Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT Hamdi Afkar Hadirkan Keindahan Alam Aceh dalam Kanvas di Pameran Internasional USK Thomas Oentoro jadi Dirut Garuda Indonesia, ini Profilnya KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak Krishna Sakti Buktikan Talenta Anak Indonesia, Rilis Dua Single dengan Dua Wajah Berbeda PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Kespel Masyarakat Pesisir

JALUR

Kelola Mobilitas 2,8 Juta Pelanggan, DAMRI Jaga Layanan Tetap Stabil di Tengah Dinamika Lebaran

badge-check


 Kelola Mobilitas 2,8 Juta Pelanggan, DAMRI Jaga Layanan Tetap Stabil di Tengah Dinamika Lebaran Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – DAMRI membukukan capaian positif selama periode Angkutan Lebaran 1447 H/2026 dengan melayani lebih dari 2,8 juta pelanggan, meningkat sekitar 35 persen dibandingkan realisasi Angkutan Lebaran 2025 sebesar 2,06 juta pelanggan.

Peningkatan ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat yang berlangsung sejak sebelum hingga setelah hari raya, didukung oleh berbagai faktor seperti fleksibilitas waktu perjalanan serta kebijakan work from anywhere (WFA) yang turut mendorong penyebaran waktu mudik dan arus balik menjadi lebih merata.

Selama pelaksanaan Angkutan Lebaran, pergerakan pelanggan mulai meningkat sejak H-10 lebaran dan mencapai puncaknya pada 17 Maret 2026, sebelum kembali menunjukkan peningkatan pada fase arus balik di sekitar 25 Maret 2026. Pola ini mencerminkan bahwa perjalanan masyarakat tidak lagi terpusat pada satu waktu tertentu, melainkan berlangsung lebih dinamis.

“Dengan peningkatan pelanggan lebih dari 35 persen, tantangan kami bukan hanya pada volume, tetapi bagaimana menjaga perjalanan tetap berjalan stabil di tengah pergerakan yang semakin dinamis. Pengelolaan operasional kami fokus pada menjaga kelancaran layanan di berbagai titik perjalanan,” ujar _Head of Corporate Communication_ DAMRI, P. Septian Adri S.

Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas tersebut, DAMRI mengoperasikan lebih dari 1.500 unit armada yang disiagakan secara optimal hingga mencapai sekitar 1.800 unit pada periode puncak, dengan frekuensi perjalanan mencapai lebih dari 108 ribu ritase selama periode Angkutan Lebaran 2026, atau meningkat dua persen dibandingkan periode sebelumnya. Penguatan layanan dilakukan melalui pengelolaan operasional yang adaptif, termasuk pemantauan perjalanan secara berkala serta koordinasi intensif di titik-titik dengan mobilitas tinggi.

Selama periode Angkutan Lebaran, DAMRI memperkuat pengawasan operasional melalui _Central Control Room_ selama 24 jam, serta menyiagakan sejumlah titik pemantauan dan dukungan teknis di berbagai wilayah guna memastikan kesiapan armada dan kru tetap optimal.

Capaian ini tidak terlepas dari upaya bersama seluruh insan DAMRI dalam menjaga kualitas layanan selama periode Angkutan Lebaran. Seluruh pengalaman operasional, mulai dari pengelolaan pergerakan pelanggan, penguatan layanan di titik-titik keberangkatan, hingga koordinasi lintas fungsi di lapangan dan di balik layar, menjadi fondasi bagi DAMRI untuk terus menyempurnakan kualitas layanan secara berkelanjutan.

“Kami melihat pergerakan pelanggan tahun ini lebih menyebar, sehingga pengelolaan operasional juga harus lebih adaptif. Seluruh tim, baik di lapangan maupun di belakang layar, bekerja untuk memastikan layanan tetap berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan armada, kru, hingga pengawasan perjalanan secara menyeluruh,” lanjutnya.

DAMRI menutup Posko Angkutan Lebaran pada 1 April 2026 sebagai penanda berakhirnya periode operasional khusus Lebaran tahun ini. Berbagai dinamika yang dihadapi selama periode tersebut menjadi bagian dari pembelajaran dalam meningkatkan kesiapan layanan ke depan.

“Pengalaman selama Angkutan Lebaran ini menjadi bekal penting bagi kami dalam menjaga kesiapan operasional. Mengingat dalam waktu dekat DAMRI juga akan mulai mendukung kebutuhan untuk transportasi lanjutan pada Angkutan Haji, berbagai pembelajaran ini kami lanjutkan agar layanan tetap berjalan optimal,” tutup Septian.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT

8 Oktober 2026 - 19:17 WIB

KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak

8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres No. 27 Tahun 2026 Terkait Ojol

8 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Kendaraan Roda Tiga, Menakar Peluang dan Tantangan jadi Angkutan Umum

8 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pelindo Regional 2 Dorong Generasi Muda Kenali Strategi dan Bisnis Kepelabuhanan

7 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Alhamdulillah, Biaya yang Ditanggung Jemaah Haji 2027 Turun Rp3,4 Juta

7 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027

6 Oktober 2026 - 18:31 WIB

APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan

6 Oktober 2026 - 15:31 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Trending di JALUR