Menu

Mode Gelap
IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo

PERISTIWA

Korban Longsong Cilacap Terus Ditemukan

badge-check


 Korban Longsong Cilacap Terus Ditemukan Perbesar

Wartatran.com, CILACAP —-Tim SAR kembali temukan 8 jenasah korban longsor di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap. Sebelumnya pagi hari ditemukan 3 jenasah. Hingga hari Sabtu, (15/11/2025), total telah ditemukan jenasah sebanyak 11 orang.

Abdul Muhari, dari Pusat Data dan Informasi BNPB menjelaskan tim telah menemukan 7 jenasah dan dua potongan tubuh yang kemudian diidentifikasi milik satu nama. “Dengan demikian jumlah orang yang masih dalam pencarian sebanyak 12 jiwa,” terangnya.

Tim SAR bergerak cari korban longsor.

Sementara itu 520 personil SAR gabungan terus melakukan operasi pencarian dengan tujuh unit ekskavator untuk menggali secara hati hati titik lokasi yang diduga terdapat korban jiwa. Kebutuhan ini menurut Deputi bidang penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Budi Irawan, Karena tingginya timbunan material longsor yang bervariasi antara 2 hingga 8 meter. Ia menambahkan seluruh sumber daya bisa dikerahkan selama 24 jam jika situasi memungkinkan. “Sumber Daya Manusia bisa bergilir, tapi alat berat harus aktif 24 jam,” tambahnya.

Selain alat berat, Polres Cilacap dibantu Polres Temanggung juga mengerahkan anjing pelacak K9 berjenis. German Shephard yang Sabtu ini berhasil menemukan jenasah di empat titik lokasi longsor.

Terkait rencana relokasi, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman menyebut pihaknya telah menggelar rapat terbatas bersama jajaran pemerintah daerah ( Pemda) untuk melakukan Mapping atau pemetaan lokasi longsor. ” Untuk nanti dijadikan sebagai area relokasi dari area yang sekarang terdampak,” ujar Bupati.

Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang kabupaten Cilacap diperkirakan menelan korban jiwa sebanyak 21 orang, 11 orang diantaranya hingga Sabtu malam ini sudah ditemukan.

Hujan yang mengguyur Majenang pada Jumat malam (14/11) meruntuhkan lereng yang langsung mengubur sejumlah rumah dan membuat 21 warga dilaporkan hilang. Kepala SAR Cilacap Abdullah menyebut, faktor cuaca menjadi tantangan utama dalam pencarian mengingat intensitas hujan masih tinggi. “Kami optimalkan seluruh kekuatan yang ada untuk percepatan pencarian korban,” imbuhnya.*** (Tyo/BS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Trending di RAGAM