Menu

Mode Gelap
Dugaan Maladmitrasi, Kejati Aceh di Minta Sidak PDAM Kota Langsa, Tiga Bulan Air Mati, Beban Tetap berjalan. Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat, Forum Refleksi Menuju Masa Depan Bertambah Baik  Perkeretaapian Bali Mulai Dikaji, KAI Teken Kesepakatan dengan Pemprov Bali dan Pemkab Badung Apresiasi Kreativitas Pekerja, PTP Nonpetikemas Hadirkan PTP Inovasi 2026 Ditjen Hubla Perkuat Kompetensi SDM di Pelabuhan Perubahan Pagu Anggaran Kemenhub 2026 dan 2027 Disetujui DPR

RAGAM

Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat, Forum Refleksi Menuju Masa Depan Bertambah Baik 

badge-check


 Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat, Forum Refleksi Menuju Masa Depan Bertambah Baik  Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka acara Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat di Jakarta, Selasa (01/09/2026). Acara berupa penyampaian paparan tentang persoalan yang berhubungan dengan masa depan bangsa, mulai dari ekonomi, keadilan, dan demokrasi. Ini sekaligus menjadi forum refleksi Partai Demokrat menuju masa depan bertambah baik.

Para elite dan kader Partai Demokrat yang hadir langsung maupun lewat zoom mendengarkan dengan seksama masukan dan kritik para pembicara, yang antara lain adalah :

1. Prof. Dr. H. Boediono, M.Ec. (Wakil Presiden ke 11 RI)

2. Prof. Burhanuddin Muhtadi (Direktur Indikator Politik Indonesia)

3. Prof. Siti Zuhro (Peneliti Senior LIPI & Peneliti Utama BRIN)

4. Prof. Greg Barton (Deakin University, Australia)

5. Yenny Wahid, S.I.Kom., M.P.A. (Direktur Wahid foundation)

6. Prof. Hermanto Siregar (Rektor Perbanas Institute & Guru Besar IPB University)

7. Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar Ilmu Hukum Internasional FHUI)

8. Ahmad Khoirul Umam, Ph.D. (Kepala BRINS Partai Demokrat)

Pada sesi pertama, Siti Zuhro mengemukakan bahwa Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berhasil menjaga demokrasi secara baik di era kepemimpinannya. Dan ini menjadi warisan penting bagi Partai Demokrat di usianya yang ke 25.

“Pemerintahan era SBY telah membuktikan bahwa stabilitas politik dan penghormatan terhadap demokrasi dapat berjalan berdampingan tanpa harus dipertentangkan. Di sini, stabilitas lahir dari netralitas instrumen negara serta kedisiplinan dalam menjalankan kaidah demokrasi. Dulu kita pikir itu hal biasa tapi sekarang terasa luar biasa. Incredible,” kata Siti Zuhro.

Burhanuddin Muhtadi menyambung. Dikatakannya bahwa Partai Demokrat punya modal elektoral yang positif setelah memasuki usia 25 tahun. Berdasarkan survei yang dibuatnya, elektabilitas Partai Demokrat telah mencapai 9,1 persen.

Lebih lanjut Burhanuddin mengatakan bahwa Demokrat juga memiliki modal untuk mendekati pemilih muda karena dipersepsikan sebagai salah satu partai yang dekat dengan isu lingkungan dan perubahan iklim. Giat Langit Biru yang diadakan para Laskar Biru AHY di seluruh Indonesia dalam dua bulan terakhir sangat berhasil.

 

Di bagian akhir, Burhanuddin mengingatkan agar Demokrat perlu memperkuat modalnya dalam menghadapi perubahan struktur dan perilaku pemilih. Menurutnya, Demokrat perlu memperkuat representasi deskriptif sekaligus memiliki karakter dan pembeda politik yang lebih tegas sehingga identitas partai semakin mudah dikenali pemilih.

Ekspansi juga perlu dilakukan Demokrat secara lebih serius pada dua wilayah strategis di Pulau Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Profesor Greg Barton dari Deakin University, Australia mengamini Burhanuddin. Menurut Barton, perubahan demografi pemilih membuat partai politik harus semakin serius memahami aspirasi generasi baru. “Demokrat perlu memperkuat kebijakan yang relevan dengan anak muda, terutama Generasi Z dan Generasi Alpha, sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat dari menengah sampai bawah,” katanya.

Greg juga menilai Demokrat perlu memiliki political positioning secara jelas, termasuk dalam merespons isu identitas. Kejelasan posisi diperlukan agar masyarakat memahami nilai, agenda, dan kelompok sosial yang hendak diperjuangkan Demokrat. Ini sekaligus membangun ikatan politik yang lebih kuat dengan pemilih.

Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat dihadiri langsung Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Menko Infrastruktur dan Pembangunan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, Bendum Irwan Fecho, Majelis Tinggi Partai, serta para Anggota DPR RI.***

(Slamet Widodo – Foto : Tim Media AHY)

Baca Lainnya

Dugaan Maladmitrasi, Kejati Aceh di Minta Sidak PDAM Kota Langsa, Tiga Bulan Air Mati, Beban Tetap berjalan.

1 September 2026 - 23:30 WIB

Apresiasi Kreativitas Pekerja, PTP Nonpetikemas Hadirkan PTP Inovasi 2026

1 September 2026 - 21:21 WIB

Program Edukasi, Pelindo Ajak Pelajar Makassar Jauhi Narkoba

1 September 2026 - 18:49 WIB

Fasilitasi Logistik Oversized Cargo, Pelabuhan Ciwandan Jadi Pintu Gerbang Ekspor Wind Mill Tower ke Pasar Global

1 September 2026 - 14:52 WIB

159 Tahun Kereta Api Indonesia, Berawal Penanaman Sepotong Rel di Semarang

1 September 2026 - 13:25 WIB

Bupati Banggai Mangkir Lagi, PTUN Palu Siapkan Tahapan Eksekusi 6 Kades

1 September 2026 - 09:26 WIB

KGP Menyusuri Pelosok Gayo, dari Pipa Air hingga Seragam Pramuka

1 September 2026 - 09:05 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

13 Hari Hilang di Laut, Awak KM El Malika Ditemukan Selamat di Palau

31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

31 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Trending di NASIONAL