Menu ✖

Mode Gelap
Brigjen TNI (Purn) Amrizar, Purnawirawan TNI Tetap Produktif Berkarya, Ciptakan Lagu Bermuatan Kritik Sosial dan Motivasi Ketua KP3ALA Rahmat Salam Hadiri Deklarasi Pejuang ALA Bogor-Jakarta Pemerintah Perkuat Dukungan Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan ICAO Pastikan Standardisasi Bongkar Muat, Danantara Tinjau Pusat Kendali Operasi IPC TPK Dari Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat, DAMRI Hadirkan Kemudahan Akses Menuju Bandara Soekarno-Hatta IDSurvey dan S&P Global Bahas Penguatan ESG serta Pengembangan Bisnis Konsultasi

Uncategorized

Kereta Ekonomi Kerakyatan Layani 4.372 Pelanggan pada Awal Masa Angkutan Lebaran

badge-check


 Kereta Ekonomi Kerakyatan Layani 4.372 Pelanggan pada Awal Masa Angkutan Lebaran Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat minat masyarakat yang tinggi terhadap layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan yang dioperasikan selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Hingga 15 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket layanan tersebut tercatat 23.033 tiket dari total 27.368 tempat duduk yang disediakan untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026, atau sekitar 84 persen okupansi. Penjualan tiket tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat seiring bertambahnya permintaan perjalanan menjelang puncak arus mudik.

Sejak mulai beroperasi pada 11 Maret 2026, Kereta Ekonomi Kerakyatan telah dimanfaatkan oleh banyak pelanggan yang melakukan perjalanan lebih awal. Dalam periode 11–14 Maret 2026, layanan ini telah melayani 4.372 pelanggan. Sementara itu, hingga 15 Maret 2026, penjualan tiket untuk perjalanan hari ini telah mencapai 1.197 pelanggan dan masih berpotensi bertambah hingga keberangkatan kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan dihadirkan untuk memberikan pilihan perjalanan yang lebih luas bagi masyarakat selama periode Lebaran sekaligus menambah kapasitas angkutan pada jalur yang memiliki permintaan tinggi.

“Kereta Ekonomi Kerakyatan kami hadirkan untuk memperluas pilihan perjalanan masyarakat pada masa Lebaran. Dengan kapasitas yang bertambah serta pengaturan kursi yang lebih nyaman, layanan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan tarif perjalanan kereta api,” ujar Anne, Ahad (15/3/2026).

Kereta Ekonomi Kerakyatan dirangkaikan dalam perjalanan KA Tambahan relasi Pasarsenen–Lempuyangan dengan komposisi lima kereta eksekutif dan empat kereta ekonomi kerakyatan.

Rangkaian tersebut memiliki kapasitas 250 tempat duduk kelas eksekutif serta 372 tempat duduk kelas ekonomi kerakyatan, sehingga memberikan tambahan kapasitas perjalanan pada masa meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.

Rangkaian tersebut beroperasi melalui dua perjalanan harian, yaitu:

• KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen, berangkat 06.00 WIB dan tiba 13.56 WIB
• KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan, berangkat 15.25 WIB dan tiba 22.57 WIB

Dari sisi sarana, Kereta Ekonomi Kerakyatan menghadirkan pengaturan tempat duduk yang lebih ergonomis untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh. Setiap unit kereta memiliki 93 tempat duduk dengan konfigurasi 3–2, memberikan ruang duduk yang lebih lapang dibandingkan susunan sebelumnya yang berkapasitas 106 kursi.

Selain ruang duduk yang lebih lega, kursi pada kereta ini juga dilengkapi fitur reversible sehingga arah kursi dapat disesuaikan dengan arah perjalanan kereta api. Pengaturan ini memberikan kenyamanan tambahan bagi pelanggan selama perjalanan.

Dari sisi tarif, layanan ini ditempatkan di antara Kereta Ekonomi bersubsidi Public Service Obligation (PSO) dan Kereta Ekonomi reguler. Untuk relasi terjauh pada periode Angkutan Lebaran tahun ini, tarif Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai dari Rp175.000, sehingga masyarakat tetap memiliki pilihan perjalanan yang terjangkau dengan fasilitas yang semakin baik.

Anne menambahkan bahwa pengaturan sarana yang dimiliki KAI terus dioptimalkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat pada masa Lebaran yang selalu meningkat setiap tahun.

“Melalui pengaturan sarana yang ada, kapasitas perjalanan dapat ditingkatkan sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. Kami ingin masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau selama masa Angkutan Lebaran,” tutup Anne.

Melalui pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan, KAI memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel sekaligus membantu menjaga kelancaran perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Bidik Peluang Pasar MBG, Petani Lokal Disiapkan Masuk Rantai Pasok SPPG

6 November 2026 - 12:06 WIB

Mubes IKA SMA Negeri 1 Takengon Tahun 2026, Momentum Menyatukan Alumni dan Memajukan Almamater

4 November 2026 - 03:09 WIB

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

INKA Buka Suara soal KRL CLI-225 Bermasalah, Perbaikan Dipercepat

28 Oktober 2026 - 17:16 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% hingga Kuartal III 2026

28 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Chairil Gibran Ramadhan Perjuangkan Film Biografi Ismail Marzuki

24 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Demonstrasi AMSR di Semarang Disertai Aksi Vandalisme

23 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Aksi Demo di Jakarta, KAI Pastikan Kereta dari Gambir Tetap Berangkat Sesuai Jadwal

20 Oktober 2026 - 10:48 WIB

​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober

19 Oktober 2026 - 10:09 WIB

KKP Segel Tambak Udang 7,71 Hektare di Karimunjawa, Ada Apa?

14 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Trending di Uncategorized