Menu ✖

Mode Gelap
Penjualan Rumah Subsidi Lesu Wahyu Zein, Penyany Sekaligus Komposer Rilis EP dan Sukses Tembus 8 Ribuan Montly Listeners di Spotify Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Digelar di USK, Hadirkan Seniman dari Berbagai Negara Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi Jejak Kereta Api di Ujung Jawa dan Sumatra: Merak, Ketapang, Krueng Mane dan Tanjungkarang

PERON

KAI Services Kantongi Sertifikasi ISO 22000, Jamin Keamanan Pangan Produk Kuliner

badge-check


 KAI Services Kantongi Sertifikasi ISO 22000, Jamin Keamanan Pangan Produk Kuliner Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Services menunjukkan komitmennya terhadap keamanan pangan dengan berhasil memperoleh sertifikasi ISO 22000, standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan di seluruh rantai pasok, mulai dari produsen hingga konsumen.

Sertifikasi ini diraih setelah melalui serangkaian uji dan penilaian yang dilakukan oleh tim konsultan dari PT TUV Nord Indonesia. Proses audit berlangsung di dapur produksi KAI Services yang berada di Cirebon dan Yogyakarta, dengan cakupan penilaian mulai dari tahap persiapan hingga pemasakan makanan.

Selain itu, penilaian juga mencakup produksi makanan siap saji yang dikemas dalam kotak makan kertas, serta makanan setengah jadi dan makanan siap saji beku yang menggunakan kemasan vakum dan wadah thinwall. Seluruh proses, mulai dari persiapan, pemasakan, hingga pembekuan, turut menjadi bagian dari evaluasi.

Tak hanya itu, audit juga menyoroti penggunaan jasa pihak ketiga, seperti layanan pengendalian hama (pest control), pengelolaan limbah, hingga pengujian laboratorium eksternal guna memastikan standar keamanan pangan terpenuhi secara menyeluruh.

Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendri Wintoko, mengatakan bahwa pencapaian sertifikasi ini menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan seluruh produk makanan yang dihasilkan.

“Dengan lolosnya sertifikasi ISO 22000 ini, kami ingin menjamin keamanan pangan terhadap semua produk makanan yang diproduksi KAI Services. Kami juga berharap sertifikasi ini dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk dari dapur produksi dan dapur wilayah,” ujar Ixfan dalam keterangan resminya, Senin (4/5).

Ia menambahkan, standar ISO 22000 membantu perusahaan dalam mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengurangi berbagai risiko keamanan pangan, mulai dari bahaya fisik hingga kimia, melalui pendekatan sistematis yang mencakup HACCP dan prinsip manajemen mutu.

KAI Services, lanjut Ixfan, juga secara berkala melakukan evaluasi serta peningkatan berkelanjutan terhadap sistem keamanan pangan, termasuk langkah pencegahan terhadap potensi kontaminasi.

“Dengan penerapan kebijakan keamanan pangan, KAI Services menjamin seluruh produk yang dihasilkan bebas dari bahaya serta layak dikonsumsi oleh para pelanggan Kuliner Kereta dan Loko Café,” tutupnya.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Kereta Api di Ujung Jawa dan Sumatra: Merak, Ketapang, Krueng Mane dan Tanjungkarang

4 Oktober 2026 - 19:58 WIB

KA Mutiara Timur Catat 304.522 Pelanggan, Banyuwangi Makin Terhubung dengan Surabaya

4 Oktober 2026 - 17:26 WIB

KAI Catat 11,34 Juta Pergerakan Pelanggan di Sumatra, Naik 12,02 Persen

4 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Commuter Run 2026 Diikuti 2.500 Peserta, KAI Commuter Dorong Gaya Hidup Sehat dan Transportasi Publik

4 Oktober 2026 - 09:07 WIB

KA Harina Tembus 567 Ribu Pelanggan, Hubungkan Bandung-Surabaya via Jalur Utara

3 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Dilema Aturan Impor KRL Bekas dan Kebutuhan Layanan Publik

3 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Menhub Dudy Tegaskan  Keselamatan Transportasi Harus jadi Perhatian Utama

3 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Angkutan Non-Batu Bara KAI Capai 9,15 Juta Ton, Hasil Pertanian Banyuwangi–Jakarta Mulai Dibidik

2 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Keributan Terjadi di Eskalator Stasiun Bekasi, Diduga Dipicu Perselisihan Pasangan

2 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Trending di PERON