Wartatrans.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat total jumlah pergerakan penumpang di 37 bandara pada Kuartal I/2026 naik sekitar 5% yakni mencapai 38,20 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya di angka 36,38 juta.
Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, jumlah penumpang rute domestik mencapai 28,38 juta dan penumpang rute internasional menyentuh 9,82 juta.

“Total pergerakan pesawat juga membukukan peningkatan 8,7% atau dari 275.782 penerbangan menjadi 299.759 penerbangan,” Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi, Kamis (9/4/2026).
Dia menuturkan, peningkatan lalu lintas penerbangan ini seiring dengan tumbuhnya permintaan penerbangan saat periode libur Natal dan Tahun Baru Januari 2026, serta angkutan Lebaran pada Maret 2026.
“Peningkatan permintaan perjalanan udara pada periode peak season di Januari 2026 dan Maret 2026 dapat diakomodir InJourney Airports melalui kolaborasi yang baik dengan seluruh stakeholders di bandara. Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga secara umum bandara-bandara InJourney Airports dapat melayani penumpang pesawat dengan baik dan lancar pada periode sibuk tersebut,” urainya.
Adapun pada kedua periode peak season tersebut seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports disiagakan 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai penerbangan untuk memastikan ketersediaan penerbangan dan sebagai upaya utilisasi slot time penerbangan di bandara.
Peningkatan jumlah penumpang dan penerbangan ini juga didorong dibukanya rute-rute penerbangan baru di berbagai bandara sebagai wujud kolaborasi erat antara InJourney Airports dengan maskapai.
Pahlevi menyampaikan, InJourney Airports berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat konektivitas penerbangan di Indonesia melalui pembukaan rute-rute penerbangan baru, baik domestik maupun internasional.
Ini menjadi upaya dalam menjalankan peran sebagai agent of development dan Value Creator untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya ada lima bandara tersibuk pada tiga bulan pertama tahun ini, yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (13,48 juta penumpang), Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (5,34 juta penumpang), Bandara Juanda Surabaya (3,21 juta), Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (2,34 juta penumpang) dan Bandara Kualanamu Deli Serdang (1,80 juta penumpang).
“Pada Kuartal II/2026 ini, bandara yang dikelola InJourney Airports antara lain akan fokus pada pelayanan calon jemaah haji pada periode angkutan haji, dan pelayanan pada saat periode libur anak sekolah,” kata dia.
InJourney Airports berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas di seluruh bandara melalui transformasi berkelanjutan yang juga dijalankan pada tahun ini pada aspek infrastruktur dan fasilitas kelas dunia (Premises), staf bandara dengan layanan kelas dunia (People) dan operasional bandara berbasis ekosistem (Process), dan tentunya mengandalkan Teknologi sebagai fungsi enabler. (omy)




























