Menu

Mode Gelap
Lewat Car Free Day, FIFGROUP Gaungkan Kampanye “Perempuan Berperan” untuk Mendorong Kesetaraan Gender KMP Aceh Hebat 2 Kembali Berlayar Pascainsiden, Siap Melayani dengan Standar Keselamatan Terbaik Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026 Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran  Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota 38 Persen Transaksi QRIS Nasional Terpusat di Jakarta, Jadi Motor Ekonomi Sekaligus Sinyal Ketimpangan Digital

Uncategorized

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

badge-check


 Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat Perbesar

Wartatrans.com, PIDIE KAYA — Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya sejak Kamis malam, 9 April 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Hingga kini, kondisi di lapangan dilaporkan belum sepenuhnya pulih, dengan genangan air masih terlihat di beberapa titik dan aktivitas masyarakat terganggu.

Pantauan di kawasan depan MIN 1 Biti Jaya, sekitar Masjid Agung Tungkop, menunjukkan air masih menggenangi area tersebut. Sejumlah fasilitas sosial, termasuk Panti Asuhan Darul Eitam, kembali terdampak setelah sebelumnya sempat dibersihkan dari sisa banjir.

Warga setempat mengaku kelelahan menghadapi banjir yang terus berulang setiap kali hujan turun. Banyak rumah belum sepenuhnya pulih dari banjir sebelumnya, namun kembali terendam air.

Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, menyampaikan bahwa kondisi ini terjadi akibat belum optimalnya penanganan infrastruktur sungai, termasuk belum dinormalisasinya aliran sungai serta ketiadaan tanggul yang memadai di sepanjang Sungai Krueng Meureudu.

Menurutnya, solusi jangka panjang yang dibutuhkan meliputi pengerukan sungai, normalisasi aliran air, serta pembangunan tanggul dari hulu hingga hilir guna mencegah banjir berulang.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya pun meminta perhatian serius dari pemerintah pusat, khususnya Presiden dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, untuk segera melakukan penanganan permanen.

“Jika tidak segera ditangani, banjir dipastikan akan terus berulang dan berdampak luas bagi masyarakat,” tegas Hasan Basri.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Trending di RAGAM