Menu

Mode Gelap
KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Lintas Bogor, Operasional Kembali Normal InJourney Tegaskan Komitmen Optimalisasi Layanan Kesiapsiagaan di Seluruh Bandara InJourney Airports Penutupan Bandara Wunopito NTT Diperpanjang hingga Besok Pukul 07.00 WITA Cuaca Aceh Tengah Perlu Diwaspadai, Masyarakat Diminta Antisipasi Hujan Lebat TPA Aisyiyah Jayan, Adakan Acara Maulid Nabi, Cahaya Kelahiran Sang Penghulu Semesta

EKOBIS

Perubahan Pagu Anggaran Kemenhub 2026 dan 2027 Disetujui DPR

badge-check


 Menhub Dudy di Gedung DPR Perbesar

Menhub Dudy di Gedung DPR

Wartatrans.com, JAKARTA – Perubahan pagu anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Tahun Anggaran 2026 dan 2027 yang disampaikan Menhub Dudy Purwagandhi mendapat persetujuan Komisi V DPR di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan agenda Pembahasan Evaluasi dan Penyesuaian Anggaran 2026 serta Pembahasan dan Penetapan Pagu Anggaran 2027, Menhub memaparkan kronologis perubahan anggaran tersebut.

Untuk Tahun Anggaran 2026, pagu awal Kemenhub ditetapkan sebesar Rp28,49 triliun.

Selanjutnya, terdapat blokir direktif Presiden sebesar Rp15,16 miliar dan pergeseran anggaran ke Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) sebesar Rp2,89 triliun.

Selain itu, terdapat penyesuaian berupa pergeseran anggaran, penerimaan Badan Layanan Umum (BLU) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta luncuran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp15,5 triliun.

“Dengan berbagai penyesuaian tersebut, pagu efektif Kemenhub Tahun Anggaran 2026 menjadi sebesar Rp30,74 triliun,” ujar Menhub.

Sementara itu, untuk Tahun Anggaran 2027, pagu awal Kemenhub ditetapkan sebesar Rp32,93 triliun.

Dalam perkembangannya, terdapat penyesuaian sumber pendanaan sebesar Rp1,46 triliun.

Selanjutnya, Kemenhub memeroleh tambahan anggaran yang bersumber dari Rupiah Murni sebesar Rp4,58 triliun untuk pembayaran backlog infrastructure maintenance and operation (IMO) perkeretaapian, penanganan perlintasan sebidang, serta layanan keperintisan.

“Dengan penyesuaian tersebut, kami berupaya memastikan anggaran Tahun 2027 semakin diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan langsung kepada masyarakat, meningkatkan keselamatan, serta memperkuat konektivitas transportasi,” urainya.

Turut hadir dalam rapat tersebut Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani, serta Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii. (omy)

 

Baca Lainnya

KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Filipina, 25 Rumpon Ilegal Ditertibkan di Maluku Utara

10 September 2026 - 10:35 WIB

AirNav Indonesia Sabet TOP GRC Awards 2026 #5 Star

10 September 2026 - 08:24 WIB

Angkutan Perkebunan KAI Tembus 683.214 Ton, Tumbuh 91,77 Persen hingga Agustus 2026

9 September 2026 - 23:10 WIB

APPSI Dorong Pasar Rakyat Berinovasi, dari Pusat Kuliner hingga Pemasok MBG

9 September 2026 - 21:02 WIB

Direktur Operasi dan Teknik PJM Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Banten dan Panjang

9 September 2026 - 20:31 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Prima dengan Melayani Sepenuh Hati di Pelabuhan Ciwandan

9 September 2026 - 20:21 WIB

Garuda Indonesia Periksa Armada Terdampak Abu Vulkanik Sebelum Kembali Terbang

9 September 2026 - 11:23 WIB

Harga Kopi Gelondong Arabika Gayo Bervariasi, Tertinggi di Bener Meriah Capai Rp26 Ribu

9 September 2026 - 11:19 WIB

Dunia Bahas Masa Depan AI Melalui Bandara”Bali Harmony Encounter Week 2026″

9 September 2026 - 10:53 WIB

SCI: Penundaan Arus Ekspor-Impor Dampak Erupsi GAK via Bandara Soetta Senilai USD168 Juta

9 September 2026 - 05:24 WIB

Trending di EKOBIS