Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

PERISTIWA

Korban Longsong Cilacap Terus Ditemukan

badge-check


 Korban Longsong Cilacap Terus Ditemukan Perbesar

Wartatran.com, CILACAP —-Tim SAR kembali temukan 8 jenasah korban longsor di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sebelumnya pagi hari ditemukan 3 jenasah. Hingga hari Sabtu, (15/11/2025), total telah ditemukan jenasah sebanyak 11 orang.

Abdul Muhari, dari Pusat Data dan Informasi BNPB menjelaskan tim telah menemukan 7 jenasah dan dua potongan tubuh yang kemudian diidentifikasi milik satu nama. “Dengan demikian jumlah orang yang masih dalam pencarian sebanyak 12 jiwa,” terangnya.

Tim SAR bergerak cari korban longsor.

Sementara itu 520 personil SAR gabungan terus melakukan operasi pencarian dengan tujuh unit ekskavator untuk menggali secara hati hati titik lokasi yang diduga terdapat korban jiwa. Kebutuhan ini menurut Deputi bidang penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Budi Irawan, Karena tingginya timbunan material longsor yang bervariasi antara 2 hingga 8 meter. Ia menambahkan seluruh sumber daya bisa dikerahkan selama 24 jam jika situasi memungkinkan. “Sumber Daya Manusia bisa bergilir, tapi alat berat harus aktif 24 jam,” tambahnya.

Selain alat berat, Polres Cilacap dibantu Polres Temanggung juga mengerahkan anjing pelacak K9 berjenis. German Shephard yang Sabtu ini berhasil menemukan jenasah di empat titik lokasi longsor.

Terkait rencana relokasi, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman menyebut pihaknya telah menggelar rapat terbatas bersama jajaran pemerintah daerah ( Pemda) untuk melakukan Mapping atau pemetaan lokasi longsor. ” Untuk nanti dijadikan sebagai area relokasi dari area yang sekarang terdampak,” ujar Bupati.

Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang kabupaten Cilacap diperkirakan menelan korban jiwa sebanyak 21 orang, 11 orang diantaranya hingga Sabtu malam ini sudah ditemukan.

Hujan yang mengguyur Majenang pada Jumat malam (14/11) meruntuhkan lereng yang langsung mengubur sejumlah rumah dan membuat 21 warga dilaporkan hilang. Kepala SAR Cilacap Abdullah menyebut, faktor cuaca menjadi tantangan utama dalam pencarian mengingat intensitas hujan masih tinggi. “Kami optimalkan seluruh kekuatan yang ada untuk percepatan pencarian korban,” imbuhnya.*** (Tyo/BS)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius

16 Oktober 2026 - 21:21 WIB

KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi.

16 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi di Jakarta

16 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG Batang Mencapai 717 Orang, SPPG Bawang Ditutup Permanen

16 Oktober 2026 - 14:49 WIB

ORARI Lokal Bener Meriah, Turun Kejalan Gelar Bakti Sosial Pembagian Masker, untuk Antisipasi Kabut Asap

16 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Mantan Kapolda NTB Hadi Gunawan Maju Pimpin Demokrat, Kantongi 11 Surat Dukungan

16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Arsip Sejarah Seulawah Agam: Pernah Disebut Goldberg, Benarkah Gunung Emas?

16 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Trending di RAGAM