Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

PERON

KAI: Kereta Api Angkut 1.9 Juta Pelanggan hingga Hari Lebaran Ini

badge-check


 KAI: Kereta Api Angkut 1.9 Juta Pelanggan hingga Hari Lebaran Ini Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan tren positif hingga memasuki periode Idulfitri. Peningkatan ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi utama untuk perjalanan mudik.

Hingga 21 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, tiket yang telah terjual mencapai 3.799.365 tiket atau 84,5 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan Kereta Api Lokal pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Dengan capaian tersebut, masih tersedia 699.331 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk arus balik.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan penjualan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus menguat sebagai pilihan perjalanan Lebaran.

“Tren perjalanan mudik dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret. Hal ini terlihat dari penjualan tiket yang bergerak naik secara bertahap, terutama pada layanan kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan antarkota,” ujar Anne.

Pada layanan KAJJ, penjualan tiket telah mencapai 3.292.121 tiket atau 92,2 persen dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Artinya, masih tersedia 279.639 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan arus balik.

Sementara itu, pada layanan KA Lokal yang dikelola KAI, penjualan tiket tercatat 438.203 tiket atau 47,3 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Dengan demikian, masih terdapat 488.733 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. Penjualan tiket KA Lokal umumnya akan terus meningkat mendekati tanggal keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7.

Selama periode arus mudik Angkutan Lebaran, yaitu 11 hingga 20 Maret 2026, KAI telah melayani 1.695.218 pelanggan KAJJ dan 302.561 pelanggan KA Lokal di Pulau Jawa dan Sumatra. Secara keseluruhan, jumlah tersebut mencapai 1.997.779 pelanggan.

Seiring dengan peningkatan tersebut, volume pelanggan dan tingkat okupansi harian KAJJ pada 11–20 Maret 2026 menunjukkan tren yang terus meningkat. Okupansi bahkan melampaui 100 persen pada beberapa hari, seperti 18 Maret yang mencapai 125,9 persen dan 19 Maret sebesar 120,1 persen.

Memasuki 21 Maret 2026, pergerakan pelanggan masih terpantau tinggi. Hingga pagi hari, sedikitnya 174.198 pelanggan KAJJ telah dijadwalkan bepergian dengan tingkat okupansi sementara mencapai 108,1 persen. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.

Anne menjelaskan, tingkat okupansi di atas 100 persen dimungkinkan dalam operasional kereta api jarak jauh karena adanya pola perjalanan yang dinamis dalam satu rangkaian.

“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” jelasnya.

Di tengah tingginya permintaan tersebut, sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.

Meski demikian, masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket pada sejumlah perjalanan tertentu, terutama untuk arus balik, melalui pilihan relasi alternatif, jadwal keberangkatan yang berbeda, maupun skema perjalanan lanjutan. KAI juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan connecting train serta memilih tanggal perjalanan yang lebih fleksibel.

“Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Direktur Utama KAI: 81 Tahun Perjalanan Kereta Api Indonesia Berawal dari Sejarah, Bergerak Menuju Masa Depan

29 September 2026 - 23:20 WIB

KAI Tegaskan Rekomendasi KNKT Tak Berhenti di Dokumen, Diterapkan di Lapangan

29 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Trending di PERISTIWA