Menu

Mode Gelap
Penumpang Whoosh Momen Lebaran Masih Ramai, KCIC Optimalkan Intermoda untuk Kelancaran Perjalanan Instruksi Presiden ke KAI: Percepat Inventarisasi Permukiman Bantaran Rel dan Penyiapan Solusi Hunian Laik Urai Kepadatan di Jalur Tol Trans Jawa, One Way dari KM 132 hingga KM 70 Diberlakukan Tiket KA dari Jakarta Masih Tersedia, KAI Beri Diskon Tarif hingga 20 Persen Illiza Sa’aduddin Djamal Luncurkan Dua Buku L K Ara di PDS H.B. Jassin Dari Keterbatasan Menuju Keberkahan: Kisah Inspiratif Siti Patimah Azzahra Bersama PNM

PERON

KAI: Kereta Api Angkut 1.9 Juta Pelanggan hingga Hari Lebaran Ini

badge-check


 KAI: Kereta Api Angkut 1.9 Juta Pelanggan hingga Hari Lebaran Ini Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif hingga memasuki periode Idulfitri. Peningkatan ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi utama untuk perjalanan mudik.

Hingga 21 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 3.799.365 tiket atau 84,5 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan Kereta Api Lokal pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Dengan capaian tersebut, masih tersedia 699.331 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk arus balik.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan penjualan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus menguat sebagai pilihan perjalanan Lebaran.

“Tren perjalanan mudik dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret. Hal ini terlihat dari penjualan tiket yang bergerak naik secara bertahap, terutama pada layanan kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan antarkota,” ujar Anne.

Pada layanan KAJJ, penjualan tiket telah mencapai 3.292.121 tiket atau 92,2 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Artinya, masih tersedia 279.639 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan arus balik.

Sementara itu, pada layanan KA Lokal yang dikelola KAI, penjualan tiket tercatat 438.203 tiket atau 47,3 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Dengan demikian, masih terdapat 488.733 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. Penjualan tiket KA Lokal umumnya akan terus meningkat mendekati tanggal keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7.

Selama periode arus mudik Angkutan Lebaran, yaitu 11 hingga 20 Maret 2026, KAI telah melayani 1.695.218 pelanggan KAJJ dan 302.561 pelanggan KA Lokal di Pulau Jawa dan Sumatra. Secara keseluruhan, jumlah tersebut mencapai 1.997.779 pelanggan.

Seiring dengan peningkatan tersebut, volume pelanggan dan tingkat okupansi harian KAJJ pada 11–20 Maret 2026 menunjukkan tren yang terus meningkat. Okupansi bahkan melampaui 100 persen pada beberapa hari, seperti 18 Maret yang mencapai 125,9 persen dan 19 Maret sebesar 120,1 persen.

Memasuki 21 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih terpantau tinggi. Hingga pagi hari, sedikitnya 174.198 pelanggan KAJJ telah dijadwalkan bepergian dengan tingkat okupansi sementara mencapai 108,1 persen. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.

Anne menjelaskan, tingkat okupansi di atas 100 persen dimungkinkan dalam operasional kereta api jarak jauh karena adanya pola perjalanan yang dinamis dalam satu rangkaian.

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” jelasnya.

Di tengah tingginya permintaan tersebut, sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.

Meski demikian, masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket pada sejumlah perjalanan tertentu, terutama untuk arus balik, melalui pilihan relasi alternatif, jadwal keberangkatan yang berbeda, maupun skema perjalanan lanjutan. KAI juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan connecting train serta memilih tanggal perjalanan yang lebih fleksibel.

“Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penumpang Whoosh Momen Lebaran Masih Ramai, KCIC Optimalkan Intermoda untuk Kelancaran Perjalanan

27 Maret 2026 - 15:08 WIB

Instruksi Presiden ke KAI: Percepat Inventarisasi Permukiman Bantaran Rel dan Penyiapan Solusi Hunian Laik

27 Maret 2026 - 14:37 WIB

Tiket KA dari Jakarta Masih Tersedia, KAI Beri Diskon Tarif hingga 20 Persen

27 Maret 2026 - 14:23 WIB

Tiket KA Pasca-Puncak Lebaran Masih Tersedia, KAI Daop 7 Beri Diskon hingga 20 Persen

27 Maret 2026 - 08:35 WIB

Resparking Perkuat Layanan Parkir Angkutan Lebaran melalui Penambahan Personel dan Fasilitas

27 Maret 2026 - 08:20 WIB

Update Angleb 2026: Lebih 13 Juta Orang Gunakan Commuter Line di Wilayah Jabodetabek, Merak dan Sekitarnya

26 Maret 2026 - 18:26 WIB

Ekonomi Kerakyatan Laris Manis Saat Lebaran 2026, Okupansi KA Tambahan Tembus 124 Persen

26 Maret 2026 - 18:09 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Capai Puncak, Okupansi KA Tembus 150 Persen

26 Maret 2026 - 15:46 WIB

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang Ngawi

26 Maret 2026 - 14:15 WIB

Penumpang Whoosh Naik 11,3 Persen Selama Angkutan Lebaran 2026

26 Maret 2026 - 13:29 WIB

Trending di PERON