Menu

Mode Gelap
Jelang MotoGP Mandalika 2026: Ada 27 Penerbangan Tambahan ke Lombok Gempa di Kepulauan Seribu, BMKG: Guncangan Jauh Hingga Ratusan KM Menunggu Penerbangan Sambil Menikmati Kopi Sanger, Kolaborasi Pelita Air dan Port & Co Hadirkan Pengalaman Berbeda Gempa M6,5 Guncang Laut Jawa, Getaran Dirasakan di Jakarta hingga Jawa Tengah KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Pati Ditetapkan Sebagai Kejadian Luar Biasa, Korban Bertambah Banyak

ANJUNGAN

Sepanjang Periode Angleb, PELNI Sukses Layani 652.271 Penumpang

badge-check


 Dirut Pelni (tengah/dok) Perbesar

Dirut Pelni (tengah/dok)

Wartatrans.com, JAKARTA – Swpanjang angkutan Lebaran (angleb), PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) berhasil menutup dengan kinerja positif.

Selama periode Angkutan Lebaran pada 6 Maret hingga 6 April 2026, PELNI melayani total 652.271 penumpang, melampaui proyeksi sebanyak 641.025 penumpang atau mencapai 102% dari target yang ditetapkan.

“Jumlah tersebut terdiri dari 577.239 penumpang kapal penumpang dan 75.032 penumpang kapal perintis,” ungkap Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda, Kamis (9/4/2026).

PELNI mencatat puncak arus mudik kapal PELNI terjadi pada 18 Maret 2026 dengan realisasi 31.460 penumpang, sementara puncak arus balik terjadi pada 30 Maret 2026 dengan 28.296 penumpang.

Selain capaian jumlah penumpang, PELNI juga mencatat kinerja operasional yang optimal dengan On Time Performance (OTP) kapal mencapai 97% selama periode Angkutan Lebaran 2026.

“Capaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kapal, sehingga memberikan kepastian perjalanan bagi para penumpang,” katanya.

Dia menyatakan, keberhasilan Angkutan Lebaran tahun ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim dan dukungan masyarakat.

“Alhamdulillah, Angkutan Lebaran PELNI 2026 dapat berjalan lancar dan mencatatkan hasil yang melampaui target. Puncak arus mudik dan balik juga berlangsung tertib, didukung oleh persiapan yang optimal, termasuk penyesuaian rute, peningkatan kapasitas, serta pemantauan ketat terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang,” urai Anda.

Anda juga menjelaskan untuk sebaran penumpang tahun ini cukup merata dengan wilayah tengah menjadi yang tertinggi yaitu sebesar 42%, diikuti wilayah barat 30,6% dan timur 27,5%.

Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan transportasi laut masyarakat tetap tinggi di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami melihat pola ini sebagai indikasi positif bahwa konektivitas antar pulau melalui PELNI semakin dibutuhkan dan diandalkan oleh masyarakat,” tambah Anda.

Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh penumpang yang telah mempercayakan perjalanannya kepada PELNI selama periode Lebaran.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh penumpang yang telah memilih PELNI sebagai sarana transportasi laut mereka selama angleb 2026. Kepercayaan dan dukungan masyarakat ini menjadi motivasi utama bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” imbuh Anda.

Meskipun periode angkutan Lebaran telah berakhir, PELNI terus berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan dan memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan safety first, zero accident, dan service excellence, serta terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan untuk penumpang.

“Kami juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh awak kapal, petugas operasional, serta stakeholder terkait yang telah bekerja tanpa henti dalam memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026,” pungkas Anda.

5 Pelabuhan Keberangkatan Terpadat:
1. Makassar (49.135 pax)
2. Balikpapan (36.637 pax)
3. Batam (34.709 pax)
4. Ambon (32.633 pax)
5. Bau-Bau (32.478 pax)

5 Pelabuhan Kedatangan Terpadat:
1. Surabaya (59.040 pax)
2. Makassar (52.502 pax)
3. Bau-Bau (35.324 pax)
4. Belawan (32.605 pax)
5. Ambon (30.723 pax)

5 Ruas Terpadat:
1. Batam – Belawan (29.362 pax)
2. Belawan – Batam (23.251 pax)
3. Balikpapan – Surabaya (12.876 pax)
4. Kumai – Semarang (12.758 pax)
5. Makassar – Surabaya (12.025 pax). (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

11 September 2026 - 21:47 WIB

Potensi Rp8.000 Triliun Industri Olahraga dan Tantangan Monetisasi

11 September 2026 - 21:36 WIB

Strategi Urai Kepadatan dan Perkuat Layanan Ketapang-Gilimanuk jadi Bahasan Menarik

11 September 2026 - 19:06 WIB

Kunjungi AirNav Indonesia, Presiden ICAO Apresiasi Fasilitas New JATSC

11 September 2026 - 18:57 WIB

FIFASTRA Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

11 September 2026 - 18:31 WIB

Perkuat Konektivitas, DAMRI Hubungkan BIJB Kertajati dengan Bandung dan Indramayu

11 September 2026 - 18:18 WIB

IPCM Ajak Generasi Muda Melek Investasi, Wujudkan Generasi Cerdas Finansial

11 September 2026 - 18:10 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Operasional, IPC TPK Sabet Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

11 September 2026 - 18:01 WIB

Dukung Pencarian Jurnalis, Pelindo Banten Buka Akses Pelabuhan Ciwandan untuk Kapal SAR Basarnas

11 September 2026 - 13:49 WIB

ASDP Ungkap Penyebab Antrean Ketapang-Gilimanuk

11 September 2026 - 12:33 WIB

Trending di ANJUNGAN