Menu

Mode Gelap
Meriahkan HJB TH 2026,Pemkab Bogor Luncurkan Pelayanan Publik 100 Jam Non Stop Rian Hidayat Resmi Daftar Calon Ketua Umum BM PAN, Usung Agenda Konsolidasi dan Kemenangan PAN 2029 KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda Pendidikan Karakter Berbasis Bahasa Ibu (Refleksi atas Kasus Kekerasan di Daycare dan Krisis Pengasuhan Anak) Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijjah Besok, Idul Adha 27 Mei 2026 Ferry jadi Moda Pilihan Utama Masyarakat, Trafik Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Ramai

JALUR

Kelola Mobilitas 2,8 Juta Pelanggan, DAMRI Jaga Layanan Tetap Stabil di Tengah Dinamika Lebaran

badge-check


 Kelola Mobilitas 2,8 Juta Pelanggan, DAMRI Jaga Layanan Tetap Stabil di Tengah Dinamika Lebaran Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – DAMRI membukukan capaian positif selama periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 dengan melayani lebih dari 2,8 juta pelanggan, meningkat sekitar 35 persen dibandingkan realisasi Angkutan Lebaran 2025 sebesar 2,06 juta pelanggan.

Peningkatan ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat yang berlangsung sejak sebelum hingga setelah hari raya, didukung oleh berbagai faktor seperti fleksibilitas waktu perjalanan serta kebijakan work from anywhere (WFA) yang turut mendorong penyebaran waktu mudik dan arus balik menjadi lebih merata.

Selama pelaksanaan Angkutan Lebaran, pergerakan pelanggan mulai meningkat sejak H-10 lebaran dan mencapai puncaknya pada 17 Maret 2026, sebelum kembali menunjukkan peningkatan pada fase arus balik di sekitar 25 Maret 2026. Pola ini mencerminkan bahwa perjalanan masyarakat tidak lagi terpusat pada satu waktu tertentu, melainkan berlangsung lebih dinamis.

“Dengan peningkatan pelanggan lebih dari 35 persen, tantangan kami bukan hanya pada volume, tetapi bagaimana menjaga perjalanan tetap berjalan stabil di tengah pergerakan yang semakin dinamis. Pengelolaan operasional kami fokus pada menjaga kelancaran layanan di berbagai titik perjalanan,” ujar _Head of Corporate Communication_ DAMRI, P. Septian Adri S.

Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas tersebut, DAMRI mengoperasikan lebih dari 1.500 unit armada yang disiagakan secara optimal hingga mencapai sekitar 1.800 unit pada periode puncak, dengan frekuensi perjalanan mencapai lebih dari 108 ribu ritase selama periode Angkutan Lebaran 2026, atau meningkat dua persen dibandingkan periode sebelumnya. Penguatan layanan dilakukan melalui pengelolaan operasional yang adaptif, termasuk pemantauan perjalanan secara berkala serta koordinasi intensif di titik-titik dengan mobilitas tinggi.

Selama periode Angkutan Lebaran, DAMRI memperkuat pengawasan operasional melalui _Central Control Room_ selama 24 jam, serta menyiagakan sejumlah titik pemantauan dan dukungan teknis di berbagai wilayah guna memastikan kesiapan armada dan kru tetap optimal.

Capaian ini tidak terlepas dari upaya bersama seluruh insan DAMRI dalam menjaga kualitas layanan selama periode Angkutan Lebaran. Seluruh pengalaman operasional, mulai dari pengelolaan pergerakan pelanggan, penguatan layanan di titik-titik keberangkatan, hingga koordinasi lintas fungsi di lapangan dan di balik layar, menjadi fondasi bagi DAMRI untuk terus menyempurnakan kualitas layanan secara berkelanjutan.

“Kami melihat pergerakan pelanggan tahun ini lebih menyebar, sehingga pengelolaan operasional juga harus lebih adaptif. Seluruh tim, baik di lapangan maupun di belakang layar, bekerja untuk memastikan layanan tetap berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan armada, kru, hingga pengawasan perjalanan secara menyeluruh,” lanjutnya.

DAMRI menutup Posko Angkutan Lebaran pada 1 April 2026 sebagai penanda berakhirnya periode operasional khusus Lebaran tahun ini. Berbagai dinamika yang dihadapi selama periode tersebut menjadi bagian dari pembelajaran dalam meningkatkan kesiapan layanan ke depan.

“Pengalaman selama Angkutan Lebaran ini menjadi bekal penting bagi kami dalam menjaga kesiapan operasional. Mengingat dalam waktu dekat DAMRI juga akan mulai mendukung kebutuhan untuk transportasi lanjutan pada Angkutan Haji, berbagai pembelajaran ini kami lanjutkan agar layanan tetap berjalan optimal,” tutup Septian.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda

18 Mei 2026 - 09:30 WIB

Hasil Sidang Isbat: 1 Zulhijjah Besok, Idul Adha 27 Mei 2026

17 Mei 2026 - 20:18 WIB

PT Pelindo Jasa Maritim Perkuat Kompetensi SDM melalui Endorsement Pandu Batch 1

16 Mei 2026 - 16:57 WIB

IPC TPK Panjang Perbesar Kapasitas Bongkar Muat dengan QCC Post Panamax

16 Mei 2026 - 16:55 WIB

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ditjen Hubdat Ramp Check 55 Bus di Rest Area Bogor

16 Mei 2026 - 13:49 WIB

Astra Credit Companies Tanam Mangrove di Pontianak

15 Mei 2026 - 15:50 WIB

BKI Pertahankan Kategori “High Performance” Pada Tokyo MoU 2025

13 Mei 2026 - 21:01 WIB

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan

13 Mei 2026 - 20:35 WIB

KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo, Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional

13 Mei 2026 - 19:41 WIB

Terminal Teluk Lamong Perkuat Kompetensi Pekerja dalam Pertolongan Pertama Kecelakaan

13 Mei 2026 - 18:51 WIB

Trending di NASIONAL