Menu ✖

Mode Gelap
Dua Tahun Prabowo-Gibran, KKP Perkuat Konservasi Laut dan Pengawasan IUU Fishing KAI Angkut 50,75 Juta Ton Barang hingga September 2026, Angkutan Nonbatu Bara Tumbuh Hemat Biaya hingga Tekan Polusi, Commuter Line Jabodetabek Layani 349 Juta Pengguna Menperin Lantik Pengurus Pusat Iperindo Periode 2026–2030 Dampak Karhutla, 3 Laga Bola Isenmulang Pindah Lokasi Menembus Bukit Sejak Zaman Kolonial, Ini 10 Terowongan Kereta Api Tertua

Uncategorized

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

badge-check


 Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat Perbesar

Wartatrans.com, PIDIE KAYA — Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya sejak Kamis malam, 9 April 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Hingga kini, kondisi di lapangan dilaporkan belum sepenuhnya pulih, dengan genangan air masih terlihat di beberapa titik dan aktivitas masyarakat terganggu.

Pantauan di kawasan depan MIN 1 Biti Jaya, sekitar Masjid Agung Tungkop, menunjukkan air masih menggenangi area tersebut. Sejumlah fasilitas sosial, termasuk Panti Asuhan Darul Eitam, kembali terdampak setelah sebelumnya sempat dibersihkan dari sisa banjir.

Warga setempat mengaku kelelahan menghadapi banjir yang terus berulang setiap kali hujan turun. Banyak rumah belum sepenuhnya pulih dari banjir sebelumnya, namun kembali terendam air.

Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, menyampaikan bahwa kondisi ini terjadi akibat belum optimalnya penanganan infrastruktur sungai, termasuk belum dinormalisasinya aliran sungai serta ketiadaan tanggul yang memadai di sepanjang Sungai Krueng Meureudu.

Menurutnya, solusi jangka panjang yang dibutuhkan meliputi pengerukan sungai, normalisasi aliran air, serta pembangunan tanggul dari hulu hingga hilir guna mencegah banjir berulang.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya pun meminta perhatian serius dari pemerintah pusat, khususnya Presiden dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, untuk segera melakukan penanganan permanen.

“Jika tidak segera ditangani, banjir dipastikan akan terus berulang dan berdampak luas bagi masyarakat,” tegas Hasan Basri.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Suasana Panas Terjadi Saat Pembacaan Vonis Bupati Pati Non Aktif Sudewo

21 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Fikri Hudi Oktiarwan Ajak Santri Teguhkan Khittah Kebangsaan dan Perkuat Persatuan

21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kemenhub-Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi di Sektor Transportasi

21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Para Pakar Bicara Blok Andaman Berpotensi Gerus Kewenangan Khusus Aceh

21 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Wahyoe Liluk Winarto Kembali Menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Semarang

21 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, KKP Pulihkan Usaha Perikanan Pascabencana Sumatra

21 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal

21 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Usai Ditetapkan PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korporasi, Konsesi Hutan Jadi Sorotan

21 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, KNMP Terbukti Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir

21 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Trending di EKOBIS