Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan ketersediaan ikan nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang bulan suci Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Menteri Trenggono menyatakan bahwa pasokan ikan di seluruh sentra konsumsi utama nasional berada dalam status aman. Hal ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, didukung ketersediaan protein ikan yang bermutu serta harga yang stabil.

Dalam paparannya, Trenggono mengungkapkan KKP telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menjaga pasokan ikan nasional. Pada periode Januari hingga Maret 2026, produksi ikan nasional diproyeksikan mencapai 3,57 juta ton, yang terdiri atas produksi perikanan budi daya sebesar 2,05 juta ton dan perikanan tangkap sebesar 1,52 juta ton.
“KKP berkomitmen penuh untuk memastikan kebutuhan protein hewani masyarakat, khususnya dari sektor perikanan, dapat terpenuhi dengan baik dan dengan harga yang terjangkau,” ujar Trenggono.
Selain menjaga produksi, KKP juga melakukan pemantauan ketat terhadap ketersediaan ikan di delapan kota besar yang menjadi sentra konsumsi nasional. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, ketersediaan ikan secara nasional berada pada kategori aman.
Sebagai langkah mitigasi, KKP menyiapkan pengamanan pasokan melalui optimalisasi stok di gudang beku atau cold storage serta peningkatan distribusi hasil perikanan budi daya. Pemerintah juga memastikan distribusi antarwilayah tetap berjalan lancar guna menjaga keseimbangan pasokan di tingkat konsumen.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi atas kebijakan pemerintah yang dilakukan Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Pangan Nasional, Bulog, Perum BUMN, serta ID Food dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Komisi IV DPR RI juga meminta pemerintah untuk terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna menjamin kelancaran distribusi pangan selama Ramadan hingga Idul Fitri.(****)






















