Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Services menggelar kegiatan pembinaan bagi petugas keamanan stasiun guna mematangkan kembali kesiapsiagaan pengamanan pasca masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Kantor Pusat KAI Services, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Sebanyak 125 petugas keamanan mengikuti pembinaan ini, terdiri atas 110 Petugas Keamanan Kereta Commuter Wilayah 1 dan 15 Petugas Keamanan Kereta Api Bandara. Kegiatan dipandu oleh tim Security Kantor Pusat KAI Services.

Pembinaan difokuskan pada penguatan kewajiban utama petugas keamanan, meliputi fungsi preventif, penegakan aturan, serta pelayanan kepada penumpang. Ketiga aspek tersebut menjadi pedoman penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di area stasiun melalui pengalaman layanan terbaik bagi pengguna jasa.
Dalam pemaparannya, tim Security Kantor Pusat menekankan pentingnya kemampuan adaptasi petugas keamanan dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Petugas diharapkan tidak hanya bekerja berdasarkan kebiasaan atau arahan semata, tetapi mampu mengambil inisiatif sesuai kondisi.
“Sebagai petugas keamanan, jangan sampai hanya bekerja sesuai arahan saja. Misalnya ketika kondisi stasiun penuh, kemampuan adaptif sangat dibutuhkan untuk mencari solusi terbaik agar situasi tetap terkendali,” ujar Yudha, salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Manager Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita mengatakan pembinaan ini bertujuan memastikan petugas keamanan tetap profesional dan adaptif dalam menjalankan tugas, meski masa libur Nataru telah berakhir.
“Kami mengharapkan para petugas security tidak kendor dalam melakukan pengamanan pasca masa liburan Nataru yang baru saja berlalu,” kata Nyoman.
Ia menambahkan, pada awal 2026 KAI Services langsung menjalankan berbagai program peningkatan kualitas layanan bagi petugas frontliner. Melalui pembinaan ini, unit Security KAI Services diharapkan terus meningkatkan pelayanan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang di seluruh lingkungan stasiun, khususnya di wilayah Regional 1 Jakarta.(****)


