Wartatrans.com, JAKARTA – Koperasi karyawan didorong untuk bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja. Perubahan tersebut dinilai perlu dilakukan melalui penguatan tata kelola, profesionalisme, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan model bisnis yang berkelanjutan.
Gagasan itu menjadi fokus dalam WISPO Impact Series #1 yang mengangkat tema “Koperasi Karyawan: Sumber Baru Kesejahteraan Pekerja”. Forum tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026, di Hotel Ashley Wahid Hasyim, Jakarta, dengan melibatkan sekitar 75 peserta.

Mengusung tema “Membangun Ekosistem Koperasi Karyawan Modern, Profesional, Digital dan Berkelanjutan”, kegiatan ini tidak hanya melihat koperasi sebagai lembaga ekonomi internal pekerja, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem kesejahteraan yang dapat dikembangkan secara lebih luas.
Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, dijadwalkan menjadi keynote speaker. Sejumlah tokoh dari Kementerian Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan, koperasi karyawan, hingga sektor digitalisasi koperasi juga akan terlibat dalam sesi panel.
Di antaranya Henra Saragih, SH., MH., M.Kn., Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Kementerian Koperasi RI; Dedi Hardianto, SH., Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dan Sekretaris Jenderal KSBSI; Chaidir Ritonga, Ketua Koperasi Karyawan Toyota; M. Rahmanda, M.T., Founder eKopra – Platform Digitalisasi Koperasi; Dr. Agung Nugroho, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan; serta Khairul Abdi Nasution, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan.
Forum tersebut akan dimoderatori Sumarjono Saragih, Chairman Founder WISPO (Worker Initiatives for Sustainable Palm Oil).
Di tengah perubahan dunia kerja dan perkembangan ekonomi digital, koperasi karyawan menghadapi tantangan untuk tidak berhenti pada pola pengelolaan konvensional. Digitalisasi, transparansi, peningkatan kapasitas pengurus, serta inovasi layanan menjadi sejumlah aspek yang dinilai penting agar koperasi mampu menjawab kebutuhan anggotanya.
Karena itu, forum WISPO Impact Series #1 diharapkan menjadi ruang bertemunya gagasan antara pemerintah, pekerja, dunia usaha, pengelola koperasi, dan pelaku teknologi untuk merumuskan arah baru koperasi karyawan.
Koperasi yang dikelola secara modern dan profesional diharapkan dapat menjadi instrumen ekonomi yang memperkuat posisi pekerja sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Koperasi, BPJS Ketenagakerjaan, PT RPSM, PT Sinar Citra Cemerlang, dan WISPO, serta didukung oleh eKopra.*** (Dulloh)






























