Menu

Mode Gelap
Rumah Budaya HMA, Diplomasi Sastra dan Budaya, Merawat Harmoni Indonesia–Mesir Proliga 2026 Pekan ke 6 Bojonegoro Mengerucutkan Tim Peserta Babak Final Four Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ Citilink Buka 2 Rute Baru Menuju Sumatera via Bandara Halim Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih Tiga Penghargaan PR Indonesia Awards 2026

BANDARA

Kemenhub Pastikan 257 Bandara Siap Hadapi Angkutan Nataru

badge-check


 Suasana Bandara di Kaltim Perbesar

Suasana Bandara di Kaltim

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan melaksanakan inspeksi kesiapan operasional bandar udara dalam rangka penyelenggaraan angkutan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di 257 bandara.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F Laisa menyampaikan, inspeksi bandara dilakukan oleh inspektur Bandar Udara kantor pusat bersama dengan inspektur bandar udara Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) I sd X dengan pembagian area inspeksi sebagai berikut:
1. Inspektur Bandar Udara kantor pusat melaksanakan inspeksi di 12 bandar udara (Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandar Udara Binaka, Bandar Udara Morowali, Bandar Udara Adi Sutjipto, Bandar Udara Lede Kalumbang, Bandar Udara Betoambari, Bandar Udara Umbu Mehang Kunda, Bandar Udara Depati Amir, Bandar Udara Silampari, Bandar Udara Kalimarau, Bandar Udara Sultan Babullah, dan Bandar Udara H.Asan Sampit);

2. Inspektur Bandar Udara Kantor OBU melaksanakan inspeksi di 245 bandar udara pada masing-masing wilayah kerjanya.

Dirjen Lukman menjelaskan, unsur utama pelaksanaan inspeksi difokuskan pada sisi udara (Runway, Taxiway, Apron, Alat Bantu Visual, sistem kelistrikan dan pelayanan darurat termasuk juga pemeriksaan sistem dan fasilitas drainase) serta pemeriksaan sisi darat (terminal penumpang), selain itu kesiapan inspektur juga menjadi unsur penting pelaksanaan inspeksi.

Hasil evaluasi dari inspeksi yang dilakukan oleh Inspektur Bandar Udara nantinya akan rekap dan diserahkan kepada Direktur Bandar Udara dan Kepala Kantor OBU.

“Hasil dari inspeksi para inspektur ini harus ditindaklanjuti oleh unit penyelenggara bandar udara terkait, sehingga pada saat pelaksanaan Nataru semua berjalan dengan lancar, aman dan selamat,” tutur Lukman.

Untuk kewaspadaan cuaca ekstrem dan bencana alam, Ditjen Hubud telah memberikan arahan dan kebijakan kepada Kepala OBU, Kepala UPBU dan stakeholders penerbangan sebagai berikut:

1. Meningkatkan kewaspadaan operasional terhadap kondisi cuaca ekstrem dan bencana alam.
2. ⁠Menyampaikan informasi perubahan cuaca, kondisi runway, dan informasi keselamatan penerbangan kepada pilot
3. ⁠Melakukan pengamatan runway secara berkala, mencegah dan membersihkan potensi bahaya (FOD/condaminants).
4. ⁠Berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga dan meningkatkan pelayanan penerbangan.
5. ⁠Mengantisipasi cuaca ekstrem, bencana alam dan keadaan darurat demi menjaga keselamatan, keamanan dan pelayanan.
6. ⁠Berkoordinasi dan berkolaborasi dengan instansi terkait apabila terjadi bencana alam untuk penanganan cepat dan teratur.
7. ⁠Melaporkan segera kepada Dirjen Hubud dan jajaran apabila terjadi incident/accident/serious accident atau kejadian signifikan lainnya.

“Kami berharap pelaksanaan angkutan udara Nataru kali ini dapat memberikan kesan yang baik, perjalanan yang nyaman, selamat dan aman,” tutup Lukman. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Citilink Buka 2 Rute Baru Menuju Sumatera via Bandara Halim

16 Februari 2026 - 14:29 WIB

DJPU Tingkatkan Penguatan Keamanan Penerbangan Perintis di Papua

16 Februari 2026 - 11:23 WIB

Bandara di Papua

Mudahkan Manasik Jemaah Haji Aceh, Wamenhaj Resmikan Pesawat Hibah Garuda

15 Februari 2026 - 19:34 WIB

KrisFlyer Bertransformasi Jadi Brand Gaya Hidup, Raih 10 Juta Anggota Global

13 Februari 2026 - 19:21 WIB

Menhub Dudy: Libur Lebaran, 143,9 Juta Orang akan Berpergian

13 Februari 2026 - 14:13 WIB

Trending di ANJUNGAN