
Wartatrans.com, JAKARTA — Upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika dilakukan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui kegiatan sosialisasi anti narkotika di SMAN 80 Jakarta, Senin (31/8/2026).

Kegiatan bertajuk, “Sobat Ananda Bersinar, Merdeka Tanpa Narkoba” tersebut merupakan bagian dari Pilar Pendidikan Pelindo dan dilaksanakan oleh Pelindo Group, Regional 2, Regional 2 Tanjung Priok, serta PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL), bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Sebanyak 100 siswa dan siswi SMAN 80 Jakarta mengikuti kegiatan yang berisi edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Edukasi kepada pelajar dinilai penting karena pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup dilakukan dengan memberikan pemahaman mengenai jenis dan bahayanya. Siswa juga perlu memiliki keberanian untuk menjaga dirinya sekaligus mengingatkan teman di lingkungan pergaulannya.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT PSL, Dewi Fitriyani, mengatakan pendidikan mengenai bahaya narkoba perlu diberikan sejak usia sekolah agar para pelajar memiliki bekal dalam menentukan pilihan di tengah lingkungan pergaulan yang terus berkembang.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa menjaga diri dari narkoba bukan hanya soal mengatakan tidak, tetapi juga berani mengambil sikap ketika menghadapi ajakan atau situasi yang berisiko. Harapannya, mereka dapat saling mengingatkan dan tetap fokus pada pendidikan serta prestasi,” kata Dewi.
Menurut dia, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan dan karakter positif siswa. Karena itu, kolaborasi antara dunia pendidikan, lembaga pemerintah, dan dunia usaha diperlukan agar pesan pencegahan narkoba dapat diterima secara lebih dekat oleh generasi muda.
Sementara itu, Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Regional 2 Pelindo, Mundzyr Salim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Pelindo terhadap pengembangan generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Pelindo tidak hanya hadir melalui kegiatan kepelabuhanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk melalui pendidikan. Kami berharap sosialisasi ini dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk menjaga diri, mendukung teman-temannya, dan terus mengejar prestasi tanpa narkoba,” ujar Mundzyr.
Dalam kegiatan tersebut para siswa mendapatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Kegiatan di SMAN 80 Jakarta ini juga melibatkan unsur pendidikan dan BNN, antara lain Kepala Sekolah SMAN 80 Jakarta Satya Winarah serta Kepala BNN Jakarta Utara Kombes Pol. Irwan Andy Purnawaman.
Melalui kegiatan tersebut, Pelindo berharap pesan pencegahan narkoba tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diteruskan dalam keseharian para siswa. Generasi muda yang mampu melindungi diri dan lingkungannya dari penyalahgunaan narkoba diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, dan berprestasi.(ahmad)




























