Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Services menunjukkan komitmennya terhadap keamanan pangan dengan berhasil memperoleh sertifikasi ISO 22000, standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan di seluruh rantai pasok, mulai dari produsen hingga konsumen.
Sertifikasi ini diraih setelah melalui serangkaian uji dan penilaian yang dilakukan oleh tim konsultan dari PT TUV Nord Indonesia. Proses audit berlangsung di dapur produksi KAI Services yang berada di Cirebon dan Yogyakarta, dengan cakupan penilaian mulai dari tahap persiapan hingga pemasakan makanan.

Selain itu, penilaian juga mencakup produksi makanan siap saji yang dikemas dalam kotak makan kertas, serta makanan setengah jadi dan makanan siap saji beku yang menggunakan kemasan vakum dan wadah thinwall. Seluruh proses, mulai dari persiapan, pemasakan, hingga pembekuan, turut menjadi bagian dari evaluasi.
Tak hanya itu, audit juga menyoroti penggunaan jasa pihak ketiga, seperti layanan pengendalian hama (pest control), pengelolaan limbah, hingga pengujian laboratorium eksternal guna memastikan standar keamanan pangan terpenuhi secara menyeluruh.
Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendri Wintoko, mengatakan bahwa pencapaian sertifikasi ini menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan seluruh produk makanan yang dihasilkan.
“Dengan lolosnya sertifikasi ISO 22000 ini, kami ingin menjamin keamanan pangan terhadap semua produk makanan yang diproduksi KAI Services. Kami juga berharap sertifikasi ini dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk dari dapur produksi dan dapur wilayah,” ujar Ixfan dalam keterangan resminya, Senin (4/5).
Ia menambahkan, standar ISO 22000 membantu perusahaan dalam mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengurangi berbagai risiko keamanan pangan, mulai dari bahaya fisik hingga kimia, melalui pendekatan sistematis yang mencakup HACCP dan prinsip manajemen mutu.
KAI Services, lanjut Ixfan, juga secara berkala melakukan evaluasi serta peningkatan berkelanjutan terhadap sistem keamanan pangan, termasuk langkah pencegahan terhadap potensi kontaminasi.
“Dengan penerapan kebijakan keamanan pangan, KAI Services menjamin seluruh produk yang dihasilkan bebas dari bahaya serta layak dikonsumsi oleh para pelanggan Kuliner Kereta dan Loko Café,” tutupnya.(fahmi)






























