Wartatrans.com, CIAMIS – Tingkatkan keselamatan pelayaran di wilayah sungai dan danau, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon sosialisasi keselamatan.
Di antaranya dengan menyerahkan Life Jacket Station yang diberi nama “Saung Baju Pelampung” kepada pengelola Situ Lengkong Panjalu, Kabupaten Ciamis, Kamis (5/2/2026).

Penyerahan oleh Kepala Kantor KSOP Cirebon Ferry Anggoro Hendianto, sebagai bagian dari program keselamatan pelayaran (Kespel) Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Fasilitas ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mitigasi risiko kecelakaan air di kawasan wisata dan transportasi sungai dan danau.
“Pemasangan Saung Baju Pelampung ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang beraktivitas di perairan, khususnya di Situ Lengkong Panjalu yang merupakan kawasan wisata religi yang berada di Kabupten Ciamis,” tutur Ferry.
Saung Baju Pelampung dilengkapi dengan life jacket yang bisa digunakan pengunjung saat aktivitas di perairan.
Saung ini dirancang agar mudah diakses dan dapat menjadi fasilitas keselamatan yang berfungsi optimal.
“Kami tidak hanya menyerahkan alat, tapi juga memberikan edukasi dan sosialisasi pentingnya penggunaan jaket keselamatan kepada pengunjung dan pelaku usaha,” tambahnya.
Dalam acara penyerahan, KSOP juga melibatkan, Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Jasa Raharja, Muspika Panjalu, Kepala Desa Panjalu selaku pengelola Situ Lengkong Panjalu dan pelaku wisata setempat.
Sosialisasi dan simulasi penggunaan life jacket turut dilakukan untuk memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat.
“Keselamatan pelayaran bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh pengguna jasa transportasi air. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjadikan keselamatan sebagai budaya,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KSOP Cirebon dalam memberikan pelayanan dan pengawasan keselamatan pelayaran, tidak hanya di pelabuhan laut, namun juga di wilayah perairan sungai dan danau, salah satunya Situ Lengkong Panjalu yang merupakan tempat wisata religi.
“Kami berharap inisiatif ini bisa direplikasi di lokasi-lokasi wisata air lainnya. Semakin banyak titik keselamatan seperti ini, semakin kecil potensi kecelakaan yang merugikan masyarakat,” tutup dia.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan masyarakat dan wisatawan semakin sadar akan pentingnya keselamatan selama beraktivitas di atas air, serta mampu menciptakan lingkungan wisata yang aman dan nyaman.
Sebagai tambahan informasi dalam kegiatan tersebut juga diserahkan pas sungai dan danau untuk kapal wisata yang ada di Situ Lengkong Panjalu, pemasangan lampu penanda kapal serta lampu penuntun yg dipasang di dua titik yaitu titik pemberangkatan dan titik tujuan, selain itu dilakukan juga pemasangan stiker himbauan pemakaian life jacket yang ditempel dimasing-masing kapal wisata. (omy)






















