Wartatrans.com, JAKARTA – Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 baru saja usai dan Posko ditutup oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Senin (30/3/2026).
KSOP Muara Angke bersyukur dan menyebutkan bahwa semuanya telah berjalan lancar tanpa ada kendala, atas kerja keras serta dukungan seluruh instansi dan stakeholder terkait.

Hal ini disampaikan Kepala KSOP Muara Angke Cahyo Eko Putranto pada penutupan posko angkutan laut Lebaran di Pelabuhan Muara Angke yang dilanjutkan dengan halal bihalal dan rapat evaluasi dengan seluruh stakeholder, Senin (30/3/2026)
Arus lalu lintas angkutan laut yang melalui Pelabuhan Muara Angke umumnya ke tujuh pulau di Kepulauan Seribu, melayani kapal berangkat dan tiba
Di antaranya, Pulau Pramuka, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Harapan, Pulau Sabira, Pulau Kelapa, Pulau Untung Jawa.
“Selama periode angkutan laut Lebaran, kapal Berangkat sebanyak 256 unit dengan jumlah penumpang naik 27.907 orang,” jelas Cahyo.
Sementara itu, kapal yang datang atau tiba, sebanyak 218 unit dengan jumlah penumpang turun 21.219 orang.
Adapun total armada yang beroperasi selama periode angkutan laut Lebaran yakni 38 unit.
“Terdiri dari 19 Kapal penumpang Dishub dan 19 Kapal penumpang Tradisional,” ucapnya.

Antisipasi Pelayanan Libur Paskah
Menghadapi libur Paskah yang menjadi long weekend 3-5 April 2026, menurut Cahyo, pihaknya juga siaga penuh untuk keselamatan dan keamanan pelayaran serta kenyamanan penumpang.
“Kami menurunkan tambahan tim untuk pengawasan, pengendalian dan membantu pelayanan kepada penumpang, serta berkoordinasi dengan instansi terkait dan stakeholder,” ungkapnya.
Selain itu juga berkoordinasi dengan operator dan pemilik kapal untuk menyiapkan kapal yang memenuhi standar keselamatan.
“Dengan begitu kami dapat memastikan layanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa,” tutup dia. (omy)






























