Menu

Mode Gelap
KRL Rangkasbitung Kembali Normal, 10 Perjalanan Sempat Terlambat hingga 52 Menit Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, DAMRI Perkuat Konektivitas ke Sejumlah Wilayah di Jawa Barat Masyarakat Bepergian Melonjak, DAMRI Layani Puluhan Ribu Pelanggan pada Libur Panjang Bulan Agustus 2026 ⁠Pelindo dan BNN Bekali Pelajar Pengetahuan tentang Bahaya Narkoba Tanta Ginting Tertantang Perankan Tan Malaka, Belajar Sejarah hingga Bangun Chemistry dengan Arswendy Bening Swara Citilink Salurkan 91,5 Ton Bantuan Gempa NTT melalui Delapan Penerbangan

PERON

KRL Rangkasbitung Kembali Normal, 10 Perjalanan Sempat Terlambat hingga 52 Menit

badge-check


 Foto Ilustrasi. Perbesar

Foto Ilustrasi.

Wartatrans.com, JAKARTA – Layanan KRL atau Commuter Line Rangkasbitung kembali normal setelah sempat mengalami gangguan akibat kerumunan massa di sekitar jalur rel di JPL 41, lintas Stasiun Tanah Abang–Palmerah, Jumat malam.

KAI Commuter menyampaikan perjalanan Commuter Line dari Stasiun Tanah Abang berangsur normal mulai pukul 22.02 WIB. Sebelumnya, sejumlah perjalanan sempat tertahan di Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah karena kondisi di sekitar jalur rel yang dinilai berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan kereta.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, dampak kejadian tersebut menyebabkan 10 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung mengalami keterlambatan hingga 52 menit.

Selain itu, sebanyak 17 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung mengalami rekayasa pola operasi. Kereta diberangkatkan dari Stasiun Palmerah menuju Serpong, Parung Panjang, dan Rangkasbitung.

“Demi keselamatan dan keamanan pengguna serta perjalanan Commuter Line, sebelumnya KAI Commuter juga sempat menjalankan Commuter Line dari dua arah dengan pengawalan petugas dan kecepatan terbatas,” kata Leza.

Namun, perjalanan di lintas tersebut kembali dihentikan sementara setelah kerumunan massa kembali berada di jalur rel. Setelah massa mulai meninggalkan lokasi, perjalanan Commuter Line kembali dapat melintas di area tersebut dengan aman.

Hingga saat ini, petugas terkait masih berada di lokasi untuk memastikan keamanan sekaligus memantau perkembangan situasi di lintas Tanah Abang–Palmerah.

KAI Commuter mengimbau pengguna untuk mengutamakan keselamatan selama menggunakan layanan Commuter Line. Pengguna juga diminta tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas, baik di stasiun maupun di dalam kereta.

“KAI Commuter memohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung pada malam hari ini imbas dari kejadian tersebut,” ujar Leza.

Informasi terbaru mengenai perjalanan Commuter Line dapat dipantau melalui kanal resmi KAI Commuter, aplikasi C-Access, akun media sosial resmi @commuterline, maupun Contact Center 121.(fahmi)

 

Baca Lainnya

JPL 183 Rangkasbitung Ditutup Permanen 4 September, Warga Dialihkan ke JPO

27 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Belajar dari Insiden KA Malabar, KAI Daop 1 Jakarta: Disiplin di Perlintasan Lindungi Nyawa dan Perjalanan

27 Agustus 2026 - 18:03 WIB

KAI Commuter Siagakan 126 Personel di Stasiun Strategis Antisipasi Aksi Massa

27 Agustus 2026 - 11:26 WIB

KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api

26 Agustus 2026 - 22:22 WIB

KAI Services Perkuat Kemitraan Strategis melalui Mitra Gathering 2026

26 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Mobilitas Sumatra Meningkat, KA Rajabasa Layani 534.748 Pelanggan hingga Juli 2026

26 Agustus 2026 - 12:35 WIB

TOD MRT, Ketika Stasiun Membentuk Ekonomi Baru Ibu Kota

26 Agustus 2026 - 09:37 WIB

KAI Kaji Penguatan Konektivitas Logistik KITB Batang ke Tanjung Priok, Patimban hingga Tanjung Perak

25 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Puncak Arus Balik Maulid, 37.964 Pelanggan Tiba di Jakarta

25 Agustus 2026 - 11:25 WIB

KAI Sederhanakan Nama Kereta Semarang-Gambir, Argo Muria hingga Merbabu Jadi KA Muria

24 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Trending di PERON