - 06:55 WIB

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

Trending di PERON