Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

PERISTIWA

KAI Wisata Gandeng JakCloth Hadirkan Festival Kreatif dan Musik di Lawang Sewu

badge-check


					KAI Wisata Gandeng JakCloth Hadirkan Festival Kreatif dan Musik di Lawang Sewu Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) berkolaborasi dengan Jakarta Clothing (JakCloth) menghadirkan rangkaian festival kreatif, musik, dan UMKM di kawasan heritage Lawang Sewu, Semarang. Acara ini akan berlangsung selama periode akhir tahun 2025 hingga awal 2026 dan menjadi bagian dari upaya menghidupkan kawasan cagar budaya melalui kegiatan ekonomi kreatif.

Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy, mengatakan kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara industri pariwisata, ekonomi kreatif, dan ruang ekspresi seni yang inklusif bagi masyarakat. Menurutnya, Lawang Sewu tidak hanya diposisikan sebagai destinasi wisata sejarah, tetapi juga sebagai ruang hidup bagi kreativitas, UMKM, dan industri musik.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya KAI Wisata menghidupkan kawasan heritage melalui event kreatif yang bernilai ekonomi dan budaya. Lawang Sewu kami hadirkan secara relevan dan dinamis untuk generasi saat ini,” ujar Hendy Helmy.

Melalui kegiatan ini, pengunjung cukup membeli tiket masuk Lawang Sewu sebesar Rp50.000 untuk menikmati area pameran JakCloth, bazar UMKM, serta panggung hiburan reguler yang tersebar di area acara. Selain itu, KAI Wisata dan JakCloth juga menyiapkan konser musik dengan berbagai kategori tiket dan penampilan khusus sepanjang rangkaian festival.

Rangkaian konser akan digelar mulai 30 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pada hari pertama, 30 Desember 2025, pengunjung dapat menikmati special show Barasuara dengan tiket Festival A Rp200.000 dan Festival B Rp150.000, sementara akses bazar dan panggung hiburan dibanderol Rp50.000. Pada 31 Desember 2025, seluruh tiket dibanderol Rp100.000 untuk akses bazar dan panggung special show.

Memasuki 1 Januari 2026, tiket kembali ditawarkan seharga Rp50.000 untuk area bazar dan panggung hiburan. Selanjutnya, pada 2 Januari 2026 akan digelar special show Glenn Fredly Live by The Bakuucakar x Ryan Ekky Pradipta dengan tiket Diamond Rp750.000 dan Gold Rp500.000. Pada 3 Januari 2026, giliran Padi Reborn tampil dengan kategori tiket Diamond Rp750.000 dan Gold Rp500.000. Rangkaian acara ditutup pada 4 Januari 2026 dengan special show Trisuaka Festival dengan tiket Rp150.000 serta akses reguler bazar seharga Rp50.000.

Festival ini akan menghadirkan deretan musisi dan talenta kreatif nasional lintas genre, di antaranya Padi Reborn, Glenn Fredly Live by The Bakuucakar x Ryan Ekky Pradipta, Barasuara, Trisuaka, Hall of The Elders, Nabila and Friends, Jasad, hingga sejumlah musisi dan komunitas kreatif lainnya.

Vice President Corporate Secretary KAI Wisata, Otnial Eko Pamiarso, mengatakan kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun kolaborasi yang mendukung komunitas musik nasional secara tertata, aman, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“KAI Wisata memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tata kelola yang baik, aman, dan nyaman bagi pengunjung, sekaligus membuka ruang promosi bagi UMKM dan pelaku kreatif lokal agar dapat tumbuh bersama,” kata Otnial.

Sementara itu, Uchok selaku penyelenggara JakCloth menyambut positif kolaborasi ini. Ia menyebut festival ini bukan sekadar ajang fashion dan musik, tetapi ruang pertemuan antara kreativitas, budaya, dan generasi muda.

“Lawang Sewu memberikan atmosfer yang unik dan bersejarah untuk menghadirkan pengalaman JakCloth yang berbeda dari sebelumnya,” ujarnya.

Selama rangkaian acara berlangsung, Lawang Sewu akan dibuka mulai pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB. Khusus pada malam pergantian tahun, Lawang Sewu akan dibuka hingga pukul 00.00 WIB dan ditutup dengan perayaan malam tahun baru.

Hendy Helmy menegaskan kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengembangan event berbasis heritage yang berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sebuah acara hiburan, tetapi investasi jangka panjang bagi penguatan citra pariwisata dan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.(****)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang

15 Januari 2026 - 17:04 WIB

BPSPL Pontianak Pastikan Video Viral Bukan Penangkapan Pesut Mahakam

15 Januari 2026 - 15:12 WIB

Seniman Kembali Turun ke Jalan, Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki

15 Januari 2026 - 11:51 WIB

Bupati Bogor Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Munculnya Asap di Area PT Aneka Tambang, Pastikan Tidak Ada Korban

15 Januari 2026 - 11:43 WIB

KMMI Dibentuk, Pelaku Usaha Sepakat Kawal Program Presiden Percepat Penempatan PMI Terampil

15 Januari 2026 - 10:31 WIB

Trending di EKOBIS