Menu

Mode Gelap
Dampak Karhutla, AirNav Perketat Pantauan Ruang Udara Kalimantan Tenggat Pemenuhan Kewajiban Pelindungan Sisa Kuota Selular 28 September Percepat Urai Kepadatan, ASDP Maksimalkan Operasional Kapal di Pelabuhan Ketapang Pertamina Perluas Layanan SAF di 5 Lokasi LCT Legenda Nusantara 699 Terbakar di Perairan Kabaena, 13 Awak Kapal Berhasil Dievakuasi Volume Pengguna KRL di Sudirman Baru Naik 281 Persen, KAI Commuter Perkuat Fasilitas

EKOBIS

Garuda Pastikan Tetap Jaga Keberlangsungan Layanan Penerbangan

badge-check


 Armada Garuda Indonesia (dok) Perbesar

Armada Garuda Indonesia (dok)

Wartatrans.com, JAKARTA- Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia memastikan keberlangsungan layanan penerbangan tetap terjaga.

Dinamika industri penerbangan global yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik serta fluktuasi harga bahan bakar termasuk avtur, membuat maskapai harus siaga.

Kesiapan Garuda, sejalan dengan implementasi dukungan kebijakan Pemerintah melalui KM 83 Tahun 2026 terkait penyesuaian komponen biaya tambahan (fuel surcharge) pada tarif penumpang kelas ekonomi domestik, serta rencana pemberian stimulus berupa PPN 11% yang ditanggung Pemerintah (DTP).

Kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan antara keberlangsungan operasional maskapai dan aksesibilitas layanan transportasi udara bagi masyarakat, sekaligus mendukung stabilitas ekosistem industri aviasi nasional.

“Sebagai tindak lanjut atas kebijakan tersebut, Garuda akan melakukan penyesuaian harga tiket secara proporsional dan terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan regulator,” urai Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, Rabu (8/4/2026).

Evaluasi kata dia, akan dilakukan secara berkala seiring dengan perkembangan harga avtur yang terus bergerak dinamis.

Di tengah tekanan industri yang masih berlanjut, Perusahaan juga mempersiapkan langkah-langkah mitigasi melalui pengkajian optimalisasi frekuensi dan jadwal penerbangan di sejumlah rute, sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas kapasitas dan keberlangsungan operasional.

“Ke depan, Garuda akan terus mencermati perkembangan geopolitik dan dinamika industri aviasi global, serta memastikan setiap langkah penyesuaian dilakukan secara adaptif guna menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan aksesibilitas layanan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai maskapai pembawa bendera bangsa, Garuda menurut Glenny, berkomitmen senantiasa menghadirkan layanan penerbangan yang aman, terpercaya, dan senantiasa hadir memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, sebagai bagian dari mandat strategis dalam mendukung konektivitas nasional demi kepentingan bangsa. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dampak Karhutla, AirNav Perketat Pantauan Ruang Udara Kalimantan

2 September 2026 - 18:47 WIB

Tenggat Pemenuhan Kewajiban Pelindungan Sisa Kuota Selular 28 September

2 September 2026 - 17:21 WIB

Pertamina Perluas Layanan SAF di 5 Lokasi

2 September 2026 - 17:06 WIB

Harga Avtur Naik Lagi, Kemenhub Sesuaikan Besaran Maksimal Fuel Surcharge Penerbangan Domestik

2 September 2026 - 14:26 WIB

Pelindo–Australia Jajaki Kerja Sama Maritim

2 September 2026 - 11:50 WIB

Garuda Indonesia dan Citilink Perkuat Sinergi Pengembangan Bisnis Logistik

2 September 2026 - 10:49 WIB

Bahas Ekosistem Perumahan, 18 Juta Rumah Tangga Menanti

2 September 2026 - 05:43 WIB

TPIA Buka Terminal Cilegon, Aset Pelabuhan Masuk Pasar Eksternal

2 September 2026 - 05:24 WIB

Perubahan Pagu Anggaran Kemenhub 2026 dan 2027 Disetujui DPR

1 September 2026 - 19:27 WIB

Fasilitasi Logistik Oversized Cargo, Pelabuhan Ciwandan Jadi Pintu Gerbang Ekspor Wind Mill Tower ke Pasar Global

1 September 2026 - 14:52 WIB

Trending di ANJUNGAN