Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama seluruh entitas KAI Group memastikan kesiapan penuh layanan transportasi publik selama malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan menghadirkan pengaturan operasional khusus, perpanjangan jam layanan, serta peningkatan kapasitas dan frekuensi perjalanan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin mobilitas masyarakat tetap aman, lancar, dan terkendali di puncak perayaan akhir tahun.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa seluruh skema layanan pergantian tahun disusun terintegrasi dalam Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama.

“KAI Group memastikan seluruh sarana, prasarana, serta sumber daya manusia berada dalam kondisi siap operasi melalui rangkaian pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan berlapis untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di penghujung tahun,” ujar Anne.
Dalam mendukung aktivitas masyarakat pada malam 31 Desember 2025, KAI Group menyiapkan layanan khusus di sejumlah moda.
LRT Jabodebek memperpanjang jam operasional hingga pukul 01.44 WIB dini hari, 1 Januari 2026, guna mengakomodasi arus balik penumpang setelah perayaan malam tahun baru. Layanan ini didukung puluhan rangkaian kereta serta 1.419 petugas operasional, keamanan, dan pelayanan. Pada malam pergantian tahun, LRT Jabodebek tetap memberlakukan tarif normal sesuai ketentuan jarak dan waktu perjalanan.
Selain itu, KAI Commuter memperpanjang layanan Commuter Line Jabodetabek hingga pukul 03.00 WIB pada malam tahun baru dengan mengoperasikan 45 perjalanan tambahan. Perjalanan ekstra tersebut tersebar di lintas Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, Tanjung Priok, dan Tangerang untuk memberikan alternatif transportasi publik yang aman dan terjangkau bagi masyarakat usai perayaan.
Penguatan layanan malam tahun baru tersebut ditopang oleh peningkatan kapasitas angkut di hampir seluruh layanan KAI Group. Total kapasitas angkut KAI Group, di luar layanan Whoosh dan KA Makassar–Parepare, mencapai 49.635.448 tempat duduk atau meningkat 8,9 persen dibandingkan Angkutan Nataru tahun sebelumnya. Peningkatan juga dilakukan melalui penyesuaian frekuensi perjalanan dengan total 40.493 perjalanan selama periode Nataru.
Selama periode Angkutan Nataru 18–29 Desember 2025, KAI Group telah melayani 17.952.187 pelanggan di seluruh layanan, termasuk kereta api jarak jauh dan lokal, Commuter Line, LRT Jabodebek, LRT Sumsel, KAI Bandara, hingga layanan wisata dan perkotaan lainnya.
“KAI Group akan terus memantau dinamika pergerakan penumpang hingga puncak libur Tahun Baru 2026. Dengan layanan khusus pada malam pergantian tahun, kami memastikan transportasi publik tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas dan aktivitas sosial pada awal tahun,” tutup Anne.(****)






















