Menu ✖

Mode Gelap
Pemerintah Perkuat Dukungan Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO Pastikan Standardisasi Bongkar Muat, Danantara Tinjau Pusat Kendali Operasi IPC TPK Dari Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat, DAMRI Hadirkan Kemudahan Akses Menuju Bandara Soekarno-Hatta IDSurvey dan S&P Global Bahas Penguatan ESG serta Pengembangan Bisnis Konsultasi PELNI Raih Penghargaan Excellence in National Maritime Connectivity Bobby Rasyidin Buka Suara soal Penyitaan Rp2 Miliar oleh KPK, Sebut Pemberitaan Tidak Benar

PERON

KAI Hadirkan Kelas Eksekutif di KA Logawa Mulai 6 Maret 2026, Penumpang Punya Lebih Banyak Pilihan Layanan

badge-check


 KAI Hadirkan Kelas Eksekutif di KA Logawa Mulai 6 Maret 2026, Penumpang Punya Lebih Banyak Pilihan Layanan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan dengan menghadirkan kelas eksekutif pada perjalanan KA Logawa relasi Purwokerto – Ketapang (pp) mulai 6 Maret 2026.

Sebelumnya, KA Logawa beroperasi menggunakan rangkaian 8 kereta ekonomi premium. Kini, KAI meningkatkan layanan dengan mengubah komposisi rangkaian menjadi 2 kereta kelas eksekutif Stainless Steel Generasi 1 dan 6 kereta ekonomi premium Stainless Steel, sehingga pelanggan memiliki lebih banyak pilihan kelas layanan sesuai kebutuhan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa penambahan layanan ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan kenyamanan perjalanan pelanggan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi kereta api yang semakin berkualitas.

“Penambahan layanan kelas eksekutif pada KA Logawa ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi pelanggan yang menginginkan kenyamanan lebih selama perjalanan. KAI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” ujar Anne.

Kereta eksekutif Stainless Steel Generasi 1 memiliki kapasitas 50 tempat duduk dengan berbagai fasilitas unggulan, seperti revolving seat, reclining seat, meja lipat, sandaran kaki, legroom yang lebih luas, colokan listrik, serta kursi ergonomis yang dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.

Dengan hadirnya layanan kelas eksekutif tersebut, perjalanan KA Logawa relasi Purwokerto – Ketapang menjadi semakin fleksibel karena pelanggan dapat memilih kelas layanan yang paling sesuai, baik kelas eksekutif maupun ekonomi premium.

KA Logawa melayani berbagai stasiun di jalur selatan hingga timur Pulau Jawa, di antaranya Purwokerto, Kroya, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Sragen, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Jember, hingga Ketapang.

Untuk perjalanan Purwokerto – Ketapang, KA Logawa berangkat dari Stasiun Purwokerto pukul 06.45 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 21.20 WIB. Sementara perjalanan Ketapang – Purwokerto berangkat dari Stasiun Ketapang pukul 06.15 WIB dan tiba di Stasiun Purwokerto pukul 20.20 WIB.

“KAI berharap peningkatan layanan ini dapat memberikan pengalaman perjalanan kereta api yang semakin nyaman sekaligus mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi massal yang aman, efisien, dan ramah lingkungan,” tutup Anne.

 

Tiket Masa Lebaran 2026, Beberapa Rute Masih Tersedia

Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga 5 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 2.168.633 tiket atau sekitar 48,2 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan.

Pada beberapa tanggal keberangkatan dan rute KA Jarak Jauh, tiket masih tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berencana melakukan perjalanan menggunakan layanan KA pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan data, tingkat penjualan tiket pada sejumlah tanggal masih relatif tersedia, di antaranya 11 Maret 2026 (H-10) sebesar 27,3 persen, 12 Maret 2026 (H-9) sebesar 39,5 persen, 30 Maret 2026 (H+8) sebesar 32,3 persen, 31 Maret 2026 (H+9) sebesar 21,5 persen, serta 1 April 2026 (H+10) sebesar 14,3 persen.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bobby Rasyidin Buka Suara soal Penyitaan Rp2 Miliar oleh KPK, Sebut Pemberitaan Tidak Benar

6 November 2026 - 18:28 WIB

Pastikan Keselamatan Kereta Jelang Nataru, Bobby Rasyidin Tinjau Perlintasan Daop 6

6 November 2026 - 13:50 WIB

GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember, Keberangkatan KA dari Gambir Bertambah Jadi 45 Perjalanan

6 November 2026 - 13:04 WIB

KAI Batal Impor KRL Bekas dari Jepang, Bobby Rasyidin Pastikan Pengadaan Kereta Baru

6 November 2026 - 07:30 WIB

Lawang Sewu dan Museum Ambarawa Tarik 2,1 Juta Pengunjung, KAI Dorong Wisata Sejarah

6 November 2026 - 06:12 WIB

Aktivitas Penumpang Tumbuh 9,32 Persen, KAI Tambah Pemberhentian KA di Tiga Stasiun

5 November 2026 - 21:01 WIB

KAI Services Terapkan Smart Cleaning, Kebersihan Stasiun Didukung Mesin Modern

5 November 2026 - 10:10 WIB

KAI Gelar Rail Heritage Forum 2026 di Lawang Sewu, Bahas Pelestarian Sejarah Kereta Api

5 November 2026 - 10:05 WIB

KCIC Hadirkan Promo 11.11, Naik Whoosh Lebih Hemat hingga Rp110 Ribu

5 November 2026 - 09:59 WIB

Dua Pencuri Kabel Rel di Tanah Abang Divonis 2 Tahun Penjara, KAI Soroti Ancaman Keselamatan

4 November 2026 - 21:13 WIB

Trending di PERON