Menu

Mode Gelap
Gubernur DKI Jakarta Tata 614 Pedagang Kramat Jati Menteri Trenggono Pastikan Enam Program Prioritas Nasional Berdampak bagi Masyarakat Garuda Indonesia dan Citilink Perkuat Sinergi Pengembangan Bisnis Logistik Whoosh Tebar Diskon dan Lucky Draw di KAI Expo 2026 Haji Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Pengesahan UU Perampasan Aset: Harus Tegas Berantas Kejahatan, Tetap Lindungi Hak Masyarakat Bahas Ekosistem Perumahan, 18 Juta Rumah Tangga Menanti

EKOBIS

Gubernur DKI Jakarta Tata 614 Pedagang Kramat Jati

badge-check


 Gubernur Pramono di Pasar Kramatjati Perbesar

Gubernur Pramono di Pasar Kramatjati

Wartatrans.com, JAKARTA –  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menata 614 pedagang di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mengembalikan fungsi jalan dan ruang publik.

Bersamaan dengan itu, Bank Jakarta telah menyalurkan pembiayaan sekitar Rp48 miliar kepada 167 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.

Pramono mengatakan, penataan dilakukan dengan menyediakan lokasi berjualan agar pedagang tetap dapat mencari nafkah.

Dari 614 pedagang, 331 ditempatkan di Pasar Kramat Jati Sektor 7, 193 pedagang ikan di Lokbin Kramat Jati, 45 pedagang kue di Lokbin Cililitan, dan 45 lainnya diarahkan ke pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.

“Selain memberikan ruang untuk para pedagang bisa mencari nafkah sekaligus mengembalikan fungsi jalan dan ruang publik,” kata Pramono saat meninjau kawasan Kramat Jati, Selasa (1/9/2026).

Pemprov DKI juga membebaskan retribusi selama enam bulan bagi pedagang yang direlokasi. Namun, masih terdapat pedagang yang belum tertampung karena keterbatasan kapasitas lokasi.

Pramono menyiapkan lokasi tambahan agar pedagang yang belum memeroleh tempat dapat segera berjualan.

Di sisi lain, revitalisasi Pasar Kramat Jati disiapkan untuk memperkuat kawasan perdagangan.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengatakan tahap perencanaan berlangsung dan pembangunan ditargetkan dimulai pada 2027.

“Untuk pengembangan Pasar Kramat Jati, saat ini kita sedang dalam tahap untuk perencanaan. Dan Insya Allah tahun depan kita sudah mulai untuk revitalisasi Pasar Kramat Jati,” kata Agus.

Dari sektor modal, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengungkapkan, pembiayaan pedagang pasar di Jakarta hingga Juni 2026 mencapai outstanding sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur.

Khusus Kramat Jati, pembiayaan sekitar Rp48 miliar diberikan kepada 167 pedagang, di luar akad massal 100 pedagang pada 1 September.

Namun, besarnya pembiayaan belum otomatis menunjukkan usaha membaik.

Agus menyebutkan, keberhasilan pembiayaan bukan diukur dari besarnya kredit, melainkan ketika usaha berkembang, omzet bertambah, lapangan kerja tercipta dan semakin banyak UMKM naik kelas.

Sebelumnya, pada 16 Juli 2026, pengamat transportasi Darmaningtyas menyoroti JPO Pasar Kramat Jati. Ia menilai fasilitas tersebut terlalu tua dan sempit untuk kebutuhan mobilitas.

Kasus tersebut menunjukkan bahwa akses pembeli dan kondisi lingkungan pasar dapat memengaruhi omzet pedagang. Karena itu, relokasi dan pembiayaan belum dengan sendirinya menjadi ukuran pemulihan usaha.

Keberhasilan penataan 614 pedagang tidak cukup diukur dari jumlah yang direlokasi atau kredit yang tersalurkan.

Pemerintah perlu memastikan lokasi baru mampu menjaga akses pembeli dan aktivitas perdagangan agar omzet pedagang tidak sekadar bertahan, tetapi kembali tumbuh. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Garuda Indonesia dan Citilink Perkuat Sinergi Pengembangan Bisnis Logistik

2 September 2026 - 10:49 WIB

Bahas Ekosistem Perumahan, 18 Juta Rumah Tangga Menanti

2 September 2026 - 05:43 WIB

TPIA Buka Terminal Cilegon, Aset Pelabuhan Masuk Pasar Eksternal

2 September 2026 - 05:24 WIB

Perubahan Pagu Anggaran Kemenhub 2026 dan 2027 Disetujui DPR

1 September 2026 - 19:27 WIB

Fasilitasi Logistik Oversized Cargo, Pelabuhan Ciwandan Jadi Pintu Gerbang Ekspor Wind Mill Tower ke Pasar Global

1 September 2026 - 14:52 WIB

Pelaku Usaha Makin Selektif Pilih Mal

1 September 2026 - 05:51 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Dunia versi APH, Banyak Pilihan Kulinernya!

31 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Trending di BANDARA