Menu ✖

Mode Gelap
​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026 Menembus Pegunungan, Ini 10 Stasiun Kereta Api Tertinggi di Jawa dan Sumatra KAI Catat 2,55 Juta Aktivitas Pelanggan di Tiga Daerah Geopark UNESCO Aturan Transportasi Berbasis Aplikasi Masuk dalam Revisi UU LLAJ Karhutla Tembus 10 Hektare di Bagendang, Kalteng 30 Hektare Lahan Meikarta Disiapkan untuk Rumah Subsidi

PERON

KAI Daop 1 Jakarta Klarifikasi Insiden Penumpang di Stasiun Cikarang, Tegaskan Komitmen Humanis

badge-check


 KAI Daop 1 Jakarta Klarifikasi Insiden Penumpang di Stasiun Cikarang, Tegaskan Komitmen Humanis Perbesar

BT, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memberikan klarifikasi terkait insiden penumpang yang diminta keluar dari area Stasiun Cikarang pada Rabu (29/10) dini hari. Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial dan memicu reaksi publik, khususnya terkait perlakuan terhadap kelompok rentan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa pihaknya telah menelusuri kejadian tersebut secara internal. Ia menyesalkan tindakan petugas keamanan yang dinilai kurang berempati.

“Kami memastikan seluruh penumpang yang memiliki tiket resmi berhak mendapatkan pelayanan yang layak. Apabila ada tindakan petugas di lapangan yang tidak sesuai prosedur, KAI akan melakukan pembinaan dan evaluasi agar hal serupa tidak terulang kembali,” ujar Ixfan dalam keterangan resminya, Selasa (4/11/2025).

Ia menegaskan bahwa meski sterilisasi area stasiun di luar jam operasional adalah bagian dari prosedur, pendekatan yang digunakan harus tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Petugas, katanya, harus bersikap humanis, terutama terhadap lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

“Petugas di lapangan kami ingatkan untuk selalu mengutamakan sikap humanis, tanggap, dan empati. Lansia, ibu hamil, dan anak-anak justru menjadi prioritas pelayanan, bukan sebaliknya,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta telah melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap petugas terkait. Selain itu, KAI akan:

1. Menyesuaikan SOP sterilisasi agar lebih fleksibel pada kondisi tertentu.
2. Memberikan pelatihan ulang kepada petugas keamanan dan pelayanan pelanggan.
3. Menyiagakan petugas pada jam nonoperasional untuk memantau kenyamanan penumpang.

KAI menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan transportasi yang inklusif, aman, dan nyaman. Masyarakat juga diimbau untuk menyampaikan masukan melalui Contact Center 121 atau WhatsApp 08111-2111-121.

“Kritik dan masukan kami jadikan bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan,” tutup Ixfan.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menembus Pegunungan, Ini 10 Stasiun Kereta Api Tertinggi di Jawa dan Sumatra

12 Oktober 2026 - 07:06 WIB

KAI Catat 2,55 Juta Aktivitas Pelanggan di Tiga Daerah Geopark UNESCO

12 Oktober 2026 - 05:45 WIB

KA Joglosemarkerto Layani 1,10 Juta Pelanggan, Tumbuh 9,73 Persen Sepanjang 2026

12 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Kereta Regional Jadi Pilihan Perjalanan Antarkota, KAI Layani 5,57 Juta Pelanggan

11 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen

10 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik

10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati

10 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Trending di PERON