Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Jawa–Sumatera Terpantau Naik Tajam di H-7 Lebaran JPKP Rayakan 11 Tahun Pengabdian, Tebar Kepedulian Ramadan untuk Disabilitas dan Anak Yatim Kereta Ekonomi Kerakyatan Layani 4.372 Pelanggan pada Awal Masa Angkutan Lebaran Dirut KAI Tinjau Posko Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Purwokerto Penjualan Tiket Kereta Lebaran 2026 Tembus 3,1 Juta, KAI: Tren Mudik Mulai Terlihat Sejak Pertengahan Maret Agus Lamakarate Lepas 68 Mobil dan 158 Motor Mudik Gratis PSI Sulteng

PERISTIWA

Korban Longsong Cilacap Terus Ditemukan

badge-check


 Korban Longsong Cilacap Terus Ditemukan Perbesar

Wartatran.com, CILACAP —-Tim SAR kembali temukan 8 jenasah korban longsor di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sebelumnya pagi hari ditemukan 3 jenasah. Hingga hari Sabtu, (15/11/2025), total telah ditemukan jenasah sebanyak 11 orang.

Abdul Muhari, dari Pusat Data dan Informasi BNPB menjelaskan tim telah menemukan 7 jenasah dan dua potongan tubuh yang kemudian diidentifikasi milik satu nama. “Dengan demikian jumlah orang yang masih dalam pencarian sebanyak 12 jiwa,” terangnya.

Tim SAR bergerak cari korban longsor.

Sementara itu 520 personil SAR gabungan terus melakukan operasi pencarian dengan tujuh unit ekskavator untuk menggali secara hati hati titik lokasi yang diduga terdapat korban jiwa. Kebutuhan ini menurut Deputi bidang penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Budi Irawan, Karena tingginya timbunan material longsor yang bervariasi antara 2 hingga 8 meter. Ia menambahkan seluruh sumber daya bisa dikerahkan selama 24 jam jika situasi memungkinkan. “Sumber Daya Manusia bisa bergilir, tapi alat berat harus aktif 24 jam,” tambahnya.

Selain alat berat, Polres Cilacap dibantu Polres Temanggung juga mengerahkan anjing pelacak K9 berjenis. German Shephard yang Sabtu ini berhasil menemukan jenasah di empat titik lokasi longsor.

Terkait rencana relokasi, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman menyebut pihaknya telah menggelar rapat terbatas bersama jajaran pemerintah daerah ( Pemda) untuk melakukan Mapping atau pemetaan lokasi longsor. ” Untuk nanti dijadikan sebagai area relokasi dari area yang sekarang terdampak,” ujar Bupati.

Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang kabupaten Cilacap diperkirakan menelan korban jiwa sebanyak 21 orang, 11 orang diantaranya hingga Sabtu malam ini sudah ditemukan.

Hujan yang mengguyur Majenang pada Jumat malam (14/11) meruntuhkan lereng yang langsung mengubur sejumlah rumah dan membuat 21 warga dilaporkan hilang. Kepala SAR Cilacap Abdullah menyebut, faktor cuaca menjadi tantangan utama dalam pencarian mengingat intensitas hujan masih tinggi. “Kami optimalkan seluruh kekuatan yang ada untuk percepatan pencarian korban,” imbuhnya.*** (Tyo/BS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JPKP Rayakan 11 Tahun Pengabdian, Tebar Kepedulian Ramadan untuk Disabilitas dan Anak Yatim

15 Maret 2026 - 18:49 WIB

Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, TPK Koja Bagikan 400 Paket Lebaran bagi Anak Yatim dan Lansia

15 Maret 2026 - 16:20 WIB

Sahabat Safar Salurkan 42 Paket Lebaran untuk Penyintas Longsor di Aceh Tengah

15 Maret 2026 - 11:27 WIB

AJV Bahas Bahaya Uap Bensin di SPBU, Teknologi Penangkap VOCs Dinilai Jadi Solusi

15 Maret 2026 - 06:42 WIB

34 Paus Pilot Diselamatkan dari Terdampar di Rote Ndao, 21 Ekor Ditemukan Mati

15 Maret 2026 - 03:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Berikan Harga Khusus Avtur Dukung Kelancaran Penerbangan Masa Libur Idul Fitri 2026

14 Maret 2026 - 16:20 WIB

SEUSAMA Audiensi ke BPKH, Ajukan Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh Utara

14 Maret 2026 - 16:09 WIB

Bupati Cilacap Ditangkap KPK, Jateng Hattrick Kasus Dugaan Korupsi

14 Maret 2026 - 11:58 WIB

Hasil RUPS Tahunan Tahun 2026 PT Federal International Finance

14 Maret 2026 - 06:07 WIB

Menuju Zero Accident, Terminal Teluk Lamong Gelar Safety Forum 2026

14 Maret 2026 - 05:42 WIB

Trending di ANJUNGAN